Keragaan Morfologi Dan Seleksi Genotip Padi Untuk Cekaman Genangan

Larasmita, Karina Ayu (2018) Keragaan Morfologi Dan Seleksi Genotip Padi Untuk Cekaman Genangan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) adalah salah satu komoditas pangan utama yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Kebutuhan pangan akan beras saat ini semakin meningkat pada setiap tahunnya, akan tetapi produksi beras yang dihasilkan oleh petani belum mampu untuk mencukupi kebutuhan yang ada. Kendala produksi beras disebabkan beberapa masalah, seperti perubahan cuaca, menurunnya ketersediaan dan kesuburan lahan. Salah satu upaya yang dapat dijadikan sebagai alternatif adalah dengan pemanfaatan lahan rawa yang saat ini masih kurang diperhatikan. Akan tetapi, dalam pemanfaatan lahan rawa memiliki permasalahan yaitu rendahnya kesuburan lahan dan minimnya varietas padi yang toleran, sehingga dibutuhkan suatu perakitan varietas unggul baru yang berdaya hasil tinggi. Pengembangan padi pada lahan rawa merupakan salah satu alternatif yang dapat menunjang program peningkatan produki beras nasional. Penelitian ini bertujuan untuk memperlajari sifat morfologi padi yang terkait dengan toleran genangan dan untuk mendapatkan genotip padi yang toleran genangan. Hipotesis penelitian ini adalah keragaman karakter morfologi padi yang toleran genangan dan terdapat genotip padi yang toleran genangan dan berdaya hasil tinggi Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2017 hingga bulan April 2018 yang bertempat di Kolam Rendaman Kebun Percobaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), Sukamandi, Jawa Barat. Alat yang digunakan adalah cangkul, mistar, penggaris, timbangan analitik, alat pengukur kadar air (Grain Moisture Tester), amplop besar, kamera, SPAD meter, Mikroskop, cutter, kutek, tali rafia, Spektrofotometer, cuvet, pipet, aseton dan alat tulis. Bahan yang akan digunakan adalah 10 genotip padi, yaitu varietas INPARA 4, varietas IR42, varietas INPARA 3, varietas INPARI 30, varietas TAPUS, varietas INPARA 8, galur IRRI 119, galur IRRI 154, galur IR 14 D 121 dan galur IR 14 D157. Dimana varietas Tapus didesign sebagai cek toleran dan varietas IR42 sebagai cek rentan. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri dari 10 genotip padi yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, sehingga terdapat 30 satuan percobaan. Setiap percobaan akan ditanam dalam barisan yang berisi 60 tanaman, dengan jarak tanam yang digunakan adalah 20 cm x 20 cm. Percobaan dilakukan pada 2 petak lahan yang berbeda, yaitu lahan optimum dan lahan cekaman. Pada lahan cekaman, penambahan air dilakukan secara berkala pada 2minggu sekali, dan mulaidihentikan ketika umur 35 Hst dan mencapat 50cm. Variabel yang diamati meliputi karakter pertumbuhan, yang terdiri dari jumlah anakan, tinggi tanaman, jumlah ruas, panjang atar ruas (cm), stomata, kehijauan daun, umur berbunga (hari) dan umur masak (hari), tipe malai serta karakter hasil yang terdiri dari jumlah malai per rumpun, presesntase gabah isi, bobot 1000 butir (g), bobot gabah per malai (g), dan hasil Ton Ha-1 Data yang didapatkan kemudian akan dianalisis menggunakan analisis varian (ANOVA) dan Analisis Varian Ragam Gabungan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan uji t taraf 5%. Jika hasil yang didapatkan berbeda nyata maka dilanjutkan dengan menggunakan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman yang terjadi pada lahan optimum adalah pada karakter tinggi tanaman, jumlah anakan, panjang ruas, kehijauan daun, umur berbunga, umur masak dan seluruh karakter hasil. Sedangkan pada kondisi cekaman, keragaman terjadi tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah ruas, kehijauan daun, umur berbunga, umur masak, dan pada karakter hasil. Pada interaksi genotip dan lingkungan nyata pada karakter jumlah anakan, umur berbunga, umur masak fisiologis, presentase gabah isi, bobot 1000 butir, jumlah malai per rumpun, serta hasil Ton Ha-1. Interaksi G x L nyata menunjukkan karakter yang diuji memiliki hasil yang berbeda pada setiap lingkungan.

English Abstract

Rice (Oryza sativa L.) is one of the most common food commodities consumed by Indonesian people. Rice demand is currently increasing every year, but the rice producted by farmers is not sufficient. There are so many problem that bother the rice production, like decreasing availability and fertility of land and than weather change. One of the effort that can be an alternative is utilization of swampland that less considered. But, the use of swamland has problems like fertility of land and tolerant varieties just a little. The purpose of research is to study the morphological that associated with stagnant flooding stress tolerance and to obtain rice varieties that tolerant of stangnant flooding and have a high yield. The hypothesis is that there are variations of morphological characters that can be used as a charactersistic of the stress tolerant and there are rice varieties that tolerance to stress condition and have a high yield. The research was conducted on Desember 2017 until April 2018 in Indonesian Rice Research Institute, Sukamandi, West Java. The tools use in this research are hoes, rulers, rulers, analytical scales, Grain Moisture Tester, large envelopes, cameras, Leaf Color Chart, Spektrofotometer, cuvet, pipette, aceton and stationery. The materials to be used are 10 rice varieties, namely IRRI 119, IRRI 154, INPARA 4, IR42, INPARA 3, INPARI 30, TAPUS, INPARA 8, IR 14 D 121 and IR 14 D157. This research used Randomized Block Design (RAK). The treatment consisted of 10 rice varieties, each repeated three times, so that there were 30 experimental units. Each experiment will be planted in a row containing 60 plants, with spacing used is 20 cm x 20 cm. Randomization was performed on each replication and in each experimental unit 10 samples were taken. The observed variables include morphological characters, consisting of the number of segments, the length of the cross section (cm), the plant vigor and the greenish leaves, the phenological character, including the flowering (day), the cooking age (day), the panicle type and the agronomic character (%), weight of 1000 grains (g), weight of 3 clumps (g), water content of 3 clumps (%), number of seedlings, yield per plot (g), and grain water content per plot (%). The data obtained analyzed using an analysis of variance (ANOVA) Randomized Block Design (RAK) with a T test of 5% level and Pooled Analysis. If the results obtained are significantly different then continued by using a 5% BNJ test. The results showed that the diversity that occurred on the optimum land was in the character of plant height, number of tillers, length of the segment, greenishleaves, age of flowering, cooking age and all yield characteristics. While in stress conditions, the diversity of plant height, number of tillers, number of internodes, leaf greenness, age of flowering, ripe age, and on the yield characteristics occur. In the genotypic interaction and the real environment in the character of the number of tillers, flowering age, physiological age, percentage of filled grain, 1000 grain weight, number of panicles per clump, and the yield of Ton Ha-1. The interaction of G x L shows that the characters tested have different results in each environment.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2018/903/051811621
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 633 Field and plantation crops > 633.1 Cereals > 633.18 Rice
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 27 Feb 2019 03:48
Last Modified: 20 Oct 2021 01:38
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/161989
[thumbnail of KARINA AYU LARASMITA.pdf]
Preview
Text
KARINA AYU LARASMITA.pdf

Download (28MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item