Peran Budaya Banjar dalam Meningkatkan Kinerja dan Keunggulan Bersaing melalui Kewirausahaan Islami dan Strategi (Studi pada Industri Kecil Menengah Batu Mulia/Permata di Martapura Kalimantan Selatan)

Anisah, HastinUmi (2010) Peran Budaya Banjar dalam Meningkatkan Kinerja dan Keunggulan Bersaing melalui Kewirausahaan Islami dan Strategi (Studi pada Industri Kecil Menengah Batu Mulia/Permata di Martapura Kalimantan Selatan). Doctor thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Industri kecil menengah (IKM) menghadapi tantangan yang unik dalam meningkatkan kinerja dan keunggulan bersaing usahanya dengan menggunakan sumber daya terbaik yang mereka miliki. Kombinasi antara kewirausahaan Islami dan strategi menjadikan perusahaan dapat mencapai kinerja dan keunggulan bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara budaya Banjar, kewirausahaan Islami, strategi, kinerja dan keunggulan bersaing di IKM Batu Mulia/Permata. Secara teori penelitian ini melihat keunikan anatara budaya Banjar, kewirausahaan Islami dan strategi. Penelitian ini fokus pada 2 jenis strategi yaitu strategi kualitas dan strategi inovasi, dan hubungannya dengan kinerja dan keunggulan bersaing. Penelitian ini adalah penelitian explanatory yang akan menguji dan menganalisis 9 hipotesis terhadap dampak langsung antar variabel. Desain penelitian ini adalah mixed methods dimana kuantitatif didukung oleh kualitatif. Target populasi dalam penelitian ini adalah IKM Batu Mulia/Permata di Martapura Kalimantan Selatan. Pengambilan sampel kuantitatif dengan menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dengan jumlah sampel 112 responden. Pendekatan kualitatif dengan menggunakan model Miles dan Huberman (1984) dengan melibatkan 5 informan. Analisa statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah Model Persamaan Struktur (Structural Equation Modeling, SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan budaya Banjar belum dapat meningkatkan kinerja dan keunggulan bersaing IKM batu Mulia/Permata, Penelitian ini juga menunjukkan bahwa budaya Banjar terbukti meningkatkan kinerja dan keunggulan bersaing melalui kewirausahaan Islami dan strategi, dengan demikian penerapan kewirausahaan Islami dalam aktivitas bisnis yang dilakukan oleh pemilik sekaligus pengelola IKM Batu Mulia/Permata dapat meningkatkan kinerja dan keunggulan bersaing. Penelitian selanjutnya diharapkan mengembangkan dari topik penelitian ini. Fokus dari penelitian ini potensial untuk mengembangkan teori kewirausahaan Islami yang berdasarkan kebudayaan lokal yang mempunyai peranan penting untuk meningkatkan kesuksesan IKM Batu Mulia/Permata.

English Abstract

Small and medium enterprises (SMEs) are facing unique challenges in improving their performance and competitive advantage by utilizing their best available resources. The combinations between of Islamic entrepreneurship and strategies make the firms achieve the enterprises` performance and competitive advantage. The aim of this study is to study the relationship between Banjarese culture, Islamic entrepreneurship and strategy, performance, and competitive advantage on small and medium enterprises (SMEs) which produce gem and jewelry stones. Theoretically, this study views the unification between Banjarese culture, Islamic entrepreneurship, and strategy. This study focuses exclusively on two specific strategies: quality strategy and innovation strategy, and their correlation with performance and competitive advantage. This research is an explanatory research which tests and explains 9 hypotheses on their direct impact among the research variables. The design of this research is mixed methods, where the primary approach is quantitative one and supported by qualitative approach to improve the study. Target population of this research is SME`s Gem and Jewelry Stone products in Martapura, South Kalimantan. Sample was taken during the quantitative phase using stratified random sampling. Meanwhile, the data were collected by distributing questionnaires which involving 112 respondents. Qualitative approach from Miles-Huberman Model was applied by involving 5 key informants from target population. Whereas quantitative data were processed using structural equation modeling (SEM) supported by AMOS software, and in-depth interviews were explained separately in details. The research findings show that Banjarese cultures have not yet significantly influenced to the both performance and competitive advantage of the SMEs. On the other hand, the Banjarese culture has improved the SEMs` performance and competitive advantage through Islamic entrepreneurship and strategy. It means that the implementation of Islamic entrepreneurship in business activities which have done by owner and manager in Small to Medium Enterprises SME`s Gem and Jewelry Stone product can improve the performance and competitive advantage.

Item Type: Thesis (Doctor)
Identification Number: DES/658.4/ANI/p/061100218
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 658 General management > 658.4 Executive management
Divisions: S2/S3 > Doktor Kimia, Fakultas MIPA
Depositing User: Endro Setyobudi
Date Deposited: 12 Jan 2012 11:39
Last Modified: 12 Jan 2012 11:39
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/161194
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item