Kajian Kinerja Operasional Dan Pelayanan Angkutan Karyawan Di Kawasan Industri Jababeka I Cikarang

Pratama, PanjiPasa (2016) Kajian Kinerja Operasional Dan Pelayanan Angkutan Karyawan Di Kawasan Industri Jababeka I Cikarang. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Indonesia memiliki kawasan industri yang hampir tersebar di seluruh wilayah yang salah satunya berada di Kabupaten Bekasi. Pada umumnya, kawasan industri ini memiliki lahan yang luas, jumlah perusahaan yang tidak sedikit, dan tenaga kerja/ karyawan yang banyak. Semua itu tidak terlepas dari peranan transportasi di dalamnya. Pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Bekasi berdampak juga pada meningkatnya kesempatan kerja, serta meningkatnya jumlah tenaga kerja baik yang asli dari Bekasi maupun yang berdatangan dari luar Bekasi. Dengan adanya kawasan industri Jababeka Cikarang yang saat ini merupakan kawasan industri yang terbesar di Kabupaten Bekasi, maka semakin banyak jumlah tenaga kerja yang bekerja di kawasan tersebut. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya jumlah perjalanan di Kabupaten Bekasi yang berdampak langsung pada proses kegiatan transportasi di kawasan ini. Untuk mempermudah pergerakan tenaga kerja khususnya karyawan perusahaan di kawasan industri Jababeka Cikarang baik yang menuju ke tempat kerja maupun sebaliknya, beberapa perusahaan telah memberikan fasilitas angkutan karyawan bagi para tenaga kerjanya. Namun dalam kenyataannya angkutan karyawan yang ada belum bisa mengakomodir seluruh karyawan yang ada di kawasan industri tersebut khususnya kawasan industri Jababeka I Cikarang. Masih banyak karyawan yang menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil maupun sepeda motor. Melihat permasalahan tersebut maka perlu adanya kajian mengenai kinerja operasional dan pelayanan angkutan karyawan di Kawasan Industri Jababeka I Cikarang. Tujuan dari kajian ini adalah mengetahui kondisi eksisting kinerja operasional dan pelayanan angkutan karyawan, mengetahui tingkat kepuasan dan kepentingan menurut persepsi pengguna jasa, serta membuat arahan guna peningkatan pelayanan angkutan karyawan di kawasan industri Jababeka I Cikarang. Kajian ini menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA), metode Quality Function Deployment (QFD), serta model regresi linier berganda. Dengan metode pengumpulan data melalui survei inventarisasi sarana dan prasarana, survei wawancara responden, dan survei statis angkutan karyawan. Jumlah responden dalam kajian ini sebanyak 400 responden yang merupakan karyawan perusahaan yang berada di Kawasan Industri Jababeka I Cikarang. Survei statis angkutan karyawan dilakukan di 3 (tiga) pintu masuk Kawasan Industri Jababeka I Cikarang pada shift pagi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 2 (dua) jalan utama yang dilayani angkutan karyawan yaitu jalan tol dan jalan biasa dengan total 9 (sembilan) rute angkutan karyawan dengan jumlah armada sebanyak 120 yang melayani 14 perusahaan di Kawasan Industri Jababeka I Cikarang. Frekuensi tertinggi (kedatangan) pada pukul 06.00 – 07.00 adalah 11 kend/jam dengan headway 5,5 menit yaitu rute A (Bekasi Barat, Kranji, Harapan Indah). Sedangkan pada saat keberangkatan frekuensi tertinggi pada pukul 07.00 – 08.00 adalah 17 kend/jam dengan headway 3,5 menit yaitu A (Bekasi Barat, Kranji, Harapan Indah). Lay Over Time tertinggi sebesar 64 menit dimiliki oleh trayek I (UKI) dan yang terendah adalah sebesar 41,08 menit yaitu trayek F (Jatibening, Pondok Gede). Sedangkan untuk load factor kedatangan tertingi yaitu sebesar 96,78 % yang dimiliki oleh trayek A (Bekasi Barat, Kranji, Harapan Indah). Untuk load factor keberangkatan tertingi yaitu sebesar 98,38 % yang dimiliki oleh trayek F (Jatibening, Pondok Gede). Lintasan terpanjang sepanjang 51 km adalah trayek C (Blok M) dan terpendek sepanjang 12 km adalah trayek D (Cibarusah). Waktu perjalanan terendah adalah 30 menit untuk trayek D (Cibarusah) serta waktu perjalanan tertinggi sebesar 90 menit atau sekitar 1,5 jam untuk trayek B (Bekasi Barat, Kranji, Harapan Indah, Cakung) dan C (Blok M). Sedangkan untuk waktu bolak – balik terlama sebesar 308,00 menit untuk trayek I (UKI). Selanjutnya untuk kecepatan perjalanan angkutan karyawan tercepat adalah 41 km/jam untuk trayek F (Jatibening, Pondok Gede). Dari hasil analisis dengan metode Importance Performance Analysis dari 31 variabel yang digunakan terdapat 10 variabel sebagai prioritas utama perbaikan (Kuadran I), yang selanjutnya digunakan dalam analisis dengan metode Quality Function Deployment. Hasilnya menunjukkan urutan prioritas penanganan dari yang pertama sampai terakhir adalah (1) peralatan keselamatan (APAR, pemecah kaca, senter), (2) keterampilan mengemudikan kendaraan, (3) informasi tanggap darurat (sticker pengaduan keadaan darurat), (4) sabuk keselamatan, (5) fasilitas pengatur suhu ruangan (AC), (6) sticker larangan merokok, (7) fasilitas kesehatan (kotak P3K), (8) fasilitas kebersihan (tempat sampah), (9) umur kendaraan, dan (10) kaca film kendaraan. Kemudian ke 10 (sepuluh) variabel tersebut digunakan sebagai variabel penjelas (X) dalam analisis regresi linier berganda dengan variabel respon (Y) adalah kinerja pelayanan angkutan karyawan, hasilnya menunjukkan bahwa hanya ada 7 variabel yang berpengaruh terhadap kinerja pelayanan angkutan karyawan antara lain keterampilan mengemudikan kendaraan (X2), fasilitas kesehatan (kotak P3K) (X4), informasi tanggap darurat (sticker pengaduan keadaan darurat) (X5), sabuk keselamatan (X6), fasilitas pengatur suhu ruangan (AC) (X7), fasilitas kebersihan (tempat sampah) (X8), dan umur kendaraan (X10) dengan R2 = 0,934 dan persamaan regresi linier berganda : Y = 2,034 + 1,621X2 + 1,039X4 + 1,311X5 + 0,829 X6 + 1,046X7 + 1,877X8 + 1,619X10. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa 3 variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja pelayanan angkutan karyawan yaitu yang pertama variabel X8 (Fasilitas Kebersihan( Tong Sampah)), yang kedua variabel X2 (Keterampilan Mengemudikan Kendaraan), dan yang ketiga variabel X10 (Umur Kendaraan).

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/FT/2016/338.413/041603575
Subjects: 300 Social sciences > 338 Production > 338.4 Secondary industries and services
Divisions: S2/S3 > Magister Teknik Elektro, Fakultas Teknik
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 23 Jun 2016 13:46
Last Modified: 23 Jun 2016 13:46
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/160361
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item