Pengaruh AFR (Air Fuel Ratio) CH4 dengan Penambahan CO2 terhadap Laju Rambat Api pada Model Helle-Shaw Cell

Uwar, NurAini (2012) Pengaruh AFR (Air Fuel Ratio) CH4 dengan Penambahan CO2 terhadap Laju Rambat Api pada Model Helle-Shaw Cell. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi industri yang semakin pesat maka kebutuhan akan sumber energi yang terbarukan menjadi pertimbangan yang sangat penting. Salah satu energi alternatif yang sekarang sedang dikembangkan adalah energi yang berasal dari bahan-bahan organik, hal ini dikarenakan senyawa organik tersebut tergolong energi yang dapat diperbarui. Salah satu teknologi energi yang sesuai dengan persyaratan tersebut adalah teknologi biogas. Jika biogas dimurnikan atau dibersihkan dari pengotor dalam hal ini CO 2 secara baik, ia akan memiliki karakteristik yang sama dengan gas alam. Seberapa besar pengaruh CO 2 terhadap nilai kalor (panas) dalam proses pembakaran maka perlu adanya suatu penelitian. salah satu dengan melihat karakteristik pembakaran, baik itu pola dan laju rambatnya. Ruang bakar yang digunakan pada penelitian ini adalah model Helle-shaw cell berukuran 50 x 20 x 1 cm. Variasi campuran yang digunakan adalah perbandingan 7,5:1 sampai 10:1 dengan penambahan 10% 20%, 30% CO 2 . Penyalaan dilakukan pada penyalaan atas dan bawah. Pengamatan terhadap bentuk dan laju rambat apinya dilakukan dengan menggunakan kamera kecepatan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perbandingan 7,5:1 sampai 10:1 warna api semakin biru dan kecepatan rambat apinya semakin besar namun dengan penembahan CO 2 10% 20%, 30% warna api berubah kuning kemerah- merahan yang menunjukan pembakaran terjadi tidak sempurna serta laju rambat api semakin kecil. Warna biru yang dihasilkan merupakan pengaruh dari radikal-radikal CH dan C 2 yang umumnya terjadi pada pembakaran premixed methane. Sedangkan warna kuning kemerah-merahan pada api merupakan pengaruh dari CO 2 dan uap air.

English Abstract

Along with development of industrial technologies is rapidly increasing demand for renewable energy sources becomes a very important consideration. One of alternative energy is now being developed is energy derived from organic materials, this is because organic compounds are classified as renewable energy. One energy technology in accordance with requirements of biogas technology. If biogas is purified or cleaned of impurities in this case CO 2 is good, he would have same characteristics as natural gas. How big is influence of CO 2 on heating value (heat) in combustion process it is necessary to an investigation. one by looking at characteristics of combustion, both pattern and pace of rambatnya. Combustor used in this study is a model of Helle-shaw cell measuring 50 x 20 x 1 cm. Variation of mixture used is ratio 7,5:1 to 10:1 with addition of 10% 20%, 30% CO 2 . Ignition made on upper and lower ignition. Observation of shape and rate of flame propagation is done using a high speed camera. results showed that ratio of 7,5:1 to 10:1 blue color of flame and flame propagation speed greater penembahan but with 10% CO 2 20%, 30% color changing flame reddish yellow which indicates incomplete combustion occurs, and smaller rate of flame propagation. resulting blue color is influence of radicals CH and C 2 which generally occurs in premixed combustion of methane. While fulvous color of fire is influence of CO 2 and water vapor.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/665.776/UWA/p/041202468
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 665 Technology of industrial oils, fats, waxes, gases > 665.7 Natural gas and manufactured gases
Divisions: S2/S3 > Magister Teknik Elektro, Fakultas Teknik
Depositing User: Endro Setyobudi
Date Deposited: 22 Oct 2012 10:13
Last Modified: 22 Oct 2012 10:13
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/160177
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item