Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Sertifikat Kepemilikan Tanah (Studi di Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Ponorogo).

Kinasih, Wulan (2016) Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Sertifikat Kepemilikan Tanah (Studi di Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Ponorogo). Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kualitas pelayanan sertifikat kepemilikan tanah di BPN Kabupaten Ponorogo menurun. Diperlukan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan sertifikat kepemilikan tanah di BPNl Kabupaten Ponorogo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskrisipkan dan menganalisis strategi peningkatan kualitas pelayanan sertifikat kepemilikan tanah, kualitas pelayanan sertifikat kepemilikan tanah dan merumuskan alternatif strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan sertifikat kepemilikan tanah BPN Ponorogo. Dalam menguraikan permasalahan yang diteliti, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Untuk menganalisis data peneliti menggunakan analisis data model analisis interaktif Miles & Huberman dan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan kualitas pelayanan sertifikat kepemilikan tanah di Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Ponorogo terletak pada optimalisasi dan efisiensi SDM untuk pelayanan dan menggalakkan kerjasama dengan pihak luar. Keberhasilan strategi terlihat pada kerjasama dengan pihak lain sedangkan untuk optimalisasi dan efisiensi SDM untuk pelayanan masih belum terlihat optimal. Kualitas pelayanan sertifikat kepemilikan tanah di Badan Pertanahan Nasional juga masih buruk. Beberapa indikator dalam elemen kualitas pelayanan masih belum terpenuhi. Permasalahan yang paling utama adalah waktu. Belum ada kepastian waktu dalam penyelesaian sertifikat kepemilikan tanah. Waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian tidak sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan. Pegawai masih kurang disiplin dan kurang cermat. Selain itu juga terdapat diskriminasi dalam pelayanan. Alternatif strategi yang dapat digunakan dalam menngkatkan kualitas pelayanan sertifikat kepemilikan tanah di BPN Kabupaten Ponorogo adalah dengan melakukan kolaborasi antara BPN Kabupaten Ponorogo dengan calo. Kolaborasi dapat dilakukan dengan membentuk agen wilayah. Dalam melakukan kolaborasi ini kedua belah pihak harus saling memahami peraturan yang dibuat bersama, pembagian tugas dengan jelas sehingga bisa berjalan selaras. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi peningkatan pelayanan sertifikat kepemilikan tanah di BPNKabupaten Ponorogo belum mampu meningkatkan kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan sertifikat kepemilikan tanah di BPN Kabupaten Ponorogo masih buruk. Alternatif strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan kualitas pelayanan sertifikat kepemilikan tanah di BPN Kabupaten Ponorogo adalah dengan melakukan kolaborasi antara BPN Kabupaten Ponorogo dengan calo. Saran dari penelitian ini adalah perlu dilakukan renstra untuk analisis strategi lebih dalam dan perlu adanya rekayasa manajemen untuk melakukan kolaborasi.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/658.812/KIN/s/2016/041611314
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 658 General management > 658.8 Managemet of marketing
Divisions: S2/S3 > Magister Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 06 Dec 2016 10:55
Last Modified: 06 Dec 2016 10:55
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/159892
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item