Analisis Risiko dalam Implementasi Jual Beli Istishna terhadap Produk Pembiayaan KPR (Studi Kasus pada Bank BTN Kantor Cabang Syariah Malang)

Nurdiani, TantiWidia (2011) Analisis Risiko dalam Implementasi Jual Beli Istishna terhadap Produk Pembiayaan KPR (Studi Kasus pada Bank BTN Kantor Cabang Syariah Malang). Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini tentang analisis risiko dalam implementasi jual beli istishna terhadap produk pembiayaan KPR pada Bank BTN Syariah Malang, yang nama produknya dikenal dengan KPR Indensya BTN iB.. Jual Beli Istishna adalah akad jual beli dalam bentuk pembuatan barang tertentu dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang telah disepakati antara pemesan (pembeli, mustashni` ) yaitu nasabah dan penjual (pembuat, shani` ) yaitu pengembang. Risiko pembiayaan istishna yang dihadapi oleh bank syariah adalah non-deliverable risk yaitu risiko gagal serah terima barang. Non-deliverable risk disebabkan oleh moral hazard risk yaitu performance tidak baik dari pengembang sebagai pembuat/ shan i`, hal ini menyebabkan terjadinya credit risk yaitu risiko pembiayaan, nasabah tidak dapat membayar angsuran seperti yang sudah ditetapkan di awal perjanjian karena adanya spesifikasi pesanan yang tidak sesuai dengan harapan nasabah. Tujuan penelitian ini adalah memahami permasalahan implementasi akad, memahami permasalahan praktek transaksi, memahami bagaimana sifat risiko dan upaya meminimalisasi risiko pembiayaan istishna di bank syariah. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan metode analisis terjalin , yaitu suatu analisis untuk kasus yang spesifik dan unik, teknik yang digunakan adalah pembuatan eksplanasi , yang bertujuan untuk menganalisis data studi kasus dengan cara membuat suatu eksplanasi tentang kasus yang bersangkutan. Obyek penelitian adalah Bank BTN Kantor Cabang Syariah Malang. Hasil penelitian ini ditemukan ada empat proposisi: (1) Proposisi I: Implementasi Akad KPR Indensya BTN iB di Bank BTN Syariah Malang sudah sesuai dengan Akad Pembiayaan istishna di bank syariah, sehingga tidak ada permasalahan dan tidak risiko yang timbul akibat tidak sesuainya implementasi dengan akad ; (2) Proposisi II: Tidak ada masalah yang terjadi dengan praktek transaksi KPR Indensya BTN iB di Bank BTN Syariah Malang karena sudah sesuai dengan ketentuan petunjuk pelaksanaan yang sudah ada; (3) Proposisi III: Terdapat tiga sifat risiko pembiayaan KPR Indensya BTN iB di Bank BTN Syariah Malang yaitu: (a) Risiko Pembiayaan, (b) Risiko gagal serah terima barang ( Non-deliverable risk ) dan (c) risiko moral hazard . (4) Proposisi IV: Sifat-sifat risiko pembiayaan istishna yang ditemukan dalam penelitian ini sudah dilakukan beberapa mitigasi risiko oleh Bank BTN Syariah Malang untuk meminimalisasi risiko pembiayaan istishna di bank syariah.

English Abstract

This study of risk analysis in implementation of sale and purchase of products istishna mortgage financing at Bank BTN Syariah Malang, name of product known KPR BTN Indensya iB .. Buy Istishna sale and purchase is an agreement in form of manufacture of certain goods with certain criteria and conditions agreed between buyer (buyer, mustashni ), namely customer and seller (manufacturer, shani) is developer. Istishna financing risks faced by Islamic banks is non-deliverable risk is risk of failure of delivery. Non-deliverable due to risk of moral hazard risk that is not a good performance from developer as a maker / shani, this caused credit risk is risk of financing, customer can not pay installments, as already stipulated in initial agreement because order specifications are not appropriate with customer expectations. purpose of this research is to understand problems of implementation of contract, understand problems of transaction practices, understand how nature of risk and effort to minimize risk of istishna financing in Islamic banks. This research is a case study analysis method is established, namely an analysis for specific and unique case, technique used is manufacture of explanation, which aims to analyze case study data by building an explanation about case. object is Bank BTN Syariah Branch Office Malang. results of this study as propotitions, (1) Propotition I : indicate that Implementation Agreement Indensya KPR BTN iB at Bank BTN Syariah Malang is in conformity with Covenant of istishna Financing in Islamic banks, so re is no problem and no risks arising from inappropriate implementation of contract; (2) Propotition II: No problems occurred with practice of transaction KPR BTN Indensya iB at Bank BTN Syariah Malang because it is in accordance with existing guidelines; (3) Propotition III: re are three Financing risk of KPR Indensya Financing in BTN Syariah Malang Bank, (a) Credit Risk , (b) ( Non-deliverable risk ) dan (c) moral hazard risk . (4) Propotition IV : properties istishna financing risks found in this study already done some mitigation of risk by Bank BTN Syariah Malang istishna to minimize risk of financing in Islamic banks.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/658.8/NUR/a/041102884
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 658 General management > 658.8 Managemet of marketing
Divisions: S2/S3 > Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Depositing User: Endro Setyobudi
Date Deposited: 23 Sep 2011 09:48
Last Modified: 23 Sep 2011 09:48
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/159836
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item