Analisis alternatif sumber pendanaan dalam upaya pemulihan usaha setelah bencana lumpur Lapindo : Studi pada CV DJA Perusahaan Tas dan Koper Tanggulangin

Ranatarisza, MirzaMaulinarhadi (2010) Analisis alternatif sumber pendanaan dalam upaya pemulihan usaha setelah bencana lumpur Lapindo : Studi pada CV DJA Perusahaan Tas dan Koper Tanggulangin. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pengembangan usaha UKM kebanyakan dihadapkan dengan masalah permodalan. Kemampuan UKM untuk mengakses sumber pembiayaan perbankan selalu terbentur pada persyaratan teknis Perbankan. Menurut para pengamat ekonomi, kekuatiran UKM dalam pengajuan kredit perbankan antara lain: perusahaan dianggap tidak layak, kurang informasi, tidak memiliki agunan dan NPWP. Suatu hal yang delematis, dimana pembiayaan UKM merupakan indikator komitmen perbankan namun disisi lain UKM tidak mampu menarik dana perbankan hanya karena persoalan bankable karena ketentuan prudential banking yang diterapkan Bank Indonesia berpegang pada prinsip 5 C. Persyaratan bank teknis yang kaku ini, menurut UKM bisa di atasi asalkan ada kesungguhan dan komitmen yang kuat untuk benar-benar membantu UKM karena dari 5 C, ternyata 4 C yang lain umumnya dapat dipenuhi UKM kecuali jaminan (collateral) yang sering menjadi hambatan. Sebagai alternatif dalam menghadapi permasalahan permodal bagi pembiayaan usaha UKM, maka banyak kalangan berpendapat perlu dikembangkan pembentukan lembaga keuangan non bank antara lain : (1) Modal Ventura (ventura capital) dan (2) Lembaga Penjamin Kredit (LPK). Perusahaan modal ventura dapat dibedakan menjadi tiga : (1) perusahaan privat; (2) perusahaan publik; (3) perusahaan affiliasi bank. Lembaga Penjamin Kredit diperlukan untuk pengambilalihan resiko kegagalan UKM sebagai pihak terjamin sehingga kewajiban kepada kreditur sebagai penerima jaminan dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang diperjanjikan. Sumber pendanaan merupakan hal yang penting dalam mendukung operasi perusahaan. Sejumlah teori telah dikembangkan untuk menjelaskan variasi rasio hutang pada masing-masing perusahaan. Teori tersebut menyatakan bahwa perusahaan memilih struktur pendanaan berdasar atribut yang menentukan berbagai manfaat dan biaya yang berhubungan dengan pendanaan hutang dan ekuitas. Penelitian ini merekomendasikan model kemitraan yang melibatkan Lembaga Keuangan Non Bank yang mempunyai bentuk usaha sebagai perusahaan pembiayaan, dalam membuat mekanisme pemberdayaan UKM dan mengembangkan model pembiayaan UKM yang mudah diakses pelaku usaha di lapangan.

English Abstract

development of small business mostly faces capital problem. ability of small business for accessing source of fund from a bank always impeded by technique regulation of a bank. According ecconomic observer, worrying of small business in asking for a bank credit are: company supposed to be not suitable, less of information, don`t have collateral. It is a dilemmatic problem, where financing of small business is bank commitment indicator but in o r hand small business is enable to get a bank fund just because of bankable problem since prudential banking criteria which are applied by Bank Indonesia based on 5 C principle. Small business suppose that this strict technique criteria can be solved if re is seriousness and commitment in order to help small business because from 5 C , re are 4 C which can be done by small business except collateral which often be obstacle. As alternative for facing capital problem in small business financing, so many people have opinion to develop forming of finance institution such as: (1) Ventura Capital and (2) Credit Guaranty Institution. Ventura capital divided into three kinds: (1) Private Company; (2) Public Company; Bank Affiliation Company. A credit guaranty institution is used to take over small business failure as a guarantee side so duty for creditor as collateral receiver can be solved according to schedule agreement. source of financing is important thing in order to support company operation. Many ories have already developed to explain variation of debt ratio in each company. Those ories declare that company chooses financing structure based on attribute which defined some benefits and financing that relate to debt financing and equities. This research recommends model of partnership which contributes finance institution that has a business as financing company, in making utility mechanism for small business and developing small business financing model which is easy to be accessed by entrepreneur.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/657.904 2/RAN/a/2010/041100208
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 657 Accounting > 657.9 Accounting for enterprises of specific sizes or specific kinds of legal or ownership form
Divisions: S2/S3 > Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 21 Feb 2011 10:13
Last Modified: 21 Feb 2011 10:13
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/159265
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item