Korelasi antara Kadar IL12 Serum dengan Indeks Aktivitas dan Renal Flare pada Pasien Nefritis Lupus

Zaitun, Nani (2013) Korelasi antara Kadar IL12 Serum dengan Indeks Aktivitas dan Renal Flare pada Pasien Nefritis Lupus. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Latar Belakang. Nefritis lupus (NL) merupakan komplikasi yang paling sering dan serius pada pasien Lupus Eritematosus Sistemik (LES). Keterlibatan ginjal memperburuk morbiditas dan mortalitas NL. Interleukin 12 (IL-12) merupakan sitokin yang penting dalam patogenesis NL. Tingginya kadar IL-12 berkorelasi dengan terjadinya NL dan beratnya aktivitas penyakit, yang dapat dinilai berdasarkan adanya indeks aktivitas dan renal flare. Tujuan. Mengetahui korelasi antara kadar IL12 serum dengan indeks aktivitas NL, korelasi kadar IL12 serum dengan renal flare , dan korelasi indeks aktivitas NL dengan renal flare pada pasien nefritis lupus. Metode. Merupakan penelitian observasional dengan metode potong lintang terhadap 36 subyek NL. Semua pasien diperiksa kadar IL-12 serum. Kemudian untuk mengetahui adanya renal flare dilakukan pemeriksaan urin RBC/LPB, PCR urin, kreatinin serum, anti ds DNA dan C3 serum. Semua pasien dilakukan biopsi ginjal untuk menegakkan diagnosis NL, mengetahui klasifikasi dan indeks aktivitasnya. Kemudian dilakukan uji korelasi antara IL-12 dengan indeks aktivitas, IL-12 dengan renal flare , dan indeks aktivitas dengan renal flare dengan menggunakan tes non para metrik dengan uji Spearman karena distribusi data tidak normal dan data katagori. Hasil. Terdapat 36 pasien NL dengan kelas I-II sebanyak 5 orang dan kelas III, IV dan kombinasi dengan kelas V sebanyak 31 orang dengan jenis kelamin semua wanita. Rata-rata usia adalah 28,3 ± 8,4 tahun. Rata-rata RBC/LPB adalah 18,8± 39,5 /LPB. Rata-rata PCR adalah 14,3 ± 20,2 mg/mg. Rata-rata protein urin/24 jam (hasil konversi dari PCR) adalah 1,19 ± 1,69 g/24 jam. Rata-rata kreatinin serum adalah 1,04± 0,86 mg/dl. Rata-rata anti dsDNAserum adalah 202,4± 208,1 IU/mL. Rata-rata C3 serum adalah 18,6 ± 5,8 mg/dL. Rata-rata kadar IL-12 serum adalah 68,9 ± 149,8 pg/mL. Rata-rata indeks aktivitas adalah 3 ± 1,9. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna (p0,05) antara renal flare positif dengan negatif pada umur, lama sakit, kadar IL12 serum, kelas, indeks aktivitas, dan terapi. Terdapat korelasi positif antara indeks aktivitas dengan renal flare pada RBC/LPB(r=0,373, p=0,025), protein urin/24 jam (r=0,599, p=0,000) dan kreatinin serum (r=0,431, p=0,009).Terdapat korelasi antara kelas dengan indeks aktivitas ( r=0,611, p=0,000). Namun tidak terdapat korelasi antara IL-12 serum dengan indeks aktivitas dan renal flare . Kesimpulan. Kadar IL 12 serum tidak berkorelasi dengan indeks aktivitas NL dan renal flare pada NL. Peningkatan indeks aktivitas NL berkorelasi dengan renal flare.

English Abstract

Background. Lupus nephritis (LN) is most frequent and serious complication in Lupus Eritematosus Systemic (LES) patient. involvement of kidney worsened morbidity and mortality of LN. Interleukin 12 (IL-12) is an important cytokines in NL pathogenesis. height levels of IL-12 is correlated with NL and disease activity, which could be assessed based on presence activity index NL and renal flare. Objective . to recognize correlation between serum IL12 levels with activity index LN, correlation between serum IL12 levels with renal flare, and correlation between activity index LN with renal flare in nefritis lupus patient. Method. Is an observational research with cross sectional method towards 36 LN individual subjects. serum IL12 levels of all patients are being checked. re after a REBC/LPB urine test, PCR Urine, creatinine serum , anti ds DNA antibody and serum C3 are tested to know whe r re is renal flare. A kidney biopsy must be done to all patients to confirm NL diagnose, to know classification and its activity index. reafter, an experiment is performed, to see correlation between IL-12 with activity index LN, correlation between IL-12 with renal flare, and correlation betweenn activity index LN with renal flare by using non para metric test with Spearman Test, since data distribution is abnormal and category data. Result. re are 36 LN patients being Class I-II 5 patients, Class III, IV and a combination of Class V about 31 patients , all females. average age is 28,3 + 8,4 years. Average RBC/LP is 18,8 ± 39,5/LPB. average PCR is 14,3 ± 20,2 mg/mg. average protein urine /24 hours ( result of conversion from PCR) is 1,19 ± 1,69 g/24 hours. average creatinine serum is 1,04 ± 0,86 mg/dl. Average anti ds DNA antibody serum is 202,4 ±208,1 IU/mL. average C3 serum is 18,6 ± 5,8 mg/dL. average serum IL-12 levels is 68,9 ± 149,8 pg/mL. Average activity index LN is 3 ± 1,9. No significant difference (p0,05) is detected between renal flare positive and negative at an age, duration of illness, serum IL12 levels, class, activity index and rapy. re is a positive correlation between activity index LN with renal flare at RBC/LPB (r=0,373, p=0,025), protein urine /24 hours (r=0,599, p=0,000) and creatinine serum (r=0,432, p=0,009). re is a correlation between class with activity index LN (r=0,611, p=0,000). re is no correlation between IL-12 with activity index NL and renal flare. Conclusion. Serum IL 12 levels is not correlated with activity index NL and renal flare. increase of activity index LN is correlated with renal flare.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/616.772/ZAI/k/041309530
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 616 Diseases > 616.7 Diseases of musculoskeletal system
Divisions: Profesi Kedokteran > Spesialis Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran
Depositing User: Endro Setyobudi
Date Deposited: 05 Feb 2014 15:53
Last Modified: 05 Feb 2014 15:53
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/158420
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item