Public Transportation in South Tangerang City, Indonesia and Hat Yai City Municipality, Thailand: A Comparative Study

Puri, Meita Triana Indah (2012) Public Transportation in South Tangerang City, Indonesia and Hat Yai City Municipality, Thailand: A Comparative Study. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan perbedaan transportasi umum dalam hal kondisi, implementasi, dan masalah yang berkaitan dengan operasi Angkot, Ojek, Songthaew, Tuk-tuk, dan rubjang motor sebagai transportasi umum lokal di Kota Tangerang Selatan, Indonesia dan Hat Yai City Municipality, Thailand. Selain itu, penelitian ini akan menjelaskan solusi yang diberikan oleh tiga pemangku kepentingan. Pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil dalam meningkatkan kondisi mode transportasi umum untuk menyediakan layanan publik yang baik di sektor transportasi umum. Dalam penelitian ini, tiga metodologi penelitian digunakan. analisis dokumen, observasi, dan wawancara. Pertama, analisis dokumen telah dipilih oleh peneliti sebagai salah satu metode pengumpulan data sekunder untuk mendapatkan teori pendukung dari penelitian serupa sebelumnya. Sumber yang digunakan dalam analisis dokumen adalah hasil penelitian sebelumnya, dokumen hukum, dan buku referensi. Metodologi kedua yang digunakan adalah observasi oleh pencatatan sistematis dan perekaman di lokasi penelitian yang dipilih untuk studi. Metodologi ketiga adalah wawancara yang melibatkan 112 orang yang diwawancarai dari tiga pemangku kepentingan. Sektor pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil. Dalam menganalisis data, peneliti menerapkan aliran konsep analisis data yang disarankan oleh Michael Huberman. Pengumpulan data, pengurangan data, tampilan data, dan kesimpulan. Peneliti menerapkan proses pengumpulan data dengan menggunakan analisis dokumen, proses observasi, dan proses wawancara. Dalam mengurangi data, peneliti memilih beberapa data yang memiliki korelasi dengan tujuan penelitian. Selanjutnya, data akan ditampilkan sebagai hasil penelitian dan pada langkah terakhir peneliti memperoleh hasil ini untuk menjawab pertanyaan penelitian sebagai kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah dengan layanan Angkot, Ojek, Songthaew, Tuk-tuk, dan rubjang sepeda motor sebagai transportasi umum lokal terletak pada kebiasaan pengemudi yang tidak pantas, kurangnya fasilitas pendukung, pelecehan seksual, kurangnya peraturan asertif , kondisi fisik kendaraan, dan pengaruh politik. Ada skala makro dan mikro dalam mengimplementasikan solusi. Skala makro melibatkan beberapa tindakan yang berkorelasi dengan sektor lain seperti perencanaan perkembangan, koordinasi dalam mengimplementasikan kebijakan, dan promosi transportasi umum. Sementara dalam skala mikro, ia melibatkan pemecahan masalah yang berkorelasi langsung dengan masalah yang menghadap kedua kota.

English Abstract

The objectives of this research are to compare the differences of public transportation in terms of conditions, implementation, and problems related to the operation of angkot , ojek , songthaew , tuk-tuk , and motorcycle rubjang as local public transportations in South Tangerang City, Indonesia and Hat Yai City Municipality, Thailand. Moreover, this research will explain solutions given by three stakeholders; government, private sectors, and civil society in improving the condition of those public transportation modes to provide good public service in public transportation sector. In this research, three research methodologies are used; document analysis, observation, and interview. First , document analysis has been chosen by the researcher as one of secondary data collection methods to get the supporting theories from the previous similar researches. Sources used in document analysis are previous research results, legal document, and reference books. The second methodology used is observation by systematic noting and recording in research locations chosen for study. The third methodology is interview involving 112 interviewees from three stakeholders; government sectors, private sectors, and civil society. In analyzing the data, the researcher applied the flow of data analysis concept suggested by Michael Huberman; data collection , data reduction , data display , and conclusion . The researcher applied data collection process by using document analysis, observation process, and interview process. In reducing the data, the researcher selected some data which has correlation with the research objectives. Furthermore, data will be displayed as the research results and on the last step researcher derived these results to answer the research questions as conclusions. The research results show that the problems with the service of angkot , ojek , songthaew , tuk-tuk , and motorcycle rubjang as a local public transportation lie with the inappropriate habits of the driver, lack of supporting facilities, sexual harassment, lack of assertive regulation, physical condition of the vehicles, and political influence. There are macro and micro scale in implementing the solutions. Macro scale involves some actions which correlated with other sectors such as developmental planning, the coordination in implementing policies, and the promotion of public transportation. While in micro scale, it involves some problem solving which correlated directly to problems which faced both cities.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/388/PUR/p/041205193
Subjects: 300 Social sciences > 388 Transportation
Divisions: S2/S3 > Magister Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi
Depositing User: Endro Setyobudi
Date Deposited: 30 May 2014 16:31
Last Modified: 31 Mar 2022 07:13
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/157412
[thumbnail of 041205193.pdf] Text
041205193.pdf

Download (11MB)

Actions (login required)

View Item View Item