Kajian Kinerja Keselamatan Bus Antar Kota Dalam Provinsi Di Jawa Timur

Arisandi, Yogi (2015) Kajian Kinerja Keselamatan Bus Antar Kota Dalam Provinsi Di Jawa Timur. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh banyak Negara di Dunia, khususnya pada Negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki jumlah kecelakaan terbesar adalah Jawa Timur. Salah satu kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan adalah bus AKDP, dimana kecelakaan yang melibatkan bus AKDP cenderung meningkat setiap tahun. Kecelakaan yang melibatkan bus AKDP tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah factor kendaraan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja fasilitas keselamatan, prioritas penanganan keselamatan, dan membuat model peluang kecelakaan bus AKDP di Jawa Timur. Lokasi dilaksanakannya penelitian ini adalah di terminal Purabaya, Surabaya dan terminal Arjosari, Malang. Waktu penelitian dimulai dari bulan September 2014 sampai dengan April 2015. Metode survei dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara kepada pengemudi bus AKDP dan Tenaga Penguji Kendaraan di UPTD PKB Tandes, Surabaya. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Importance Performance Analysis (IPA) , Quality Function Deployment (QFD) , dan Regresi Logistik. Berdasarkan hasil analisis IPA yang telah dilakukan, terdapat fasilitas keselamatan yang dianggap penting oleh pengemudi namun kinerjanya mengecewakan. Fasilitas keselamatan tersebut adalah rem kaki, rem tangan, speedometer , jendela darurat, dan pintu darurat. Berdasarkan hasil analisis QFD yang telah dilakukan, terdapat prioritas penanganan keselamatan bus AKDP. Prioritas penanganan tersebut adalah mewajibkan setiap bus dilengkapi fasilitas pintu/ jendela darurat sesuai ketentuan yang berlaku, menghilangkan fasilitasfasilitas lainnya yang menghalangi akses keluar pintu darurat, menghilangkan fasilitas-fasilitas tambahan yang menghalangi akses keluar jendela darurat, memperbaiki kebocoran pipa penyalur angin rem, mengganti karet chamber yang bocor, memperbaiki tabung angin yang bocor, memperbaiki kawat penarik rem tangan yang putus, memperbaiki tuas penarik yang patah baik pada system mekanik atau full air , dan memperbaiki kabel penghubung speedometer dengan roda/ transmisi yang putus. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik yang telah dilakukan, telah dihasilkan model peluang terjadinya kecelakaan bus AKDP sebagai berikut : ?(??) = 1 1+?−(14,890−4,389?1) . Model tersebut menyatakan bahwa semakin tidak baik kinerja rem kaki, maka peluang terjadinya kecelakaan bus AKDP semakin besar. Hal tersebut dapat disebabkan karena apabila kinerja rem kaki tidak baik, maka kendaraan bus tidak dapat mengerem secara maksimal, sehingga kendaraan bus dapat mengalami kecelakaan.

English Abstract

Traffic accidents are one of the problems faced by many countries in the world, especially in developing countries such as Indonesia. One of the provinces in Indonesia, which has the greatest number of accidents is East Java. One of the vehicles involved in the accident was the Intercity Intra Province Bus (Bus AKDP), where accidents involving Intercity Intra Province Bus tends to increase every year. Accidents involving Intercity Intra Province Bus is caused by several factors, one of which a factor is the vehicle. Therefore, the purpose of this study was to determine the performance of safety facilities, safety handling priority, and create a model of a accident Intercity Intra Province Bus opportunities in East Java. The location of this study is in the Purabaya Terminal, Surabaya and Arjosari Terminal, Malang. Time of the study is starts from September 2014 untill April 2015. The method of survey used in this study is interview with intercity intra province bus drivers and motor vehicle examiners in UPTD PKB Tandes, Surabaya. The method of analysis used in this study is the method of Importance Performance Analysis (IPA), Quality Function Deployment (QFD), and Logistic Regression. Based on analysis of the IPA has been done, there is a safety facilities that are considered important by the driver but the performance is disappointing. The safety facility is the foot brake, handbrake, speedometer, emergency window, and emergency exit door. Based on the results of QFD analysis has been done, there is safety handling priority of Intercity Intra Province Bus. Handling priority is obliging every bus equipped with door/ window accordance with the applicable emergency, eliminating other facilities that inhibit emergency exit door access, eliminating the additional facilities that inhibit emergency exit windows access, repairing leaking pipelines for wind brakes, replace rubber chamber leak, repairing wind tube leak, repair the hand brake puller wire broke, fix a broken lever puller good at mechanical or full air system, and fix the connecting speedometer cable with wheel/ transmission which broke up. Based on the results of logistic regression analysis that has been done, has created models probability of Intercity Intra Province Bus accident as follows : ? ( ?? ) = 1 1+ ? −(14,890−4,389 ? 1) . The model states that the foot brake performance is getting worse, then the probability of Intercity Intra Province Bus accident is getting greater. This can be caused when the foot brake performance is not good, then the bus can not be braked maximally, so that the bus can crashed.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/388.322/ARI/k/2015/041503113
Subjects: 300 Social sciences > 388 Transportation > 388.3 Vehicular transportation
Divisions: S2/S3 > Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik
Depositing User: Sugiantoro
Date Deposited: 13 Aug 2015 14:22
Last Modified: 13 Aug 2015 14:22
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/157389
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item