Manajemen Alokasi Dana Desa (ADD) dalam Perspektif Pemberdayaan Masyarakat Desa (Suatu Studi pada Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaten Malang)

Nurahman, Taufik (2011) Manajemen Alokasi Dana Desa (ADD) dalam Perspektif Pemberdayaan Masyarakat Desa (Suatu Studi pada Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaten Malang). Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Salah satu sasaran pembangunan di Indonesia adalah pembangunan pedesaan. Otonomi daerah yang digulirkan pada hakekatnya merupakan bentuk nyata dari pembangunan yang desentralistik dan partisipatif. Untuk membantu kelancaran pembangunan desa, undang-undang otonomi daerah mengamanatkan dan mengusahakan agar desa menjadi lebih otonom dan mandiri dengan mengalokasikan sejumlah dana salah satunya adalah Alokasi Dana Desa (ADD). Dalam pengelolaan dan penggunaan dana ini pemerintah desa di payungi oleh beberapa aturan baik yang bersifat petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknis, guna menjamin agar pelaksanaannya tepat sasaran, efektif dan efisien. Berangkat dari fenomena sebagaimana tersebut diatas, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: 1) Manajemen Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, 2) Alokasi Dana Desa di Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaten Malang ditinjau dalam perspektif pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengambil setting atau lokasi di Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara,observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis dengan pola interaktif sebagaimana yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman (1984) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Manajemen Alokasi Dana di Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaten Malang sudah berjalan baik akan tetapi masih belum optimal karena d alam p erencanaan proses penyerapan aspirasi kepada warga masyarakat belum terjadi ,k eterlibatan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan yang didanai ADD masih sangat sedikit , pengawasan melekat terhadap penggunaan dana sangat jarang dilakukan oleh pihak pemerintah kecamatan atau kabupaten , pertanggungjawaban ADD lebih bersifat pertanggungjawaban formalitas saja , pemberian dana ADD kepada kelembagaan desa tidak dibarengi dengan program peningkatan kemampuan dan keterampilan aparat desa dan pengurus kelembagaan dalam mengelola dana ADD , adanya pos anggaran yang tidak tepat sasaran, dimana pos untuk operasional BPD dimasukkan dalam pos pemberdayaan masyarakat , 2) Alokasi Dana Desa di Desa Baturetno Kecamatan Singosari Kabupaten Malang ditinjau dalam perspektif pemberdayaan masyarakat secara umum sudah tepat sasaran, meskipun belum optimal,hal ini dikarenakan t ingginya tingkat ketergantungan pemerintah desa terhadap bantuan pemerintah diatasnya, adanya pos anggaran yang belum mendapatkan perhatian dari ADD padahal ADD sudah berlangsung mulai tahun 2007, masih banyaknya anggaran yang digunakan hanya untuk biaya operasional saja, Tidak adanya pos anggaran yang memberikan stimulus dalam pemberdayaan masyarakat agar masyarakat dapat memperoleh pekerjaan ataupun penghasilan yang tetap.

English Abstract

One of the goals of development in Indonesia is rural development. Regional autonomy, which in effect is essentially a real form of a decentralized and participatory development. To help smooth rural development, regional autonomy legislation mandates and see to it that the village become more autonomous and independent by allocating some funds one of which is the Village Fund Allocation (ADD). In the management and use of these funds are protected by the village government some good rules that are guidelines and technical guidance, to ensure that implementation is on target, effective and efficient. Departure of the phenomenon mentioned above, this study aims to describe and analyze: 1) Village Fund Allocation Management (ADD) in the Baturetno Village, Singosari district, Malang Regency, 2) Allocation of Funds Village in the Baturetno Village, Singosari district, Malang Regency is reviewed in the perspective of community empowerment. This study used a qualitative descriptive approach to take the setting or location in the Baturetno Village, Singosari district, Malang Regency. Techniques of data collection is done by using interviews, observation, and documentation. Analysis of the data in this study using analytical techniques with an interactive pattern as developed by Miles and Huberman (1984) which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results of this study indicate that 1) Allocation of Funds Management at the Baturetno Village, Singosari district, Malang Regency has been running well but still not optimal because in the planning process to the citizens of the communitys aspirations absorption has not occurred, the community involvement in activities funded ADD is still very little , Supervision inherent to the use of funds is very rarely done by the government or district, more accountability of ADD just formality, giving is not ADD to the village institutions coupled with the ability and skill improvement programs of village officials and institutional administrators in managing the funds ADD, The postal budget that is not on target, where the post to be included in the heading of operational BPD community empowerment, 2) Allocation of Funds Village in the Baturetno Village, Singosari district, Malang Regency is reviewed in the perspective of community development in general has been on target, although not optimal, this is due to the high level of village government dependence on government aid on it, the budget items that have not been getting the attention of ADD when ADD is already underway starting in 2007, there are many budget is used only for operational costs only, lack of budget items that provide a stimulus in the empowerment of communities so that people can obtain employment or a fixed income.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/352.734 4/NUR/m/041103884
Subjects: 300 Social sciences > 352 General considerations of public administration > 352.7 Public administration of general forms of assistance
Divisions: S2/S3 > Magister Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi
Depositing User: Endro Setyobudi
Date Deposited: 28 Oct 2011 14:14
Last Modified: 28 Oct 2011 14:14
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/156934
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item