Tindakan Diskresi terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana pada Tahap Penyidikan di Kepolisian Resort Bontang

Hutahean, Bilher (2012) Tindakan Diskresi terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana pada Tahap Penyidikan di Kepolisian Resort Bontang. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Diskresi oleh Polisi itu sendiri terdapat hal-hal yang mendorong ataupun menghambat di dalam penerapannya di lapangan, karena berdasarkan fakta-fakta masih banyak kenakalan anak. Data di Kepolisian Resort Bontang pada tahun 2008 perkara anak yang masuk dalam tahap penyidikan berjumlah 17 (tujuh belas) perkara kemudian yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bontang dan telah dinyatakan lengkap (P 21) sebanyak 16 (enam belas) perkara, Pada tahun 2009 perkara anak yang masuk dalam tahap penyidikan berjumlah 16 (enam belas) perkara kemudian yang dilimpahkan ke kejaksaan Negeri Bontang dan telah dinyatakan lengkap (P 21) sebanyak 15 (lima belas) Perkara, Pada tahun 2010 perkara anak yang masuk dalam tahap penyidikan berjumlah 18 (delapan belas) perkara kemudian yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bontang dan telah dinyatakan lengkap (P 21) sebanyak 17 (tujuh belas) perkara. Bertitik tolak dari uraian latar belakang masalah tersebut di atas, maka rumusan masalah yang akan dikaji penulis dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimanakah Persepsi Kepolisian Resor Bontang dalam melaksanakan kewenangannya untuk memutuskan tindakan diskresi terhadap perkara tindak pidana anak pada tingkat penyidikan? 2. Apakah faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan diskresi terhadap anak yang berkonflik dengan hukum pada tahap penyidikan di Kepolisian Resor Bontang? Tujuan yang hendak dicapai dari diadakannya penelitian dan penulisan ini adalah : 1. Untuk mengetahui dan menganalisa tentang kewenangan Kepolisian selaku penyidik untuk memutuskan tindakan diskresi dalam lingkup perkara anak yang berkonflik dengan hukum. 2. Untuk mengetahui dan menganalisa tentang faktor-faktor apa saja yang menghambat pelaksanaan diskresi terhadap anak yang berkonflik dengan hukum di Kepolisian Resor Bontang. Penegakan hukum yang merupakan suatu proses untuk mengkonkretkan wujud hukum yang masih abstrak menjadi konkret berarti peraturan perundang- undangan itu tidak banyak berarti jika tidak diaplikasikan secara konkret oleh petugas. Di dalam penegakan hukum itu sendiri ternyata banyak sekali dilakukan tindakan diskresi, karena diskresi diberikan oleh petugas dalam rangka penegakan hukum yang lebih luas. Dalam hal penyidikan diskresi bukanlah hal yang asing lagi di kalangan Polisi, karena pelaksanaan dari wewenang diskresi yang dimiliki oleh polisi pada saat penyidikan seringkali dilakukan ketika Polisi dihadapkan pada masalah-masalah yang ringan, kurang efisien jika diproses, menuntut untuk diselesaikan dengan segera dan sebagainya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : 1. Pelaksanaan diskresi oleh polisi di Polres Bontang pada saat penyidikan ditempuh guna meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam sistem peradilan pidana. 2. Dalam penerapan wewenang diskresi yang dimiliki polisi terdapat faktor-faktor yang mendorong dan menghambat petugas penyidik untuk melakukannnya.

English Abstract

Discretion by itself police there is pushing things and or pursues the applying in field, because based on facts still many delinquency . Data in the Police Resort Bontang in the year 2008 child cases entering in investigation phase to amount to 17 (seventeen) case then overflowed to prosecutor`s office of Bontang and has expressed complete (P 21) counted 16 (sixteen) cases, In the year 2009 chlid cases entering in investigation phase to amount to 16 (sixteen) case then overflowed to prosecutor`s office of Bontang and has expressed complete (P 21) counted 15 (fifteen) Case, In the year 2010 child case entering in investigation phase to amount to 18 (eighteen) case then overflowed to prosecutors office of Bontang and has expressed complete (P 21) counted 17 (seventeen) case. Starting point from breakdown of reasoning of above mentioned problem, hence problem formula which will be studied writer in this research is : 1. How Perception of Police Resor Bontang in executing the authority to decide action is discretion to crime case child of at investigation level? 2. Is factors pursuing execution discretion to child having conflict with law at investigation phase in police Resor Bontang? Purpose of which will be reached from performing of this research and writing is : 1. To know and analyses about authority of police as investigator to decide action discretion in chlid case scope having conflict with law. 2. To know and analyses about factors any kind of pursuing execution is discretion to chlid having conflict with law in the Police Resor Bontang. Straightening of law which is a process to be concreete presentation of law which abstraction still became is concreete meaned law and regulation of not many means otherwise is application concreetely by officer. In straightening of itself law simply a lot of conducted action discretion, because discretion given by law enforcement officers in order that more extensive. In the case of investigation is discretion is not foreign thing again among police, because execution from authority discretion owned by police at the time of investigation often is done when police given on to light problems, less efficiently if it is processed, claims to be finalized immediately etcetera. Conclusion from this research is : 1. Execution discretion by police in the Police Bontang at the time of investigation is gone through to increase efficiency and effectivity in crime system of judicature. 2. In applying of authority discretion owned by police there is factors pushing and pursues investigator officer for does its.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/344.052/HUT/t/041200923
Subjects: 300 Social sciences > 344 Labor, social service, education, cultural law
Divisions: S2/S3 > Magister Ilmu Hukum, Fakultas Hukum
Depositing User: Endro Setyobudi
Date Deposited: 16 Aug 2012 10:32
Last Modified: 16 Aug 2012 10:32
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/156264
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item