Community Participation in a Forest and Land Rehabilitation Program: A Case Study of the Keduwang Sub-Watershed in Wonogiri District, Indonesia

Trianadewi, Lies (2010) Community Participation in a Forest and Land Rehabilitation Program: A Case Study of the Keduwang Sub-Watershed in Wonogiri District, Indonesia. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pernyataan Masalah: DAS kritis telah meningkat setiap tahun di Indonesia. Ketersediaan air Sungai Bengawan Solo sekarang berada di bawah degradasi parah. Sungai Keduwang adalah salah satu sub daerah aliran sungai Bengawan Sungai Solo di hulu. Itu menyebabkan sedimentasi terbesar ke reservoir Gajah Mungkur. Tingkat sedimentasi rata-rata dapat meningkat menjadi 4,6 juta m3 / tahun. Selama 2003-2007, Gerakan Nasional Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan / Gerhan telah dilaksanakan untuk mengatasi masalah ini melalui 3 tahap: perencanaan, implementasi dan pemantauan. Partisipasi masyarakat adalah masalah penting untuk membuat manajemen DAS lebih sukses dan berkelanjutan. Efektivitas pengelolaan daerah aliran sungai tergantung pada kepercayaan dan kerja sama di antara semua pemangku kepentingan. Studi ini menggambarkan situasi partisipasi masyarakat dalam program Gerhan yang dilaksanakan di sub-DAS Kuwang. Ini berfokus pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Kepercayaan itu penting untuk mengandalkan pengambilan keputusan. Sumber daya Sub-DAS Keduwang dapat dieksploitasi dan ekosistem tidak dapat dipertahankan tanpa lembaga pemerintah yang efektif. Tujuan: Penelitian ini menganalisis partisipasi masyarakat dalam program Gerhan dan menyelidiki kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah ini. Studi ini juga menentukan sejauh mana partisipasi masyarakat di sub-DAS Kuwang. Untuk mendorong partisipasi masyarakat, kepercayaan masyarakat di pemerintah pusat dan daerah sangat penting. Hasil: Partisipasi masyarakat dalam perencanaan, implementasi dan pemantauan program Gerhan rendah. Lebih dari setengah responden yang diamati, persepsi masyarakat benar-benar tidak mempercayai pemerintah yang memberikan informasi ketidakseimbangan, distribusi material dan aliran uang untuk meningkatkan rehabilitasi hutan dan lahan melalui program Gerhan. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program Gerhan.

English Abstract

Problem statement : Critical watershed has been increased every year in Indonesia. The water availability of Bengawan Solo River is now under severe degradation. Keduwang River is one of the sub watersheds of Bengawan Solo River in the upstream. It caused the greatest sedimentation to the Gajah Mungkur Reservoir. The average rate of sedimentation could increase to 4.6 million m3/ year. During 2003-2007, National Movement of Forest and Land Rehabilitation/Gerhan program has been implemented to overcome this problem through 3 stages: planning, implementation and monitoring. The community participation is an important issue to make watershed management more successful and sustainable. The effectiveness of watershed management depends on the trust and cooperation among all stakeholders. This study describes the situation of the community participation in Gerhan program that implemented in Keduwang Sub-watershed. It focuses on community`s trust to government. Trust is important to rely on the decision making. Keduwang Sub-watershed resources could be over exploited and ecosystems could not to be maintained without effective governmental institutions. Objectives : This study analyzes community participation in the Gerhan program and investigates the community`s trust in this government program. The study also determines the extent of community participation in the Keduwang Sub-Watershed. To encourage community participation, community trust in the central and local governments is essential. Results : community participation in planning, implementation and monitoring of Gerhan program is low. More than a half of respondents observed, community perception completely distrust to government that provided imbalance information, material distribution and money flow in order to improve forest and land rehabilitation through Gerhan program. Conclusion : the results of this study indicated that community`s trust to government could increase community participation in Gerhan program.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/333.75/TRI/c/041105086
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.7 Land, recreational and wilderness areas, energy
Divisions: S2/S3 > Magister Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi
Depositing User: Endro Setyobudi
Date Deposited: 07 Dec 2011 14:08
Last Modified: 28 Mar 2022 05:57
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/155848
[thumbnail of Lies Trianadewi.pdf]
Preview
Text
Lies Trianadewi.pdf

Download (4MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item