Implementasi Perencanaan Pengelolaan dan Pemanfaatan Hutan Desa Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Hutan di Kab.Gunungkidul DIY.

Suwarti (2014) Implementasi Perencanaan Pengelolaan dan Pemanfaatan Hutan Desa Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Hutan di Kab.Gunungkidul DIY. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Belum adanya rencana pengelolaan dapat menghambat kegiatan teknis kehutanan. Dampak lain adalah komunikasi antar petani penggarap dan petugas kehutanan terhambat, petani penggarap kurang mendapatkan penyuluhan ataupun aktifitas peningkatan kapasitas dalam mengelola kawasan hutan secara komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis data menggunakan metode analisis Miles dan Huberman. Implementasi perencanaan dilihat melalui empat tahap proses perencanaan yaitu tahap investigasi, negosiasi, implementasi dan evaluasi. Faktor pendukung berasal dari aspek sosial yaitu fasilitasi pemerintah dan adanya kesiapan calon pengelola dan lembaga pengelola. Dukungan ekologis berupa ketersediaan kawasan tanah AB. Dukungan ekonomi berupa peningkatan harga kayu. Sedangkan faktor penghambatnya berasal dari aspek ekologis yaitu hambatan alam dan kondisi geografis. Hambatan sosial berupa keterbatasan kesadaran dan pengetahuan dalam pengelolaan hutan. Hambatan ekonomis karena kurangnya anggaran pendampingan dan modal dalam pengelolaan hutan.

English Abstract

The absence of a management plan may hamper technical forestry activities. Another impact is the communication between peasants and forest officials obstructed, smallholder farmers lack the education or capacity building activities in forest areas are managed comprehensively. The method used is qualitative descriptive approach. Analysis of the data by using analysis Miles and Huberman. The implementation of planning seen through the four stages of the planning process is the stage of investigation, negotiation, implementation and evaluation. Factors supporting from social aspect that is government facilitating and readiness of management institutions. Ecological support of the AB land area availability. Economic support from timber prices increasing. While inhibiting factor derived from ecological aspects, namely natural barriers and geographical conditions. Social barriers from limited awareness and knowledge. Economic barriers due to lack of assistance and capital in forest management budget.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/333.75/SUW/i/041500575
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.7 Land, recreational and wilderness areas, energy
Divisions: S2/S3 > Magister Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi
Depositing User: Samsul Arifin
Date Deposited: 07 Apr 2015 10:33
Last Modified: 07 Apr 2015 10:33
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/155847
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item