Persebaran Spasial Tumbuhan Eksotik-Invasif Di Lahan Sekitar Ranu Regulo Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur

Qomaruddin, Muhammad (2013) Persebaran Spasial Tumbuhan Eksotik-Invasif Di Lahan Sekitar Ranu Regulo Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) merupakan kawasan konservasi sumber daya hayati yang terdapat di pegunungan Tengger. Ancaman serius yang saat ini dihadapi hutan TNBTS adalah serbuan tumbuhan eksotik yang menginvasi ekosistem hutan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran spasial tumbuhan eksotik-invasif di lahan sekitar Ranu Regulo. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah eksplorasi dan pemetaan tumbuhan eksotik-invasif. Titik koordinat persebaran tumbuhan eksotik-invasif dicatat dengan GPS dan dianalisis dengan softwere ArcGIS v10. Struktur komunitas tumbuhan dihitung dengan menghitung kerapatan, tutupan, distribusi, indeks nilai penting pohon serta stratifikasi spesies. Diversitas pohon ditentukan oleh kekayaan taksa, indeks diversitas Shannon-Wiener dan derajat endemisme. Selain itu juga dilakukan pengukuran intensitas cahaya dan ketebalan serasah sebagai data pendukung penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Acacia decurrens, Eupatorium odoratum dan Eupatorium riparium merupakan tumbuhan eksotik-invasif dengan INP tertinggi di area studi untuk masing-masing habitus. Indeks diversitas pohon dan perdu pada area studi paling tinggi pada hutan heterogen 3,11 dan 2,69, sedangkan herba paling tinggi pada semak belukar edelweiss (H=3). Nilai endemisme pohon dan perdu tertinggi pada hutan heterogen sebesar 100% dan 82%, sedangkan herba 73% pada hutan akasia. Persentase penutupan tumbuhan eksotik-invasif paling besar pada hutan cemara, sebesar 99,2%. Eupatorium odoratum pada hutan heterogen hanya terdapat pada bagian tepi hutan atau bagian yang sering terdapat aktivitas manusia. Hal ini karena lahan yang terbuka mempunyai potensi lebih besar terinvasi tumbuhan eksotik dibandingkan yang masih heterogen. Pada hutan yang terserang Eupatorium odoratum dan Eupatorium riparium jarang ditemukan anakan pohon-pohon lokal.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/MIPA/2012/370/051203277
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 570 Biology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
Depositing User: Hasbi
Date Deposited: 14 May 2013 09:56
Last Modified: 24 Oct 2021 01:36
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/153205
[thumbnail of Mohammad_Qomaruddin-0810913040.pdf]
Preview
Text
Mohammad_Qomaruddin-0810913040.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item