Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kentang Berdasarkan Pendekatan Just-In-Time : Studi Kasus di Perusahaan Agronas Gizi Food Batu

Anggasta, Firdha (2011) Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kentang Berdasarkan Pendekatan Just-In-Time : Studi Kasus di Perusahaan Agronas Gizi Food Batu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Persediaan sebagai kekayaan perusahaan, memiliki peranan penting dalam operasi bisnis. Pada sebuah industri, persediaan bahan baku merupakan salah satu persediaan yang banyak menyerap biaya, akan tetapi masih banyak perusahaan yang menyimpan dalam jumlah besar. Perusahaan Agronas Gizi Food Batu merupakan salah satu industri pembuatan keripik kentang. Permasalahan yang timbul di Perusahaan Agronas Gizi Food terkait dengan persediaan adalah tingginya jumlah bahan baku berupa kentang yang disimpan dalam gudang bahan baku dan tingginya keripik krecek dalam gudang WIP (Work in process). Selama ini perusahaan belum memiliki dan belum pernah menggunakan metode tertentu dalam melakukan perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku kentang, sehingga tingkat persediaan bahan baku kentang di gudang tinggi. Oleh sebab itu diperlukan suatu metode tertentu untuk dapat memecahkan permasalahan tersebut. Usulan yang dilakukan adalah berdasarkan pendekatan JIT. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menentukan perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku berdasarkan pendekatan JIT, menentukan dan membandingkan dengan metode tradisonal besar biaya persediaan yang dikeluarkan perusahaan dan menentukan jumlah optimum kanban. Tempat penelitian dilakukan di Perusahaan Agronas Gizi Food Batu Jalan Raya Bukit Berbunga nomor 55 Batu. Waktu penelitian pada Bulan Februari 2011. Prosedur penelitian meliputi survey pendahuluan, studi literatur dan studi lapang, perumusan masalah dan penetapan tujuan, pengumpulan data, analisa data dan pembahasan, dan kesimpulan saran. Berdasarkan hasil analisa data yang dilakukan dalam perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku berdsarkan pendekatan JIT, jumlah bahan baku yang harus dibeli pada pemasok sebesar 84.476,67 Kg sedangkan jumlah bahan baku yang harus diproduksi menjadi keripik kentang sebesar 84.178,21 Kg. Biaya pengendalian persediaan bahan baku yang dikeluarkan perusahaan berdasarkan pendekatan JIT sebesar Rp506.952.447,16 sedangkan biaya pengendalian persediaan WIP sebesar Rp2.361.933,34. Perbandingan biaya persediaan bahan baku berdasarkan pendekatan JIT dan sebelum menggunakan JIT sebesar Rp313.543.680,84 atau terjadi penghematan sebesar 38,21% sedangkan pada WIP sebesar Rp10.453.047,85 atau terjadi penghematan sebesar 81,57%. Jumlah kanban optimum untuk vendor kanban sebanyak satu kanban per hari, sedangkan kanban produksi memiliki nilai yang berbeda untuk setiap harinya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FTP/2011/155/051103200
Subjects: 300 Social sciences > 338 Production > 338.1 Agriculture
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > Teknologi Industri Pertanian
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 29 Nov 2011 10:12
Last Modified: 21 Oct 2021 08:15
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/148605
[thumbnail of 051103200.pdf]
Preview
Text
051103200.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item