Evaluasi Kinerja Supplier Karton Box Berdasarkan Vendor Performance Indicator (VPI) dengan Metode Fuzzy AHP dan MCDM : Studi Kasus di PT. Kertas Leces Probolinggo

AuroraRinindaKuntari (2010) Evaluasi Kinerja Supplier Karton Box Berdasarkan Vendor Performance Indicator (VPI) dengan Metode Fuzzy AHP dan MCDM : Studi Kasus di PT. Kertas Leces Probolinggo. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

PT. Kertas Leces (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri pulp dan kertas yang memproduksi berbagai macam kertas. Salah satu bahan baku yang digunakan PT. Kertas Leces adalah karton box untuk pembuatan kertas medium liner dan dipasok hampir setiap hari oleh empat supplier. Permasalahan yang terjadi adalah ketidaksesuaian kualitas bahan baku dan jumlah pengiriman dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan evaluasi kinerja supplier berdasarkan Vendor Performance Indicator (VPI) yang menggunakan 5 kerangka dasar VPI yaitu quality, cost, delivery, flexibility, dan responsiveness. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi dan menentukan prioritas supplier dengan metode Fuzzy AHP dan MCDM. Fuzzy AHP digunakan untuk mengidentifikasi bobot kriteria dan bobot VPI sedangkan Fuzzy MCDM digunakan untuk menentukan supplier utama. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai selesai di PT. Kertas Leces (Persero) Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Prosedur penelitian meliputi survey pendahuluan, studi literatur, identifikasi masalah, pendefinisian sistem, penentuan batasan masalah, asumsi, variabel dan parameter penelitian, pengumpulan data, analisis data, pembahasan dan kesimpulan. Bobot dan peringkat kriteria utama yaitu kualitas, harga, pengiriman, kemampuan merespon, dan fleksibilitas dengan nilai bobot berturut-turut sebesar 0,397; 0,280; 0,167; 0,070; 0,245. Untuk kriteria kualitas, bobot VPI paling tinggi adalah kualitas bahan baku yang konsisten sebesar 0,417. Untuk kriteria harga, pemberian potongan harga memiliki bobot paling tinggi sebesar 0,291. Untuk kriteria pengiriman, ketepatan waktu memiliki bobot paling tinggi sebesar 0,150. Untuk kriteria kemampuan merespon, respon terhadap komplain memiliki bobot paling tinggi sebesar 0,056 dan untuk kriteria fleksibilitas, perubahan kualitas memiliki bobot paling tinggi sebesar 0,246. Supplier B (UD. Melati) merupakan supplier utama dengan nilai bobot tertinggi yaitu sebesar 126,553. Peringkat kedua yaitu Supplier C (CV Priyangan Jaya) dengan nilai bobot sebesar 116,314.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FTP/2010/202/051003009
Subjects: 300 Social sciences > 338 Production > 338.1 Agriculture
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > Teknologi Industri Pertanian
Depositing User: Unnamed user with email repository.ub@ub.ac.id
Date Deposited: 10 Nov 2010 10:40
Last Modified: 21 Oct 2021 03:17
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/148429
[thumbnail of 051003009.pdf]
Preview
Text
051003009.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item