Alat pembangkit gelombang ultrasonik berintensitas tinggi untuk homogenisasi lemak susu

NoorLailyRohma (2006) Alat pembangkit gelombang ultrasonik berintensitas tinggi untuk homogenisasi lemak susu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Alat pembangkit gelombang ultrasonik berintensitas tinggi ini terdiri dari pembangkit gelombang, penguat gelombang dan loudspeaker. Pembangkit gelombang yang digunakan adalah osilator Jembatan Wien, penguat gelombang yang digunakan adalah penguat balans kelas B sedangkan loudspeaker yang digunakan adalah jenis tweeter. Pengukuran dengan menggunakan osiloskop didapatkan frekuensi minimum osilator Wien 14kHz dengan tegangan 20.5V sedangkan frekuensi maksimum adalah 31kHz dengan tegangan 17V. Sedangkan penguat balans kelas B menghasilkan frekuensi minimum 16kHz dengan tegangan 42V dan frekuansi maksimum31kHz dengan tehangan 10.5kHz. frekuensi batas yang terukur dengan osiloskop adalah 22kHz dengan tegangan maksimum 43V sedangkan tegangan efektif 33kHz (terukur dengan Avometer). Tegangan akan mengalami penurunan apabila frekuensi melebihi frekuensi batas. Alat pembangkit ultrasonik ini (tanpa tweeter) mempunyai daya maksimum 215W atau daya efektif sebesar 165W apabila menggunakan arus catudaya 5A. Tweeter mempunyai kemampuan menghantarkan terbatas. Daya efektif terbesar gelombang ultrasonik yang mampu dihantarkan tweeter adalah 90W. Pemancaran gelombang ultrasonik terhadap bahan susu segar dilakukan pada daya efektif 50W, 70W dan 85W atau intensitas pancaran 40.9334, 31.838, 22.741kW/m2. Lama pancaran 35W. Volume bahan 100ml. Suhu bahan selama pemancaran gelombang ultrasonik dipertahankan pada 550C. Loudspeaker dihubungkan dengan selang sepanjang ± 1m. Ujung selang yang lainnya berhadapan dengan bahan dengan jarak ± 1cm. Data yang diambil adalah diameter glubola susu (diameter maksimum dan diameter minimum) serta tebal lemak mengapung. Analisa grafik dan perhitungan standart deviasi (SD) dilakukan pada data diameter glubola lemak. Ukuran glubola lemak yang paling seragam diperoleh pada perlakuan daya 70W yaitu 2.5μm untuk diameter maksimum dan 1.75μm untuk diameter minimum. SD terkecil diperoleh pada perlakuan daya 70W yaitu 0.3. Tebal lemak mengapung terkecil diperoleh pada perlakuan daya 85W yaitu3.17mm. Daya yang paling efektif adalah 70W karena mempunyai ukuran glubola lemak paling seragam (ukuran diameter maksimum dan diameter minimum hampir sama) serta ukurannya mendekati ukuran diameter glubola lemak homogen yaitu 2μm. Perlakuan daya 70W juga mempunyai nilai SD paling kecil. Secara keseluruhan alat pembangkit gelombang ultrasonik berintensitas tinggi ini mampu digunakan untuk homogenisator karena mampu mengurangi ukuran glubola lemak seiring meningkatnya daya gelombang yang dipancarkan terhadap bahan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: 300 Social sciences > 338 Production > 338.1 Agriculture
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > Teknologi Hasil Pertanian
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 12 Nov 2007 00:00
Last Modified: 21 Oct 2021 04:50
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/147729
[thumbnail of 050702904.pdf]
Preview
Text
050702904.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item