Integrasi Ruang Pamer dan Ruang Workshop Studio Perupa (Studi Kasus Blok B Pasar Seni Ancol).

Aulia, Ridha (2016) Integrasi Ruang Pamer dan Ruang Workshop Studio Perupa (Studi Kasus Blok B Pasar Seni Ancol). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Daya tarik wisata merupakan segala sesuatu yang menjadi tujuan kunjungan wisatawan. Ciri khas daya tarik wisata pada suatu daerah merupakan modal dasar bagi industri pariwisata, tanpa adanya daya tarik wisata yang khas pada suatu daerah tertentu maka pariwisata akan sulit untuk dikembangkan. Menurut Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, penunjang keberhasilan pariwisata adalah daya tarik wisata yang memiliki atraksi wisata. Tempat yang mewadahi daya tarik wisata budaya salah satunya adalah pasar seni, yang terdapat dua aktivitas utama, yaitu aktivitas perdagangan dan aktivitas pertunjukan atau atraksi wisata. Objek yang dijadikan studi kasus adalah blok B Pasar Seni Ancol yang memiliki dua aktivitas tersebut, yang berada di satu tempat yaitu studio. Terdapatnya aktivitas pembuatan karya yang menggunakan benda dan alat tajam dapat membahayakan keselamatan pengunjung untuk melihat secara dekat dikarenakan tidak adanya pemisah antar aktivitas. Oleh karena itu, perlu adanya konsep penataan mengenai integrasi ruang pamer dan ruang workshop, yang keduanya memiliki aktivitas yang berbeda namun berada di satu tempat sehingga dapat terintegrasi dengan baik dengan mendukung antar aktivitas. Selain itu juga memberikan suatu alternatif yang dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung maupun perupa dengan mengakomodasi keberagaman karya seni dan perupa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Analisis pada penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan dari blok B Pasar Seni Ancol, dengan menganalisis jenis perupa, kawasan blok B yaitu zonasi dan sirkulasi, serta ruang studio perupa yang meliputi lima aspek yaitu aktivitas, karakteristik ruang, hubungan ruang, zonasi dan sirkulasi. Hasil analisis yang telah diperoleh kemudian disintesis untuk menghasilkan konsep yang merupakan tanggapan dari aspek-aspek yang dianalisis berupa solusi terhadap potensi dan permasalahan yang ada di pasar seni. Hasil penelitian mendapatkan dua jenis perupa yang terbagi berdasarkan jenis karya dan kegiatannya yaitu perupa dengan karya tiga dimensi yang meliputi pematung, pengukir dan pengrajin ikatan tali, sedangkan perupa dengan karya dua dimensi meliputi seniman tato dan fotografer. Pada kawasan blok B zonasi akan dikelompokan berdasarkan jenis perupa dengan membedakan antara sirkulasi pejalan kaki dan sirkulasi barang. Pada studio perupa, aktivitas perupa pada siang hari lebih didominasi pada area workshop dan pamer, sedangkan pada malam hari berada pada ruang istirahat. Karakteristik ruang perupa tiga dimensi akan menyewa satu hingga tiga modul sehingga terdapat tiga alternatif studio sedangkan perupa dua dimensi akan menyewa satu modul untuk setiap perupa. Konsep hubungan ruang dengan menghubungkan secara visual melalui ruang yang bersebelahan dengan pembatas ruang berupa perbedaan ketinggian dan material lantai serta pemisah secara vertikal berupa dinding atau partisi. Konsep zonasi dan sirkulasi untuk zona publik yaitu ruang pamer berada di area depan dekat dengan sirkulasi luar pengunjung, zona semi publik yaitu ruang workshop berada diantara ruang pamer dan istirahat, zona privat yaitu ruang istirahat berada di area belakang dan dekat dengan ruang workshop sehingga hanya perupa yang dapat memasuki area tersebut. Dari kelima aspek tersebut, dapat menyatukan kedua aktivitas utama namun masih mempertahakan fungsi dan kegiatan masing-masing ruang. Kata

English Abstract

Attraction is everything that tourists visit destinations. The characteristic of tourist attraction in the area is the capital basis for the tourism industry, in the absence of the typical tourist attraction on a certain area then tourism will be difficult to develop. According to Act No. 10 of 2009 about tourism, supporting the success of tourism is a tourism attraction that has a tourist attraction. The place that hosts a cultural tourism attraction is the art market, that there are two main activities, namely trading activities and activity performance or tourist attractions. There is the activity of creating the arts that use objects and sharp tool can endanger the safety of visitors to look closely because of the lack of demarcation between activities. Therefore, it needs the concept of the integration of showrooms and workshop spaces, who both have different activities but located in one place so as to be well integrated by supporting between activity. It also gave an alternative provide security and comfort for the visitor or artists with accommodate the diversity work of art and artists. The method used in this research is descriptive qualitative with a case study. The Analysis in this study used observation from block B at Ancol Art Market, by analyzing the types of artists, blok B area with the zoning and circulating , and also studios artists which includes five major aspects that is activity, characteristic of space, the space relations , zoning and circulating .The results of the analysis that have been acquired then synthesized to come up with concepts that is a response from aspects that have been analyzed of solutions to potential and the existing problems in art market. The results of the study get two types of artists are divided based on the type of work and their activities namely artists with three-dimensional works which includes the sculptor, engraver and rope ties, while the artists with two dimensional works covering the tattoo artist and photographer. In the area of block B zoning will be grouped based on the type of artists with distinguish between pedestrian circulation and the circulation of goods. At the studio of the artists, the activity of the artists during the day are more dominated in the area of workshop and showroom, while at night are at the break room. Characteristics of three dimensional artists space would rent one to three modules so that there are three alternative, while two-dimensional artists will rent one module for each of the artists. The concept of the space relations visually by connecting through a space adjacent, the space in the form of the difference in height and material of the floor and barrier vertically by wall or partitions. The concept of zoning and circulating to zone public that is showroom will be in the area near front of the outer circulation of visitors, zone semi public that is workshop space be between showroom and break room, private zone that is break room will be in the back area and near to the workshop so that only artists who can be enter the area. Of the five aspects, can unite the two main activity but still maintain the functions and activities of each space.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/4/051700352
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 690 Construction of buildings
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Sugiantoro
Date Deposited: 23 Feb 2017 11:31
Last Modified: 24 Oct 2021 09:28
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/145592
[thumbnail of 1._Halaman_depan.pdf]
Preview
Text
1._Halaman_depan.pdf

Download (10MB) | Preview
[thumbnail of 3._BAB_II.pdf]
Preview
Text
3._BAB_II.pdf

Download (4MB) | Preview
[thumbnail of 4._BAB_III.pdf]
Preview
Text
4._BAB_III.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of 2._BAB_I.pdf]
Preview
Text
2._BAB_I.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 3._Isi_Artikel.pdf]
Preview
Text
3._Isi_Artikel.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of 5._BAB_IV.pdf]
Preview
Text
5._BAB_IV.pdf

Download (9MB) | Preview
[thumbnail of 6._BAB_V.pdf]
Preview
Text
6._BAB_V.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 8._Lampiran_a.pdf]
Preview
Text
8._Lampiran_a.pdf

Download (4MB) | Preview
[thumbnail of 1._Cover.pdf]
Preview
Text
1._Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 7._Daftar_Pustaka.pdf]
Preview
Text
7._Daftar_Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item