Rancang Bangun Sistem Kendali Konverter DC-DC Universal

Shabirin, MuhammadGhilmanuddin (2016) Rancang Bangun Sistem Kendali Konverter DC-DC Universal. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Sistem kendali konverter DC-DC adalah salah satu alat uji praktikum untuk mahasiswa Teknik Elektro , yang berada di laboratorium Elektronika Daya Universitas Brawijaya. Alat uji ini berfungsi sebagai konverter yang dapat merubah tegangan searah dengan nilai tertentu menjadi tegangan searah dengan nilai yang lainnya(dapat lebih tinggi maupun lebih rendah dari nilai tegangan masukannya). Namun, peralatan yang biasanya digunakan untuk melakukan praktikum tentang chopper di laboratorium elektronika daya sudah tidak dapat bekerja (rusak). Maka dari itu, dibuatlah sistem kendali konverter DC-DC universal yang dapat mengendalikan beberapa macam konverter DC-DC (buck converter, boost converter, buck boost converter) dengan dua macam saklar elektronik (MOSFET dan SCR) dan menggunakan dua metode pengukuran PWM (Pulse Width Modulation) dan PFM (Pulse Frequency Modulation) guna memperlancar pelaksanaan praktikum di laboratorium elektronika daya. Tujuan akhir yang diharapkan dalam penelitian ini adalah merancang dan merealisasikan alat yang mampu mengendalikan beberapa macam saklar elektronik pada beberapa macam converter DC-DC, serta memperoleh gambaran tentang efisiensi konverter DC-DC. Berdasarkan hasil perhitungan, simulasi dan pengujian didapatkan kesimpulan Efisiensi konverter DC-DC pada buck converter MOSFET semakin besar dutycycle maka semakin besar efisiensinya. Hasil grafik menunjukkan efisiensi buck converter metode PFM lebih tinggi daripada metode PWM (f=4,5kHz). Pada boost converter MOSFET semakin besar dutycycle maka semakin rendah efisiensinya. Namun dari hasil grafik menunjukkan efisiensi boost converter metode PWM (f=4,5kHz) lebih tinggi daripada metode PFM. Pada buck boost converter semakin besar dutycycle maka semakin besar efisiensinya. Namun dari hasil grafik menunjukkan efisiensi buck boost converter metode PWM (f=3kHz) lebih tinggi daripada metode PFM. Pada buck converter SCR semakin besar dutycycle maka semakin besar efisiensinya. Namun dari hasil grafik menunjukkan efisiensi buck converter metode PFM lebih tinggi daripada metode PWM.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/62/051601768
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics > 621.3 Electrical, magnetic, optical, communications, computer engineering; electronics, lighting
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 15 Mar 2016 09:07
Last Modified: 21 Oct 2021 06:28
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144857
[thumbnail of [3]_BAB_1.pdf]
Preview
Text
[3]_BAB_1.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of [2]_kata_pengantar_-_summary.pdf]
Preview
Text
[2]_kata_pengantar_-_summary.pdf

Download (7MB) | Preview
[thumbnail of [6]_BAB_4.pdf]
Preview
Text
[6]_BAB_4.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of [5]_BAB_3.pdf]
Preview
Text
[5]_BAB_3.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of [7]_BAB_5.pdf]
Preview
Text
[7]_BAB_5.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of [4]_BAB_2.pdf]
Preview
Text
[4]_BAB_2.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of [8]_BAB_6_-_daftar_pustaka.pdf]
Preview
Text
[8]_BAB_6_-_daftar_pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of [1]_Cover-peruntukan.pdf]
Preview
Text
[1]_Cover-peruntukan.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item