Biokapasitas Ruang Terbuka Hijau Tarikan Objek Daya Tarik Wisata Museum Angkut Kota Batu

AryaPutra, Dimas (2016) Biokapasitas Ruang Terbuka Hijau Tarikan Objek Daya Tarik Wisata Museum Angkut Kota Batu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kota Batu merupakan kota yang memiliki berbagai macam jenis atraksi wisata. Salah satu objek wisata yang termasuk ke dalam objek wisata unggulan adalah museum angkut. Museum angkut merupakan sebuah museum yang menyediakan berbagai wahana yaitu jenis kendaraan yang ada di dunia, kota-kota yang ada di dunia dan pasar apung. Museum angkut memiliki tarikan wisatawan yang besar yaitu sebesar 1700 wisatawan tiap harinya. Oleh karena itu akan dilakukan perhitungan terhadap jumlah kendaraan yang masuk menuju museum angkut untuk mengetahui luasan ruang terbuka hijau yang dibutuhkan untuk menyerap emisi CO2 yang dihasilkan dari kegiatan transportasi tarikan objek wisata museum angkut Kota Batu. Pada penelitian ini koridor jalan yang menjadi rute masuk utama menuju museum angkut adalah jalan Sultan Agung dan jalan Abdul Ghani Atas. Selain menghitung jumlah kendaraan akan dihitung nilai efisiensi bahan bakar, konsumsi bahan bakar dan faktor konversi. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai kebutuhan ruang terbuka hijau dari kegiatan transportasi tarikan objek daya tarik wisata museum angkut Kota Batu. Variabel yang digunakan dalam menentukan nilai biokapasitas kegiatan transportasi adalah jejak ekologis energi dan ruang terbuka hijau. Pada penelitian ini variabel jejak ekologis energi digunakan untuk menentukan nilai langsung dari kebutuhan ruang terbuka hijau kendaraan yang masuk menuju museum angkut. Sedangkan variabel kebutuhan ruang terbuka hijau digunakan untuk menentukan luasan kemampuan ruang terbuka hijau yang ada di koridor jalan Sultan Agung dan jalan Abdul Ghani Atas untuk menyerap emisi CO2 yang ditimbulkan dari kegiatan transportasi tarikan objek wisata museum angkut atau nilai biokapasitasnya. Hasil dari analisis jejak ekologis energi akan dibandingkan dengan hasil dari analisis kebutuhan ruang terbuka hijau untuk mengetahui perbandingan ruang terbuka hijau eksisting dengan kebutuhan ruang terbuka hijau tarikan kegiatan transportasi tarikan objek wisata museum angkut. Hasil dari perbandingan dua analisis tersebut akan dijadikan sebagai rekomendasi ruang terbuka hijau pada koridor jalan Sultan Agung dan koridor jalan Abdul Ghani Atas yang menjadi rute masuk utama menuju museum angkut.

English Abstract

Batu City is a city that has a whole range of tourism attractions. One of the attraction included in the leading tourist attraction is museum angkut. Museum angkut is a museum that provides a variety of vehicle that exist around the world, cities are there in the world and the floating market. Museum angkut has a large tourist attraction that is 1700 tourists daily. Therefore, the calculation will be perfomed against the number of vehicle that go toward museum angkut to know the extents of green open space is needed to absorb the CO2 emissions from the activities of transportation attraction pull of museum angkut. The research had two street corridor became a main route to entrance the museum angkut. Sultan Agung street and Abdul Ghani Atas street were became a main route. In addition to counting the number of vehicles that will be calculated the value of fuel efficiency, fuel consumption and conversion factors. This research aimed to quantify the value of green open space needed from the pull of transportation activity of museum angkut. The research used ecological footprint and green open space be an analysis to calculate the value of green open space needed from transportation activities of museum angkut. While the variables of green open space is used to determine the extents ability of green open space that exists in the corridors of Sultan Agung street and Abdul Ghani Atas street to absorb the CO2 emissions arising from transportation activities pull from museum angkut or the value of biocapacity. The result from the analysis of ecological footprint of energy are compared with the result from the analysis of green open space in comparison to find out the exiting from green open space and the needs of green open space from transportation activities of pull from museum angkut. The result of the comparison from two analyses will be made as recommendation of green open space on Sultan Agung street and Abdul Ghani Atas street which became the main route to entrance musem angkut.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/1086/051700153
Subjects: 300 Social sciences > 307 Communities > 307.1 Planning and development > 307.121 6 City planning
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaa Wilayah dan Kota
Depositing User: Sugiantoro
Date Deposited: 23 Jan 2017 09:17
Last Modified: 22 Oct 2021 00:42
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144238
[thumbnail of 14._BAB_II.pdf]
Preview
Text
14._BAB_II.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of 16._BAB_IV.pdf]
Preview
Text
16._BAB_IV.pdf

Download (8MB) | Preview
[thumbnail of 18._Daftar_Pustaka.pdf]
Preview
Text
18._Daftar_Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 15._BAB_III.pdf]
Preview
Text
15._BAB_III.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of 19._Lampiran.pdf]
Preview
Text
19._Lampiran.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of 17._BAB_V.pdf]
Preview
Text
17._BAB_V.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 1._Cover_Laporan.pdf]
Preview
Text
1._Cover_Laporan.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 20._Jurnal.pdf]
Preview
Text
20._Jurnal.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of 6._Ringkasan.pdf]
Preview
Text
6._Ringkasan.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 2._Lembar_Pengesahan.pdf]
Preview
Text
2._Lembar_Pengesahan.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 7._Summary.pdf]
Preview
Text
7._Summary.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 9._Daftar_Isi.pdf]
Preview
Text
9._Daftar_Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 13._BAB_I.pdf]
Preview
Text
13._BAB_I.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item