Pola Permukiman Tradisional Dusun Krajan Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang,

Ayunurafidha, Arnes (2015) Pola Permukiman Tradisional Dusun Krajan Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pola permukiman tradisional merupakan gambaran karakteristik sosial, budaya dan adat istiadat masyarakatnya. Dusun Krajan merupakan area tertua di Kabupaten Lumajang dan memiliki Pesanggrahan yaitu bangunan tua yang dibangun selama tahun 1313, sehingga diduga terdapat kebudayaan kuno yang bertahan selama ratusan tahun yang digambarkan melalui karakteristik pola permukimannya. Selain memiliki banyak peninggalan bersejarah, Dusun Krajan memiliki keindahan alam yang mengundang wisatawan. Maraknya wisata alam di berbagai sosial media, memberikan dampak pada penambahan jumlah pendatang Dusun Krajan yang membawa arsitektur dan kebudayaan yang berbeda. Hal ini diindikasikan akan mempengaruhi karakterisitik pola permukiman pada Dusun Krajan karena terkikisnya kebudayaan yang menjadi karakteristik masyarakatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik pola permukiman tradisional Dusun Krajan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang serta mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi bentuk pola permukimannya. Metode identifikasi yang digunakan yaitu deskriptif-kualitatif untuk mendeskripsikan peristiwa yang ada pada kondisi eksisting dengan melakukan observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Hasil studi lapangan diidentifikasi menggunakan teori 5 elemen eksitik pembentuk pola permukiman yaitu nature (alam), elemen network (jaringan), elemen shell (bangunan), man (manusia) dan sociaty (sosial). Setelah ditemukan hasil identifikasi, data di analisis menggunakan teori faktor pembentuk pola spasial yang terdiri dari hirarki, orientasi, tata letak, transparasi, dan ukuran. Hasil dari penilitan ini menunjukan bahwa Dusun Krajan memiliki karakteristik pola permukiman yaitu Dusun Krajan menggunakan konsep Tri Angga pada permukimannya yang membagi wilayah menjadi 3 tingkatan sesuai dengan tingkat kesakralannya, yaitu hirarki utama terdiri dari bangunan religi, hirarki madya terdiri dari bangunan dengan fungsi hunian dan fasilitas desa, serta hirarki nista terdiri dari pemakaman. Pengelompokan hirarki tersebut memberikan pengaruh pula terhadap letak bangunan yang diesuaikan antara fungsi dan topografinya. Hirarki letak bangunan dipengaruhi oleh sistem kekerabatan dalam satu kelompok bangunan dimana rumah kakak tertua diletakan pada hirarki tertinggi. Permukiman Dusun Krajan memiliki orientasi ke arah pesanggrahan dan Gunung Bromo. Faktor-faktor yang mempengaruhi pola permukiman Dusun Krajan antara lain topografi, sistem kekerabatan, pola kegiatan sosial budaya, sirkulasi dan vegetasi. Faktor yang paling dominan atau memberikan banyak pengaruh adalah sistem kekerabatan, dimana sistem kekerabatan memberikan pengaruh terhadap hirarki, tata letak, orientasi, dan transparasi. Berikutnya adalah topografi yang memberikan pengaruh terhadap terhadap hirarki dan tata letak pada permukiman.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2015/963/051601699
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 690 Construction of buildings
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 10 Mar 2016 09:12
Last Modified: 21 Oct 2021 20:56
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144139
[thumbnail of BAB_III.pdf]
Preview
Text
BAB_III.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of BAB_IV.pdf]
Preview
Text
BAB_IV.pdf

Download (9MB) | Preview
[thumbnail of BAB_V.pdf]
Preview
Text
BAB_V.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of COVER-KATA_PENGANTAR-_DAFTAR_ISI.pdf]
Preview
Text
COVER-KATA_PENGANTAR-_DAFTAR_ISI.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR_PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB_I.pdf]
Preview
Text
BAB_I.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB_II.pdf]
Preview
Text
BAB_II.pdf

Download (1MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item