Kebun Binatang Surabaya (Perancangan Ulang dengan Pengoptimalan Ruang Terbuka Hijau)

D, Devi Ariani Putri (2015) Kebun Binatang Surabaya (Perancangan Ulang dengan Pengoptimalan Ruang Terbuka Hijau). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kebun Binatang Surabaya merupakan salah satu pilihan destinasi wisata bagi masyarakat Surabaya khususnya, Indonesia umumnya. Kebun binatang ini sempat menjadi kebun binatang terlengkap se-Asia Tenggara karena jumlah koleksi dan berbagai macam spesies yang menjadi koleksinya. Seiring bertambahnya umur Kebun Binatang Surabaya, kondisinya semakin memburuk salah satu penyebabnya pengelolaan yang kurang baik. Elemen-elemen perancangan kebun binatang seperti zonasi, sirkulasi, massa bangunan, area transisi, kandang dan pagar pembatas kandang, fasilitas pendukung, shelter , vegetasi memiliki masalah masing-masing yang membutuhkan solusi. Kebun Binatang Surabaya juga sebagai RTH kota Surabaya yang terbesar diharapkan mempunyai kualitas yang baik untuk dapat memecahkan masalah pada kota seperti polusi udara yang semakin meningkat, dengan kondisi RTH yang semakin berkurang. Optimalisasi RTH ini diharapkan dapat berkembang dengan tujuan dapat menjaga lingkungan dan fungsinya sebagai paru-paru kota dapat bekerja dengan baik. Penelitian ini dilakukan dengan survey lokasi guna mendapatkan data mengenai Kebun Binatang Surabaya. Studi komparasi digunakan sebagai referensi dan juga perbandingan dengan kondisi eksisting. Kondisi eksisting akan diidentifikasi untuk selanjutnya dianalisis, variabel yang akan di analisis meliputi: zonasi, sirkulasi, massa bangunan, area transisi, kandang dan pagar pembatas kandang, fasilitas pendukung, shelter , vegetasi, dan juga optimalisasi ruang terbuka hijau. Dari hasil analisis akan didapatakn konsep perancangan ulang Kebun Binatang Surabaya. Optimalisasi ruang terbuka hijau sebagai pendekatan perancangan ulang Kebun Binatang Surabaya akan diaplikasikan sebagai solusi dari masalah dan juga kebutuhan Kebun Binatang Surabaya saat ini yang juga berfungsi sebagai hutan kota. Parameter Ruang Terbuka Hijau (RTH) diambil dari atribut Kota Hijau pada Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH). Penataan ruang luar dan juga massa bangunan dengan memprioritaskan ruang terbuka untuk mendapatkan kualitas ruang terbuka hijau yang lebih baik dari sebelumnya sehingga ruang terbuka hijau akan berfungsi seoptimal mungkin.

English Abstract

The Surabaya Zoo is one of the travel destinations for common tourists , particularly those who come from Surabaya , Indonesia . This place has become the zoo with the most completed collection in Southeast Asia by the reasons of the large number of the its of collections and its wide variety of species . Along with its existence period, the condition of The Surabaya Zoo has worsened due to its poor management . Each element of The Zoos designs such as zon ing, circulation , mass of construction , transition area , enclosure and fence enclosure , supporting facilities , shelters and vegetation has its own problem which requires a solution . The Surabaya Zoo , as the largest RTH of Surabaya is expected to have a good quality on solving the problems in the city such as the increasing of air pollution by diminishing green space conditions . The optimization of RTH is expected to evolve with the aim on preserving the environment along to maintain its good functions as the citys lungs . This research was conducted by live observation in order to obtain the real data from The Surabaya Zoo . Comparative study is used as a reference as well as a com parison with the existing condition . Existing condition will be identified for further analysis , the variables that will be analyzed include : zoning , circulation , building mass , the transition area , enclosure and fence enclosure , supporting facilities , shelters , vegetation , as well as optimization of green open space . From the results of the analysis will be obtained redesign concept Surabaya Zoo . Optimization of green open space as new approach of re-construction of The Surabaya Zoo will stand as the solution of the recent problem and needs on The Surabaya Zoo as an urban forest . Parameter of Green Open Space ( RTH) refers to the attribute of Green City Green City Development Program ( P2KH). Arrangement of outer space along with mass of construlction by setting any open space as priority to improve the quality green open space will led it to be functioned effectively.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2015/36/051500619
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 690 Construction of buildings
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Hasbi
Date Deposited: 02 Feb 2015 09:27
Last Modified: 23 Dec 2021 04:27
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/143442
[thumbnail of BAB_IV_(2).pdf]
Preview
Text
BAB_IV_(2).pdf

Download (8MB) | Preview
[thumbnail of BAB_V.pdf]
Preview
Text
BAB_V.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR_ISI_&_PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
DAFTAR_ISI_&_PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of RINGKASAN.pdf]
Preview
Text
RINGKASAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of cover.pdf]
Preview
Text
cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB_I.pdf]
Preview
Text
BAB_I.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB_II.pdf]
Preview
Text
BAB_II.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of BAB_III.pdf]
Preview
Text
BAB_III.pdf

Download (1MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item