Pengaruh Jumlah Saluran Masuk Pada Pengecoran Impeller turbin Crossflow Terhadap Cacat Permukaan Dan Porositas

Prasetya, Chandra (2013) Pengaruh Jumlah Saluran Masuk Pada Pengecoran Impeller turbin Crossflow Terhadap Cacat Permukaan Dan Porositas. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Berbagai metode dikembangkan untuk mendapatkan produk pengecoran yang lebih baik dari yang sudah ada salah satunya pengecoran menggunakan pasir cetak. Pengecoran pasir cetak adalah suatu proses pengecoran yang mana cetakan dibuat dengan menggunakan adonan dari campuran pasir silika ,bentonit dan air dan logam cair dituangkan ke dalamnya, dari pada itu menggunakan cetakan pasir cocok untuk membuat benda cor yang relatif besar. Pada penelitian ini menggunakan bahan aluminium paduan Al-Si-Mg(6061) dengan menggunakan fariasi saluran masuk (ingate)yang berjumlah 1,2,3., Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase porositas terus mengalami penurunan seiring berkurangnya jumlah saluran masuk (ingate) pada cetakan. Nilai porositas tertinggi rata- rata didapatkan pada saluran masuk (ingate) berjumlah 1 dengan nilai porositas yaitu 1,7252 % dan untuk nilai porositas yang terendah rata-rata didapat pada saluran masuk (ingate) berjumlah 3 yaitu sebesar 1,1568 %. Penurunan besarnya prosentase porositas disebabkan karena semakin cepatnya laju pembekuan dalam cetakan, maka semakin banyak saluran masuk dalam cetakan pasir maka logam cair akan cepat memenuhi rongga dalam cetakan dan mengalami pembekuan yang seragam., sehingga gas yang ada didalam logam cair akan terdorong keluar dari logam cair.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2013/96/051303519
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
Date Deposited: 22 Apr 2013 09:30
Last Modified: 21 Oct 2021 12:32
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142354
[thumbnail of SKRIPSI.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI.pdf

Download (12MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item