Pengelolaan Kawasan Konservasi Mangrove Pesisir Pantai Timur Surabaya (Studi Kasus: Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo)

Ardilamita, Dwimarsa (2011) Pengelolaan Kawasan Konservasi Mangrove Pesisir Pantai Timur Surabaya (Studi Kasus: Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Surabaya sebagai kota pantai termasuk daerah yang memiliki kawasan pesisir dan areal hutan mangrove . Pemanfaatan sumber daya wilayah pesisir yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan dapa t menurunkan kualitas lingkungan dan berlanjut dengan terjadinya kerusakan ekosistem wilayah pesisir. Kerusakan ekosistem pesisir dan laut yang terjadi pada sepanjang pesisir pantai timur Surabaya adalah rusaknya kawasan hutan mangrove. Ribuan hektar hutan mangrove yang terletak di pesisir pantai timur Surabaya rusak akibat adanya penebangan liar, pembukaan hutan untuk areal tambak dan alih fungsi lahan mangrove menjadi pemukiman serta adanya pencem aran pada areal hutan mangrove. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kawasan mangrove dan masyarakat, penyebab kerusakan hutan mangrove, dan menyusun pengelolaan kawasan konservasi mangrove dengan melibatkan masyarakat di Kelurahan Keputih pesisir pantai timur Surabaya. Metode analisi s yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis kebijakan, Analytic Hierarchy Process (AHP), analisis kemampuan dan kesesuaian lahan, dan analisis SWOT. Melalui penelitian ini diketahui karakteristik Kelurahan Keputih yang wilayah nya berdekatan dengan perairan pesisir pantai timur Surabaya yang memiliki area hutan mangrove dengan kondisi yang semakin menurun baik dari kualitas maupun kuantitas. Luas hutan mangrove yang ada di Kelurahan Keputih sebesar ± 112,36 Ha, dengan 6 jenis mangrove yang ada di Kelurahan Keputih, yaitu Ceriops Tagal (mentigi) , Rhizophora Apiculata (tanjang) , Rhizophora Mucronata (bakau) , Sonneratia Alba (prapat), Xylocarpus Granatum (nyirih) , dan Avicennia Marina (api-api). Sebagian besar masyarakat di Kelurahan Keputih memiliki tambak dan bekerja sebagai petani tambak. Aktivitas pertambakan ini merupakan mata pencaharian utama mereka. Bentuk partisipasi masyarakat yang ada di Kelurahan Keputih adalah berada pada tingkatan informing menurut Arnstein dimana masyarakat dipanggil rapat untuk maksud pemberian informasi sebuah rencana pembangunan oleh pemerintah. Selain itu, diketahui penyebab kerusakan hutan mangrove adalah konversi hutan mangrove menjadi areal permukiman dan perluasan lahan untuk areal tambak . Oleh karena itu, dibutuhkan arahan untuk pengelolaan kawasan konservasi mangrove pesisir pantai timur Surabaya dengan menetapkan kawasan konservasi wilayah pesisir dan pengelolaan hutan mangrove dengan melibatkan masyarakat Kelurahan Keputih pesisir pantai timur Surabaya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2011/264/ 051103509
Subjects: 300 Social sciences > 307 Communities > 307.1 Planning and development > 307.121 6 City planning
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaa Wilayah dan Kota
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 05 Mar 2012 10:11
Last Modified: 13 Mar 2024 02:20
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/140799
[thumbnail of DWIMARSA ARDILAMITA.pdf] Text
DWIMARSA ARDILAMITA.pdf

Download (12MB)

Actions (login required)

View Item View Item