Studi Optimasi Lahan Pada Daerah Irigasi Merancang Kabupaten Berau Kalimantan Timur Untuk Peningkatan Efisiensi Pertanian.

CristinaDwiYuliningtyas (2009) Studi Optimasi Lahan Pada Daerah Irigasi Merancang Kabupaten Berau Kalimantan Timur Untuk Peningkatan Efisiensi Pertanian. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia menuntut adanya peningkatan produksi pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari. Salah satu cara peningkatan produksi pangan tersebut adalah sapta usaha tani, diantaranya ekstensifikasi pertanian. Pada daerah studi ini, yaitu di Daerah Irigasi Merancang Kabupaten Berau Kalimantan Timur berusaha meningkatkan produksi pangan dengan meningkatkan lahan pertanian yang sebelumnya 1200 Ha menjadi 1500 Ha karena masih terdapatnya lahan pertanian yang belum dimanfatkan sebesar 300 Ha. Tentunya usaha tersebut disesuaikan dengan ketersediaan air yang ada terhadap pola tata tanamnya. Dari penggunaan data hidrologi, klimatologi, luas lahan, dan data ekonomi yang diambil dari Daerah Irigasi Merancang Kabupaten Berau Kalimantan Timur, sehingga didapat hasil pengolahan data yang dibutuhkan seperti evapotranspirasi potensial yang menggunakan metode Penman Monteith, kebutuhan air irigasi, debit andalan, volume air irigasi, serta manfaat ekonomi. Hasil akhir yang ingin diperoleh dari dari studi ini adalah berapa besar keuntungan maksimum yang dapat diperoleh berdasarkan pada luas lahan yang ditanami dengan memanfaatkan ketersediaan air irigasi yang ada. Pada analisa studi ini, perhitungan debit dihitung dengan menggunakan metode NRECA yang kemudian ketersediaan air irigasi dilakukan dengan analisa debit Q andalan 80%. Data debit andalan 80% itu digunakan sebagai pembanding terhadap kebutuhan air untuk alternatif pola tata tanam. Setelah dilakukan optimasi dari alternatif I – V ternyata alternatif II (palawija – padi/palawija – palawija) yang paling memenuhi ketersediaan airnya. Dari PTT terpilih tersebut diketahui kebutuhan air untuk periode I = 0,161 m 3 /dtk, periode II = 0,715 m 3 /dtk, periode III = 0,220 m 3 /dtk. Sedangkan nilai keuntungan maksimum berdasarkan program linier terhadap pola tata tanam terpilih pada Musim tanam I = Rp. 2.625.037.500,00, Musim tanam II = Rp. 7.624.425.000,00,Musim tanam III = Rp. 7.624.425.000,00.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2009/54/050900512
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 627 Hydraulic engineering > 627.5 Reclamations, Irrigation, related topics > 627.52 Irrigation
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pengairan
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 16 Mar 2009 09:52
Last Modified: 19 Oct 2021 21:30
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/140139
[thumbnail of 050900512.pdf]
Preview
Text
050900512.pdf

Download (5MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item