Alat Ukur Derajat Fermentasi Kakao Berdasarkan Perubahan Warna

MokhammadLuqmanHabibi (2007) Alat Ukur Derajat Fermentasi Kakao Berdasarkan Perubahan Warna. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil kakao ketiga terbesar di dunia. Proses fermentasi biji kakao bertujuan untuk memperbaiki dan membentuk cita rasa khas coklat serta mengurangi rasa sepat dan pahit pada biji. Parameter yang biasa dipakai oleh petani kakao dalam memperkirakan kualitas biji kakao hasil fermentasi adalah dengan melihat perubahan warna biji kakao selama proses fermentasi yang disebut derajat fermentasi. Penentuan derajat fermentasi menggunakan dua cara yaitu uji belah (cut test) dan analisis secara spektrofotometri yang memerlukan waktu yang lama dan tidak praktis. Skripsi ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat yang bisa digunakan untuk mengukur derajat fermentasi kakao sehingga dapat diketahui kualitas biji kakao hasil fermentasi. Sistem ini dirancang dengan menggunakan metode spektrofotometri sehingga yang dideteksi oleh alat ini adalah intensitas refleksi cahaya warna merah yang mempunyai panjang gelombang antara 640-700 nm yang dipancarkan pada kakao. Alat ini menggunakan sumber cahaya yang memancarkan cahaya merah dan sensor yang memiliki panjang gelombang 650 nm. Sensor yang digunakan adalah fotodioda OPT101. Sensor ini berfungsi mendeteksi perubahan intensitas cahaya pantul yang dipancarkan pada sampel bubuk kakao. Setelah itu keluaran sensor yang berupa tegangan disesuaikan oleh rangkaian pengkondisi sinyal agar sesuai dengan tegangan masukan ADC dan diolah oleh mikrokontroler ATmega8. Data yang telah diolah yang berupa derajat fermentasi akan ditampilkan melalui 7 segmen dalam satuan angka. Alat pengukur ini dapat menampilkan derajat fermentasi pada sampel yang terukur dengan jangkauan antara 0,4 sampai 1,85 dengan resolusi sebesar 0,01. Hasil pengujian alat menunjukkan kesalahan rata-rata dari alat sebesar 2,403 %. Adanya kesalahan pengukuran derajat fermentasi ini karena perubahan bidang pantul yang dibentuk sampel bubuk kakao akibat perataan sampel yang tidak sama. Hal ini mengakibatkan ketidakstabilan intensitas cahaya merah yang dipantulkan oleh sampel bubuk kakao yang mengenai field of view dari detektor fotodioda OPT101.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2007/604/050703256
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics > 621.3 Electrical, magnetic, optical, communications, computer engineering; electronics, lighting
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 27 Dec 2007 09:25
Last Modified: 27 Dec 2007 09:25
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/138807
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item