Penataan Sentra Industri Kerajinan Gerabah Banyumulek Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat.

BaiqHarlyWidayanti (2007) Penataan Sentra Industri Kerajinan Gerabah Banyumulek Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kerajinan gerabah merupakan salah satu sektor penyumbang pada PAD Propinsi NTB. Terdapat 3 sentra industri kerajinan gerabah di NTB yaitu sentra industri Banyumulek, sentra industri Masbagik Timur dan sentra industri Penujak, diantara ketiga sentra industri tersebut yang paling berkembang dan memiliki sumbangan terbesar yaitu sentra industri Banyumulek. Latar belakang penelitian ini adalah isu kurang berkembangnya sentra industri kerajinan gerabah sebagai objek wisata maupun sebagai sentra industri serta penjualan gerabah yang mengalami penurunan sampai 50%. Hal tersebut antara lain disebabkan karena sumber daya manusianya rendah sehingga hasil produk kurang bervariasi, kondisi fisik sentra industri yang kurang terawat, banyaknya fasilitas di sentra industri yang tidak termanfaatkan secara optimal serta adanya pengaruh ketidakstabilan keamanan di Negara Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik industri kerajinan gerabah di Desa Banyumulek meliputi kegiatan, lokasi, serta sarana prasarana penunjang industri. Merumuskan penyebab berkurangnya hasil produksi kerajinan gerabah, menyusun konsep dan strategi pengembangan sentra industri; serta menyusun arahan penataan sentra industri kerajinan gerabah. Motede penelitian yang digunakan dalam mengkaji karakteristik industri menggunakan motode analisis deskriptif untuk karakteristik. Untuk merumuskan faktor-faktor penyebab menurunnya hasil produksi digunakan akar masalah sedangkan untuk mengkaji mengenai konsep dan strategi pengembangan digunakan matrik eksternal internal, matrik grand strategy dan matrik SWOT. Dan untuk merumuskan upaya pengembangan sentra digunakan metode dovelopment dengan analisis tapak. Karakteristik sentra industri kerajinan gerabah Banyumulek merupakan industri kecil yang masih berada pada tingkat survival dengan hasil produk merupakan sektor basis. Hasil perhitungan shiftshare pertumbuhan wilayah -0,491 dan pertumbuhan proporsionalnya -0,109 dengan orientasi industri pada bahan baku (nilai IM = 2,33) dan tenaga kerja (100% berasal dari Desa Banyumulek). Permasalah utama yang menyebabkan jumlah produksi kerajinan gerabah berkurang antara lain karena tidak adanya tempat pelatihan untuk keterampilan pengrajin, tidak aktifnya pusat informasi, minimnya teknologi modern, kurangnya modal serta belum adanya penanggung jawab khusus sentra industri kerajinan gerabah Banyumulek. Berdasarkan matrik eksternal internal nilai total skor IFAS = 2,912 dan EFAS = 3,149, dan masuk dalam kuadran II dengan nilai (-0,11 , 0,161) sehingga strategi yang sesuai adalah pertumbuhan dengan konsentrasi integrasi horizontal dengan Agresif Maintanance Strategy. Arahan pengembangan kegiatan industri antara lain: membangun sentra pemasaran, membangun tempat pelatihan, meningkatkan bauran produk, harga, promosi dan distribusi, mempertahankan kontinuitas produk, menjalin kemitraan, mencari bahan baku pengganti, peningkatan penggunaan teknologi, mengadakan pelatihan, peningkatan keterampilan, mengadakan studi banding, mengaktifkan koperasi, mempemudah birokrasi peminjaman, memberikan bantuan modal, menegaskan perijinan usaha dan memperbaiki sistem manajemen. Arahan untuk peningkatan kualitas sarana prasarana dengan penambahan jumlah art shop menjadi 47 unit, peningkatan kontruksi jalan, membangun pedestrian dan peningkatan kualitas pelayanan untuk kebutuhan air bersih, listrik dan telepon. Arahan pengembangan tapak sentra industri antara lain menata sentra produksi, membangun sentra pemasaran, membangun kantor pengelola, membangun area parkir dan memperluas jaringan utilitas. Sedangkan arahan penataan tapak sentra pemasaran membangun sentra pemasaran dengan bangunan di dalamnya antara lain: kantor pengelola, show room, bangunan serbaguna, gudang, parkir, toilet, tempat makan, musholla, pusat informasi dan pos keamanan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2007/050701943
Subjects: 300 Social sciences > 307 Communities > 307.1 Planning and development > 307.121 6 City planning
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 24 Aug 2007 00:00
Last Modified: 21 Oct 2021 08:59
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/138415
[thumbnail of 050701943.pdf] Text
050701943.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (41kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (16kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (4kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_small] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (1kB)

Actions (login required)

View Item View Item