Dengan Bobot Badan Kambing Senduro Betina Di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang

Prastiyo, DwiSubakti (2016) Dengan Bobot Badan Kambing Senduro Betina Di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penentuan bobot badan seekor ternak secara umum ada dua metode, yaitu penimbangan dan pendugaan. Metode pendugaan umumnya dilakukan melalui ukuran-ukuran tubuh ternak, misalnya melalui lingkar dada, tinggi badan, dan panjang badan. Metode pendugaan ini memiliki keunggulan dalam hal kepraktisan, namun memiliki kendala dengan tingkat akurasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang pada tanggal 24 Januari hingga 24 Februari 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkar dada, panjang badan dan tinggi badan dengan bobot badan kambing Senduro betina. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah ternak kambing Senduro betina sebanyak 124 ekor, terdiri dari 49 ekor PI2, 23 ekor PI4, 34 ekor PI6, dan 18 ekor PI8. Peralatan yang digunakan dalam penelitian meliputi; timbangan gantung merk Morizt dengan kapasitas 200 kg dan ketelitian 1 Kg, pita ukur dan tongkat ukur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan purposive sampling. Variabel yang diukur viii adalah lingkar dada, panjang badan, dan tinggi badan. Hasil yang diperoleh dianalis nilai korelasi dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan bobot badan kambing Senduro betina dengan lingkar dada 0,95 (R2) 90,1%; panjang badan 0,80 dan (R2) 64,6%; tinggi badan 0,71 (R2) 50,1%. Tingkat penyimpangan pendugaan bobot badan berdasarkan persamaan regresi mulai yang terendah yaitu lingkar dada sebesar 6,37% dengan persamaan BB = -61,69+1,37LD, persamaan regresi panjang badan sebesar 12,48% dengan persamaan BB = -40,94+1,14PB, persamaan regresi tinggi badan sebesar 14,33% dengan persamaan BB = -65,92+1,48TB. Kesimpulan penelitian ini bahwa Ukuran tubuh lingkar dada dan panjang badan memiliki hubungan yang sangat erat dengan bobot badan, sedangkan tinggi badan memiliki hubungan yang erat dengan bobot badan. Saran untuk penelitian selanjutnya melakukan regresi berganda untuk mengkaji keeratan pada kambing Senduro betina pada penelitian selanjutnya karena kemungkinan memiliki hubungan yang lebih erat jika dibandingkan dengan regresi sederhana.

English Abstract

This research was conducted in the Senduro District, Lumajang Regency on January 24th until February 24th, 2016. The purpose of this research was to determine the relationship between chest girth (CG), body length (BL) and body height (BH) with doe body weight (BW) in senduro district, Lumajang. The material used were 124 Senduro doe, consist of 49 PI2, 23 PI4, 34 PI6, and 18 PI8. The research variable measured CG, BL and BW. The result of this study analysed with correlation value (r) and the coefficient of determination (R2). Body size of BW doe Senduro has given CG of correlation 0.95 and coefficient of determination 90.1%; BL of correlation 0.80 and coefficient of determination 64.6% and BH of correlation 0.71 and coefficient of determination 50.1%. Estimation of deviation rate BW based on regression equation of CG 6.37% to the equation BW = -61.69+1.37CG, the regression equation of BL 12.48% by the equation BW = -40.94+1,14BL, the regression equation of BH 14.33% by the equation BW = -65.92+1,48BH. vi The conclusion was CG most accurate variable estimate on BW of Senduro doe.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/2016/359/ 051610286
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Kustati
Date Deposited: 17 Oct 2016 14:20
Last Modified: 17 Oct 2016 14:20
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/137988
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item