Rancang Bangun Lahan Basah Buatan (Artificial Constructed Wetlands) Melalui Aliran Bawah Permukaan (Sub-Surface Flow) Setempat untuk Pengolahan Limbah Cair Greywater pada Unit Rumah.

Arrifzy, Achmad Qirmiziyush Shobah (2015) Rancang Bangun Lahan Basah Buatan (Artificial Constructed Wetlands) Melalui Aliran Bawah Permukaan (Sub-Surface Flow) Setempat untuk Pengolahan Limbah Cair Greywater pada Unit Rumah. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Peningkatan jumlah perumahan merupakan salah satu indikasi pertumbuhan ekonomi dalam suatu daerah namun jika peningkatan jumlah perumahan tidak didampingi oleh peningkatan kesadaran tentang lingkungan maka akan mengakibatkan timbulnya permasalahan lingkungan diantaranya adalah potensi limbah domestik yang besar yang tidak diimbangi dengan peningkatan badan air penerima baik dari aspek kapasitas maupun kualitasnya. Jumlah air limbah yang masuk ke dalam badan air sungai dapat melebihi daya tampung maupun daya dukungnya. Limbah domestik ini nantinya akan menimbulkan permasalahan yang beruntun jika tidak dilakukan pengelolaan yang baik, diantaranya adalah timbulnya permasalahan kesehatan yang kemudian akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Teknologi yang cocok digunakan dalam permasalahan ini adalah lahan basah buatan constructed wetlands aliran bawah permukaan atau sub-surface flow karena teknologi ini sederhana, perawatan yang tidak serumit instalasi pengolah air limbah pada umumnya dan dapat diterapkan pada sistem setempat, selain itu Sub-Surface Flow (SSF) dapat ditampilkan sebagai sebuah taman yang memiliki nilai estetika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain Sub- Surface Flow Wetlands (SSFW) on-site dengan estetika yang baik sesuai prinsip desain untuk mengolah greywater agar sesuai dengan baku mutu yang diinginkan. Metode perancangan pada penelitian ini berdasarkan panduan U.S. Environmental Protection Agency Office of Research and Development. Hasil dari penelitian menunjukkan desain SSFW pada unit rumah terbagi menjadi empat bangunan viii diantaranya, bangunan penampung, bangunan SSFW 1, bangunan SSFW 2, bangunan SSFW 3 dan bangunan SSFW 4 dengan panjang keseluruhan 29,52 m, lebar keseluruhan 0,659 m, sudut kemiringan 10 dan tinggi 0,3 m. SSFW menggunakan tanaman hias yaitu Cyperus alternifolius dan Cyperus papyrus. Perubahan pada struktur rumah terletak pada pagar dan ruang tamu lantai satu yang didasarkan oleh unity, harmony dan interest agar tercipta estetika yang baik. Debit air limbah tidak mempengaruhi laju penurunan BOD, COD, TSS dan waktu tinggal. Debit ratar-rata mempunyai persentase removal BOD, COD dan TSS berturut-turut sebesar 64%, 62% dan 19% dengan waktu detensi 1,58 hari atau 38 jam. Debit maksimum mempunyai persentase removal BOD, COD dan TSS berturutturut sebesar 58%, 60% dan 32% dengan waktu detensi 1,58 hari atau 38 jam. SSFW dapat menurunkan BOD dan COD hingga 90% berdasarkan teori, namun karena akar tanaman pada percobaan tidak menyebar merata, akibatnya kinerja SSFW tidak optimal.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/2015/641/051602876
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 15 Apr 2016 13:39
Last Modified: 24 Nov 2021 06:03
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/137657
[thumbnail of A5_full.pdf]
Preview
Text
A5_full.pdf

Download (10MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item