Pengaruh Imbangan Dan Lama Inkubasi Fermentasi Ampas Kecap Dan Onggok Oleh Brevibacterium Sp. Terhadap Komponen Serat Kasar

Fauzan, Abdu Azis (2015) Pengaruh Imbangan Dan Lama Inkubasi Fermentasi Ampas Kecap Dan Onggok Oleh Brevibacterium Sp. Terhadap Komponen Serat Kasar. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pakan Merupakan Salah Satu Faktor Yang Penting Dalam Usaha Peternakan Selain Breeding Dan Manajemen. Bahan Pakan Yang Berkualitas Berkesinambungan Dengan Keberhasilan Usaha Peternakan. Fermentasi Pakan Merupakan Salah Satu Teknologi Pengolahan Pakan Yang Bertujuan Meningkatkan Kualitas Bahan Pakan Tertentu Dengan Bantuan Mikroorganisme. Penelitian Ini Dilaksanakan Pada Tanggal 20 Januari – 20 Februari 2015 Di Laboratorium Nutrisi Dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Proses Fermentasi Dilaksanakan Pada Laboratorium Bioteknologi Fakultas Peternakan Univeritas Brawijaya. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Pengaruh Imbangan Dan Lama Inkubasi Fermentasi Ampas Kecap Dan Onggok Oleh Brevibacterium Sp. Terhadap Komponen Serat Kasar. Materi Yang Digunakan Adalah Ampas Kecap Dan Onggok Yang Sebelumnya Telah Digiling Terlebih Dahulu. Bakteri Yang Digunakan Adalah Brevibacterium Sp. Yang Didapat Dari Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang Dan Alat Yang Digunakan Adalah Timbangan Analitik, Autoklaf, Nampan, Kantong Plastik, Oven Serta Seperangkat Analisis Komponen Serat Kasar. Metode Yang Digunakan Adalah Metode Percobaan Laboratorium Dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Tersarang Dengan 2 Faktor Dan 3 Ulangan. Faktor Pertama Yaitu P1= Ampas Kecap 100% : Onggok 0%; P2= Ampas Kecap 75% : Onggok 25%; P3= Ampas Kecap 50% : Onggok 50%; P4= Ampas Kecap 25% : Onggok 75%; Dan P5= Ampas Kecap 0% : Onggok 100%. Faktor Kedua Yaitu T1= 0 Hari; T2= 2 Hari; T3= 4 Hari; T4= 6 Hari; Dan T5= 8 Hari. Variabel Yang Diamati Meliputi Neutral Detergent Fiber (NDF) (%), Acid Detergent Fiber (ADF) (%), Selulosa (%), Silika (%), Lignin (%), Dan Hemiselulosa (%). Tabulasi Data Dilakukan Dengan Program Microsoft Exel Data Dianalisis Menggunakan Analisis Of Varian (ANOVA), Apabila Diperoleh Hasil Yang Berbeda Atau Signifikan Maka Untuk Mencari Rataan Terbaiknya Dilanjutkan Dengan Uji Jarak Berganda Duncan,S. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Imbangan Dan Lama Inkubasi Fermentasi Ampas Kecap Dan Onggok Oleh Brevibacterium Sp. Memberikan Pengaruh Yang Sangat Nyata (P<0,01) Terhadap Kandungan NDF, ADF, Selulosa, Lignin, Silika Dan Hemiselulosa, Sehingga Hasil Analisis Dilanjutkan Dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s. Brevibacterium Sp. Merupakan Bakteri Proteolitik Sehingga Akan Tumbuh Optimal Pada Substrat Yang Mengandung Protein Atau N Yang Tinggi, Semakin Tinggi Nilai N Pada Substrat Maka Semakin Tinggi Kemampuan Brevibakterium Sp. Untuk Merombak Komponen Serat Kasar. Kandungan Komponen Serat Kasar Yang Menurun Pada Penelitian Diduga Karena Brevibacterium Sp. Mampu Menghasilkan Enzim Selulase Dalam Substrat Sehingga Kandungan Serat Kasar Dalam Perlakuan Dapat Menurun. Kandungan Komponen Serat Kasar Yang Meningkat Dalam Perlakuan Diduga Karena Setelah Brevibacterium Sp. Merombak Komponen Serat Kasar Kemudian Mati Akibat Nilai N Dalam Substrat Habis Dan Dihitung Sebagai Kandungan Komponen Serat Kasar. Kesimpulan Dari Penelitian Ini Adalah Imbangan Fermentasi Ampas Kecap 25% : 75% Onggok Pada Lama Inkubasi 2 Hari Mampu Menghasilkan Hasil Terbaik Pada Komponen Serat Kasar Berupa NDF, ADF, Selulosa, Lignin, Silika Dan Hemiselulosa, Maka Disarankan Untuk Selanjutnya Dilakukan Penelitian Tentang Kecernaan Secara In Vitro Dan Produksi Gas Sehingga Dapat Diketahui Hasil Kecernaanya

English Abstract

The research was conducted on 20th January to 20th February 2015 in the Biochemistry Laboratory and Animal Nutrition and Feed Science Laboratory Animal Husbandry Faculty University of Brawijaya. The aim of the study was to determine the effect of ratio and incubation time of soy sauce waste and tapioca waste fermented by Brevibacterium sp. to the crude fiber components. The material used consisting soy sauce waste and tapioca waste flours and bacteria used was Brevibacterium sp . The equipments used were analytical balance, autoclaves, trays, plastic bags, oven and set of crude fiber components analysis. Variables were observed Neutral Detergent Fiber (NDF) (%), Acid Detergent Fiber (ADF) (%), cellulose (%), silica (%), lignin (%), and hemicellulose (%). The method used was laboratory experiment with completely randomized design (CRD) nested design with two factors and three replications. The first factor was the ratio (P) with 5 level consisted of P1 = Soysauce waste 100% : Tapioca Waste 0% , P2 = Soysauce waste 75% : Tapioca Waste 25%, P3 = Soysauce waste 50% : Tapioca Waste 50%, P4 = Soysauce waste 25% : Tapioca Waste 75%, P5 = Soysauce waste 0% : Tapioca Waste 100%. The second factor was the incubation time (T) by aerobic fermentation consisted of T1 = 0 day, T2 = 3 days, T3 = 5 days, T4 = 7 days, and T5 = 8 days. Data were analyzed by using analysis of variance (ANOVA) and if obtained significantly different results then it would be followed by Duncans Multiple Range Test. The results showed that the ratio and the incubation time of soy sauce and tapioca wastes fermented by Brevibacterium sp. had highly significant effect (P <0.01) on the content of NDF, ADF, , hemicellulose, cellulose, lignin and silica. The conclusion from this study is the ratio of soy sauce waste 25%: 75% tapioca waste on incubation time 2 days is able to produce the best results of crude fiber components NDF, ADF, hemicellulose, cellulose, lignin and silica.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/2015/166/051504667
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 13 Jul 2015 13:23
Last Modified: 24 Nov 2021 02:15
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/137431
[thumbnail of SKRIPSI_PDF.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI_PDF.pdf

Download (4MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item