Pengaruh Penambahan Tepung Daun Lamtoro (Leucaena Leucocephala) Pada Pakan Terhadap Penampilan Pertumbuhan Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica)

Musthofa, AndhyRizal (2015) Pengaruh Penambahan Tepung Daun Lamtoro (Leucaena Leucocephala) Pada Pakan Terhadap Penampilan Pertumbuhan Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian Dilaksanakan Di Peternakan Rakyat Milik Bapak Iskandar Yang Berlokasi Di Desa Ampeldento, Karangploso, Malang. Penelitian Ini Dilakukan Selama Enam Minggu Mulai 30 September Sampai Dengan 18 November 2014. Analisis Proksimat Pakan Dan Pengolahan Tepung Daun Lamtoro Dilakukan Di Laboratorium Nutrisi Dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Pengaruh Tingkat Penggunaan Tepung Daun Lamtoro Terhadap Penampilan Pertumbuhan Puyuh Yang Meliputi Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan, Konversi Pakan Dan Umur Pertama Kali Bertelur Puyuh. Penelitian Ini Bermanfaat Sebagai Bahan Informasi Tentang Tingkat Penggunaan Tepung Daun Lamtoro Terhadap Performa Puyuh Yang Meliputi Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan, Konversi Pakan Dan Umur Pertama Kali Bertelur Yang Selanjutnya Dapat Digunakan Sebagai Acuan Penggunaan Tepung Daun Lamtoro Sebagai Pakan Puyuh. Materi Dan Metode Penelitian Ini Adalah 240 Ekor Puyuh Yang Dibagi Menjadi Empat Perlakuan Dan Enam Ulangan Dimana Setiap Ulangan Terdapat 10 Ekor Puyuh Yang Dipelihara Selama Tujuh Minggu Dengan Pengambilan Data Yang Meliputi Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan Dan Umur Pertama Kali Bertelur. Perlakuan Yang Diberikan Meliputi Puyuh Dengan Pakan Tanpa Tambahan Tepung Daun Lamtoro (P0), Pakan Dengan Tambahan Tepung Daun Lamtoro 2% (P1), Pakan Dengan Tambahan Tepung Daun Lamtoro 4% (P2) Dan Pakan Dengan Tambahan Tepung Daun Lamtoro 6% (P3). Data Yang Diperoleh Dianalisis Dengan Sidik Ragam (ANOVA) Dan Dilanjutkan Dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD). Variabel Yang Diamati Adalah Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan (PBB), Bobot Badan, Konversi Pakan Serta Umur Pertama Kali Bertelur. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Penambahan Tepung Daun Lamtoro Pada Pakan Memberikan Pengaruh Yang Tidak Nyata (P>0,05) Terhadap Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan Dan Konversi Pakan. Rataan Konsumsi Pakan Yang Didapatkan Yaitu P0 643,20±1,38 G/Ekor, P1 642,73±1,65 G/Ekor, P2 641,76±1,38 G/Ekor Dan P3 642,02±0,77 G/Ekor. Pertambahan Bobot Badan Yang Didapatkan Yaitu P0 136,13±5,67 G/Ekor, P1 134,17±4,49 G/Ekor, P2 133,80±5,23 G/Ekor Dan P3 132,17±3,55 G/Ekor, Dengan Konversi Pakan P0 4,73±0,19, P1 4,79±0,15, P2 4,80±0,19 Dan P3 4,86±0,13. Umur Pertama Kali Bertelur Puyuh Dicapai Pada Rataan P0 46,17±0,75 Hari, P1 50,00±1,10 Hari, P2 49,67±1,03 Hari Dan P3 49,50±1,22 Hari. Umur Bertelur Puyuh Dari Penelitian Ini Memperlihatkan Bahwa Puyuh Yang Diberi Pakan Ransum Kontrol Mengalami Masak Kelamin Yang Lebih Cepat (P<0,01). Hasil UJBD Terhadap Umur Pertama Kali Bertelur Puyuh Memperlihatkan Bahwa Penambahan Tepung Daun Lamtoro Dengan Taraf P1, P2 Dan P3 Memberikan Pengaruh Yang Nyata Terhadap P0, Tetapi Taraf Pemberian Tepung Daun Lamtoro Memberikan Pengaruh Yang Tidak Nyata. Hasil Penelitian Ini Menunjukan Bahwa Penambahan Tepung Daun Lamtoro Pada Pakan Puyuh Hingga Taraf 6% Dapat Memperlambat Umur Pertama Kali Bertelur Puyuh (50,0±1,10 Hari). Penambahan Tepung Daun Lamtoro 2% Memberikan Hasil Performans Puyuh Yang Sama Pada Konsumsi Pakan (642,73±165 G/Ekor), Pertambahan Bobot Badan (134,17±4,49 G/Ekor) Dan Konversi Pakan (4,79±0,15). Perlu Dilakukan Penelitian Lebih Lanjut Mengenai Taraf Penambahan Tepung Daun Lamtoro, Periode Pemeliharaan Puyuh Yang Dapat Diberikan Tepung Daun Lamtoro Dan Metode Detoksifikasi Yang Tepat Agar Tepung Daun Lamtoro Dapat Dimanfaatkan Sebagai Bahan Pakan Tambahan Pada Pakan Puyuh Fase Pertumbuhan Mengingat Potensi Lamtoro Yang Memiliki Kandungan Nilai Protein Yang Tinggi Serta Mudah Diperoleh.

English Abstract

Research Was Carried Out At The Iskandar Quail Farm In Ampeldento Village, Karangploso Subdistric, Malang Regency. This Study Aimed To Determine The Effect Of The Use Of Leucaena Leaf Meal On Quails Growth Performance. Two Hundred Fourty Quails Strain Coturnix Coturnix Japonica Aged 1 Week Used With That Feed Added Leucaena Leaf Meal (Leucaena Leucocephala) Were Divided Into 4 Treatments And 6 Replications In Which Each Replication Contained 10 Quails. Data Were Collected During Six Weeks From 30th September To 18th November 2014 With The Capture Data Include Feed Consumption, Weight Gain And Age Of First Laying In Which Treatments Compared Between Feed Without Addition Leucaena Leaf Meal (P0), Feed With An Addition 2% Leucaena Leaf Meal (P1), Feed With An Addition 4% Leucaena Leaf Meal (P2) And Feed With An Addition Leucaena Leaf Meal 6% (P3). Data Were Analyzed By Analysis Of Variance (ANOVA) And Followed By Duncans Multiple Range Test (DMRT) When The Variable Indicated Significant. Results Indicated That The Addition Of 6% Leucaena Leaf Meal In Quail Feed Can Slow The First Laying Quail Age (50 Days). The Addition Of 2% Leucaena Leaf Meal In Quail Feed Represented A Similar Quail Performance Particulary On Feed Consumption (642,73±1,65 G/Bird), Body Weight (134,17 ± 4,49 G/Bird) And Feed Conversion (4,79 ± 0,15).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/2015/110/051503636
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 02 Jul 2015 13:31
Last Modified: 20 Oct 2021 08:59
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/137370
[thumbnail of Skripsi.pdf]
Preview
Text
Skripsi.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item