Pengaruh Ekstrak Daun Kacang Babi Dan Ekstrak Daun Paitan Terhadap Reproduksi Dan Mortalitas Tungau Tetranychus Urticae

Muttaqin, Irvan Insanul (2018) Pengaruh Ekstrak Daun Kacang Babi Dan Ekstrak Daun Paitan Terhadap Reproduksi Dan Mortalitas Tungau Tetranychus Urticae. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tetranychus urticae merupakan salah satu Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dari golongan hama yang dapat menyerang beberapa tanaman budidaya. Salah satu upaya untuk meminimalisir serangan tungau T. urticae adalah penggunaan pestisida kimia. Upaya tersebut terbukti menurunkan populasi tungau T. urticae, namun menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan makhluk hidup disekitarnya. Dampak tersebut dapat dikurangi dengan beralih ke pestisida nabati. Mekanisme kerja dari pestisida nabati adalah memanfaatkan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam tanaman untuk menekan pertumbuhan dan perkembangan OPT. Tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati contohnya adalah tanaman kacang babi Tephrosia vogelii Hooker (Leguminosae) dan tanaman paitan Tithonia diversifolia Hemsley (Asteraceae). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Ekstrak Daun Kacang Babi (EDKB) dan Ekstrak Daun Paitan (EDP) terhadap reproduksi dan mortalitas tungau T. urticae. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Toksikologi Pestisida dan Laboratorium Hama Tumbuhan, Jurusan Hama Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya pada bulan Juni sampai Desember 2017. Penelitian terdiri dari tiga percobaan. Percobaan pertama adalah menentukan nilai LC50 dari EDKB dan EDP yang terdiri dari 6 konsentrasi yaitu masingmasing ekstrak 0,2; 0,4; 0,8 serta 0% sebagai kontrol. Masing-masing diulang sebanyak 4 kali dan didapatkan hasil LC50 EDKB 0,38% sedangkan EDP 0,75%. Nilai LC50 yang didapatkan selanjutnya digunakan sebagai perlakuan pada percobaan kedua. Percobaan kedua bertujuan mengetahui pengaruh EDKB dan EDP terhadap reproduksi tungau T. urticae. Percobaan tersebut diulang sebanyak 20 kali. Percobaan ketiga bertujuan untuk mengetahui pengaruh EDKB dan EDP terhadap mortalitas tungau T. urticae berbagai fase. Konsentrasi EDKB yang digunakan adalah 0,19; 0,38; 0,75 % sementara konsentrasi EDP 0,38; 0,75 dan 1,5%. Kemudian ditambah konsentrasi 0% sebagai kontrol dan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi EDKB dan EDP efektif menurunkan keperidian dan mempersingkat lama hidup tungau T. urticae. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah telur yang dihasilkan setalah aplikasi EDKB dan EDP yang lebih sedikit dibanding kontrol, serta lama hidup yang lebih singkat dibanding kontrol. EDKB dan EDP juga efektif dalam menyebabkan mortalitas pada semua fase tungau T. urticae. Mortalitas tertinggi terjadi pada konsentrasi tertinggi dari masing-masing ekstrak yaitu 0,75% EDKB dan 1,5% EDP. Semakin tinggi konsentrasi EDKB dan EDP semakin mampu menurunkan reproduksi dan semakin meningkatkan mortalitas tungau T. urticae berbagai fase.

English Abstract

Tetranychus urticae is one of the plant pest and disease that can attack a some cultivated plants. One of effort to minimize T. urticae mite attack is by using chemical pesticides. These efforts have been shown to decrease T. urticae mite populations, but have a negative impact on the environment and surrounding creatures. The impact can be reduced by using botanical pesticide. The work mechanism of botanical pesticides is to utilize the secondary metabolite compounds contained in the plant to press the growth and development of the pest. Plants that can be utilized as a botanical pesticide for example is Kacang Babi Tephrosia vogelii and Paitan Tithonia diversifolia. The aims from this research is to examine the effect of Kacang Babi Leaf Extract (KBLE) and Paitan Leaf Extract (PLE) on the reproduction and mortality of T. urticae mite. The research was conducted in Pesticide Toxicology Laboratory and Plant Pest Laboratory, Department Plant Pest and Disease, Agriculture Faculty, Brawijaya University from June to December 2017. The study consisted of three experiments. The first experiment is to determine the LC50 value of EDKB and EDP consisting of 6 concentrations of each extract 0.2; 0.4; 0.8 and 0% as control. Each was repeated 4 times and obtained LC50 of EDKB 0.38% and EDP 0.75%. The LC50 values are obtained were further used as treatments in the second experiment. The aims of the second experiment is to determine the effect of EDKB and EDP on the reproduction of T. urticae mite. The experiment was repeated 20 times. The aims of the third experiment is to determine the effect of EDKB and EDP on the mortality of the each phase T. urticae mites. EDKB concentrations are used is 0.19; 0.38; 0.75% while EDP concentrations are used is 0.38; 0.75 and 1.5%. Then by added 0% concentration as control and repeated 4 times. The results showed that the application of EDKB and EDP effectively decrease fecundity and shorten the life of T. urticae mite. It can be seen from the number of eggs produced after EDKB and EDP applications are fewer than the control, as well as a shorter life span than control. EDKB and EDP are also effective to causing mortality in all phases of T. urticae mite. The highest mortality was happened at the highest concentration of each extract 0.75% EDKB and 1.5% EDP. The higher concentrations of EDKB and EDP are increasingly capable to decreasing reproduction and increasing the mortality of the all phase of T. urticae mites.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2018/449/051808125
Uncontrolled Keywords: Pembasmian Hama, Ekstrak Daun Kacang Babi, Ekstrak Daun Paitan, Tungau Tetranychus Urticae
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 632 Plant injuries, diseases, pests > 632.9 General topics of pest and disease control
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 14 Mar 2019 07:31
Last Modified: 19 Oct 2021 06:01
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/13699
[thumbnail of IRVAN INSANUL MUTTAQIN.pdf]
Preview
Text
IRVAN INSANUL MUTTAQIN.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item