Analisis ekonomi usaha broiler di Desa Padangan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung

Puspitasari, Maharni (2011) Analisis ekonomi usaha broiler di Desa Padangan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pelaksanaan penelitian selama 1 bulan yaitu pada tanggal 05 Mei - 05 Juni 2011 di Desa Padangaan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. Tujuan penelitian adalah menganalisis kelayakan usaha Broiler peternak kemitraan dan mandiri meliputi: modal, biaya produksi, penerimaan, pendapatan, PBP, R/C ratio, BEP, di Desa Padangan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian adalah metode survey. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode total sampling yaitu mengambil seluruh anggota populasi peternak Broiler yang ada di Desa Padangan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung sebanyak 7 peternak yaitu 5 peternak kemitraan dan 2 peternak mandiri. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, interview, dan kuesioner. Data yang diperoleh dihitung menggunakan perhitungan ekonomi kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan usaha peternakan Broiler didesa Padangan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung adalah pendapatan rata-rata peternak kemitraan Rp. 11.613.406 per periode sedangkan pendapatan peternak mandiri Rp. 12.439.195 per periode. Pay Back Periode (PBP) rata-rata peternak kemitraan 26 periode sedangkan peternak mandiri 11 periode. Nilai Revenue Cost Ratio (R/C-ratio) rata-rata peternak kemitraan 1,09 per periode sedangkan peternak mandiri 1,16 per periode. Break Even Point (BEP) peternak kemitraan rata-rata BEP hasil 9.933 kg dan hasil produksi 10.843 kg, BEP harga Rp. 10.317,- dan harga out put Rp.11.966,-. Sedangkan peternak mandiri rata-rata BEP hasil 6.602 kg dan hasil produksi 9.028 kg, BEP harga Rp.11.216,- dan harga out put Rp.12.005,- per periode. Dapat disimpulkan bahwa peternak mandiri memiliki pendapatan yang lebih tinggi. Disarankan agar perusahaan inti lebih memperhatikan manajemen pada peternak plasma agar Pay Back Periode dapat lebih cepat.

English Abstract

This research was carried out in May 5th – June 5th 2011 at Padangan village, Ngantru District, Tulungagung Regency. This research is aimed to analyze broiler business adequacy of partnership and self-sufficient farmer includes: capital, production cost, receivable, income, PBP, R/C ratio, BEP. The taking sample method used is total sampling method. That is taking all existing broiler farmer at Padangan Vilage Ngantru District Tulungagung Regency as much 7 farmer, such 5 partnership farmer and 2 self-sufficient farmer. The result research showed that broiler husbandary business at Padangan Village Ngantru District Tulungagung Regency is obtaining earning in average of partnership farmer is Rp. 11.613.406 per period, while average earning of self sufficient farmer is Rp. 12.439.195 per period. Avarage PBP of partnership farmer during is 26 periods and the self-sufficient farmers 11 periods. R/C ratio value of partnership farmer is avarage 1,09 per period and the self-sufficient farmers 1,16 per period. BEP from result 9.933 Kg and production result 10.843 Kg, BEP of price Rp. 10.317 and out put price Rp. 11.966. while self-sufficient farmer had avarage of BEP result from 6.602 Kg and production result 9.028 Kg, price BEP Rp. 11.216 and out put price Rp. 12.005 per periode.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/2011/110/051105408
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 15 Feb 2012 10:16
Last Modified: 20 Oct 2021 15:43
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/136618
[thumbnail of 051105408.pdf]
Preview
Text
051105408.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item