Karakterisasi performans sapi Madura sonok di Pulau Madura

WikeAndreSeptian (2010) Karakterisasi performans sapi Madura sonok di Pulau Madura. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di empat Kabupaten di pulau Madura, kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan, mulai tanggal 17 Januari sampai 21 Maret 2010. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik performans sapi Madura sonok, meliputi perbedaan ukuran tubuh dan karakteristik fenotipe antara sapi Madura sonok dan sapi Madura bukan sonok. Penelitian ini dilakukan dengan pengamatan secara langsung di lapang, mengamati sifat kualitatif dan kuantitatif sapi Madura sonok dan sapi Madura bukan sonok. Sifat kuantitatif lingkar dada (cm), panjang badan (cm), tinggi badan (cm), berat badan (kg) dan sifat kualitatif berupa arah tanduk, warna kulit dominan, batas warna, warna pantat, lemak diantara kaki depan, garis punggung, warna bulu ekor. Hasil penelitian secara umum menunjukkan rataan ukuran statistik vital sapi Madura sonok lebih besar dari pada sapi Madura bukan sonok. Analisis ragam menunjukkan bahwa lingkar dada dan berat badan sapi Madura sonok dan sapi Madura bukan sonok terdapat perbedaan sangat nyata (P<0,01) pada kelompok umur 6 – 10 bulan, 12 – 18 bulan, dan 24 – 29 bulan. Sedangkan pada panjang badan dan tinggi gumba diketahui tidak terdapat perbedaan nyata (P<0,05) pada kelompok umur 6 – 10 bulan, 12 – 18 bulan, dan 2 – 29 bulan Hampir seluruh sapi Madura sonok yang diamati mempunyai gelambir tipis (95,33%) dan gelambir tebal (4,66%). Sedangkan pada sapi Madura bukan sonok mempunyai gelambir tipis (92,66%) dan gelambir tebal (7,33%). Sapi Madura sonok memiliki garis punggung lurus, seperti pada hasil pengamatan menunjukan sapi Madura sonok memiliki garis punggung lurus (90,66%) dan garis punggung cekung (9,33%). Sedangkan sapi Madura bukan sonok mempunyai garis punggung lurus (74,33%) dan garis punggung cekung (25,66%). sapi Madura sonok memiliki tanduk (100%) dan sapi Madura bukan sonok (95,33%) tidak memiliki tanduk (4,68%). Pertumbuhan tanduk pada sapi Madura sonok dan sapi Madura bukan sonok mengarah ke atas, hal ini dikarenakan sapi Madura sonok dan bukan sonok merupakan sapi Madura. Sapi Madura sonok dan sapi Madura bukan sonok memiliki warna dominan merah kecoklatan dengan batas warna yang tidak jelas dengan warna kaki putih smear. Demikian juga pada mulut dan mata,sapi Madura sonok dan bukan sonok memiliki mulut berwarna hitam dan terdapat lingkar mata hitam. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan diketahui sapi Madura sonok mempuyai rataan berat badan dan ukuran statistik vital lebih besar dibandingkan dengan rataan sapi Madura bukan sonok. Secara kualitatif sapi Madura sonok tidak berbeda dari sapi Madura bukan sonok, yang memiliki warna dominan merah kecoklatan dengan batas warna yang tidak jelas dengan warna kaki putih smear, memiliki gumba yang besar, bergelambir lebar, serta memiliki punggung lurus, punuk, dan mempunyai gelambir.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/2010/159/051003589
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 01 Dec 2010 09:52
Last Modified: 20 Oct 2021 14:54
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/136544
[thumbnail of 051003589.pdf]
Preview
Text
051003589.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item