Heritabilitas, Nilai Pemuliaan dan Korelasi Fenotip Statistik Vital Sapi Madura dan Persilangan Limousin-Madura Umur 18 – 24 Bulan

YuniarDwiRossyda (2010) Heritabilitas, Nilai Pemuliaan dan Korelasi Fenotip Statistik Vital Sapi Madura dan Persilangan Limousin-Madura Umur 18 – 24 Bulan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pengumpulan data penelitian dilaksanakan mulai tanggal 19 Januari sampai dengan 28 Januari 2010 di Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan, Madura. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengestimasi nilai heritabilitas dan korelasi fenotip statistik vital sapi Madura umur 18 – 24 bulan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan program pemuliaan ternak khususnya seleksi, sehingga dapat meningkatkan mutu genetik sapi Madura serta sebagai sumber informasi untuk penelitian selanjutnya. Materi penelitian ini adalah keturunan pertama sapi Madura sebanyak 59 ekor yang berasal dari 6 pejantan Madura dan keturunan pertama silangan sapi Limousin dengan Madura sebanyak 49 ekor yang berasal dari 4 pejantan Limousin. Metode penelitian menggunakan Rancangan Pola Searah dengan variabel pengamatan, yaitu statistik vital sapi Madura meliputi lingkar dada, panjang badan, tinggi gumba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendugaan nilai heritabilitas lingkar dada (LD), panjang badan (PB) dan tinggi gumba (TG) F1 sapi Madura sebesar 0,500±0,284; 0,636±0,308; 0,254±0,128. Nilai pemulaiaan tertinggi untuk LD dan TG dimiliki pejantan sapi Limousin nomor 89934 sedangkan untuk PB dimiliki pejantan sapi Limousin nomor 89704. Nilai korelasi fenotip antara lingkar dada dengan panjang badan dan lingkar dada dengan tinggi gumba memiliki korelasi sedang sebesar 0.349 dan 0.288, panjang badan dengan tinggi gumba memiliki korelasi rendah sebesar 0,013. Disimpulkan bahwa nilai heritabilitas statistik vital sapi Madura tergolong sedang dan memiliki hubangan yang erat. Disarankan untuk melakukan pengelompokan antara sapi sonok dengan sapi non sonok dan pemeliharaan sapi Madura harus diarahkan untuk perbaikan mutu genetik sapi Madura, salah satunya untuk ukuran statistik vital karena sapi Madura merupakan salah satu plasma nutfah Indonesia.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/2010/143/051003574
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 01 Dec 2010 10:27
Last Modified: 20 Oct 2021 14:40
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/136529
[thumbnail of 051003574.pdf]
Preview
Text
051003574.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item