Pengaruh lama siklus reproduksi terhadap fertilitas dan daya tetas lovebird (Agapornis fischery dan Agapornis roseicollis)

FaiqueNizarCordias (2008) Pengaruh lama siklus reproduksi terhadap fertilitas dan daya tetas lovebird (Agapornis fischery dan Agapornis roseicollis). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Papa Putih Kendalsari, Kecamatan Lowokwaru Malang, mulai tanggal 1 Maret sampai 1 Juni 2008. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh lama siklus reproduksi terhadap fertilitas dan daya tetas lovebird (Agapornis fischeri dan Agapornis roseicollis). Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk pemilihan spesies yang unggul pada burung lovebird yaitu spesies Agapornis fischeri atau Agapornis roseicollis. Materi yang digunakan untuk penelitian ini yaitu Burung lovebird jenis Agapornis fischeri dan Agapornis roseicollis yang berumur 1-1,5 tahun yang sedang berproduksi masing-masing sebanyak 10 pasang yang telah memasuki fase bertelur, mengeram, menetaskan telurnya dan membesarkan anak-anaknya. Dari hasil data keseluruhan di peternakan didapat rataan lama siklus reproduksi (%) sebesar 87,27±2,09 %, sehingga dapat diklasifikasikan sebagai siklus pendek jika kurang dari 87,27±2,09 % dan siklus panjang jika lebih dari 87,27±2,09 %. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan uji Statistik non Parametrik, dengan menggunakan Kruskal-Wallis test. Hasil analisa statistik menunjukkan bahwa lama siklus reproduksi tidak memberikan pengaruh pada fertilitas (%) dari masing-masing spesies maupun antar spesies (Hhitung < H(0,05)), yaitu pada spesies Agapornis fischeri dan Agapornis roseicollis. Pada daya tetas (%) juga tidak memberikan pengaruh (Hhitung < H(0,05)), baik pada masing-masing maupun antar spesies. Rataan fertilitas telur (%) pada spesies Agapornis fischeri, untuk siklus reproduksi pendek 72,67±30,04 % dan panjang sebesar 93,33±14,91 %; sedangkan pada spesies Agapornis roseicollis, untuk siklus reproduksi pendek 55,99±25,13 % dan yang panjang 85±22,36 %. Rataan daya tetas telur (%) pada spesies Agapornis fischeri, untuk siklus reproduksi pendek 55,67±32,18 % dan untuk yang panjang 86,67±18,25 %; sedangkan pada spesies Agapornis roseicollis, untuk siklus reproduksi pendek 49,33±25,99 % dan untuk yang panjang 80±20,92 %. Kesimpulan penelitian ini bahwa fertilitas maupun daya tetas telur pada spesies Agapornis fischeri dan Agapornis roseicollis tidak dipengaruhi oleh lama siklus reproduksi. Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah jumlah sampel penelitian agar pemilihan bibit lebih maksimal. Meskipun lama siklus reproduksi tidak berpengaruh terhadap fertilitas dan daya tetas dari kedua spesies, namun perlu mendapatkan perhatian lebih, karena dalam segi ekonomis sangat berarti.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/2008/148/0508033325
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Unnamed user with email repository.ub@ub.ac.id
Date Deposited: 30 Oct 2008 11:14
Last Modified: 20 Oct 2021 12:46
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/136241
[thumbnail of 050803325.pdf]
Preview
Text
050803325.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item