Pengaruh Lama Penyimpanan Kefir Susu Kambing Terhadap Aktivitas Antimikroba Dan Kadar Alkohol

AgungPrasetyo (2010) Pengaruh Lama Penyimpanan Kefir Susu Kambing Terhadap Aktivitas Antimikroba Dan Kadar Alkohol. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 6 sampai dengan 30 Maret 2009 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan, Laboratorium Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Malang, dan Laboratorium Biomolekul Universitas Brawijaya Malang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perlakuan lama penyimpanan kefir susu kambing terhadap aktivitas antimikroba dan kadar alkohol yang terbentuk. Kegunaan penelitian ini adalah sebagai masukan dan informasi kepada mahasiswa, industri dan masyarakat tentang lama penyimpanan kefir susu kambing terhadap aktivitas antimikroba dan kadar alkohol yang terbentuk Materi penelitian adalah susu kambing yang difermentasikan dengan kefir grain. Metode yang digunakan adalah percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan adalah penyimpanan kefir dalam refrigerator dengan suhu 4 + 1oC sebagai berikut: (P0) tanpa perlakuan penyimpanan,(P2) perlakuan penyimpanan selama 2 hari, (P4) perlakuan penyimpanan selama 4 hari, (P6) perlakuan penyimpanan selama 6 hari. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Variabel yang diukur meliputi daya aktivitas antimikroba secara difusi agar dan kadar alkohol, serta didukung dengan pengujian pH, kadar protein, kadar lemak dan berat molekul fraksi protein. Data dianalisa dengan analisis ragam yang dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan untuk mengetahui perlakuan yang memiliki perbedaan pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama penyimpanan memberikan perbedaan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap pH, kadar lemak kadar alkohol dan aktivitas antimikroba. Lama penyimpanan 2 hari menunjukkan perlakuan terbaik dengan kandungan pH 4,04; kadar protein kefiran 5,2%; kadar protein supernatan kefir 0,5%; kadar lemak 2,03%; kadar alkohol 0,24%; 0,06 mm and 2,12 mm aktivitas antimikroba. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah lama penyimpanan kefir susu kambing dalam refrigerator dapat menurunkan pH dan kadar lemak serta meningkatkan kadar alkohol serta daya aktivitas antimikroba terhadap E.coli. Lama penyimpanan 2 hari merupakan produk yang menghasilkan kefir dengan pH, kadar lemak, kadar alkohol dan aktivitas antimikroba yang optimum. Disarankan untuk menggunakan lama penyimpanan kefir susu kambing dalam refrigerator tidak lebih dari 2 hari agar diperoleh aktivitas antimikroba dan kadar alkohol yang optimum. Serta disarankan untuk mempelajari komponen antimikroba yang terdapat dalam kefir susu kambing.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/20010/49/051000957
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 24 Mar 2010 11:01
Last Modified: 20 Oct 2021 04:18
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/135980
[thumbnail of 051000957.pdf]
Preview
Text
051000957.pdf

Download (10MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item