Karakteristik Protein Plasma Darah Ikan Mas (Cyprinus carpio L) Yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila

AstridIndriati (2009) Karakteristik Protein Plasma Darah Ikan Mas (Cyprinus carpio L) Yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Parasit & Penyakit Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang pada bulan Agustus – September 2008. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik gambaran dan jumlah protein plasma darah ikan mas yang diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila Kegunaan penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi ilmu pengetahuan tentang karakteristik gambaran dan jumlah protein plasma darah ikan mas yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila . Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode eksperimen. Metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti suatu objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang Metode eksperimen yaitu mengadakan percobaan untuk melihat suatu hasil atau hubungan kausal antara variabel-variabel yang diselidiki. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan dua kali ulangan. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini adalah perbedaan kepadatan bakteri Aeromonas hydrophila , yakni 10 4 sel/ml (perlakuan A), 105 sel/ml (perlakuan B), 106 sel/ml (perlakuan C) dan 107 sel/ml (perlakuan D). Berdasarkan hasil uji elektroforesis SDS-PAGE ternyata bahwa protein plasma darah ikan mas yang terinfeksi memiliki kisaran berat molekul 121,76 kDa; 109,92 kDa; 104,44 k Da; 95,91 kDa; 86,58 kDa; 75,54 kDa; 68,20 kDa; 62,62 kDa; 55,58 kDa; 44,53 kDa; 26,70 kDa: 12,39 kDa; dan 10,45 kDa. Berdasarkan hasil uji dengan menggunakan spektrofotometer ternyata bahwa kadar protein ikan mas yang terinfeksi mengalami penurunan jumlah protein. Hal ini terbukti bahwa pada ikan yang diberi kepadatan bakteri yang tinggi, jumlah protein yang muncul lebih sedikit. Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian ini, disarankan untuk perlu dilakukannya penelitian lebih lanjut dengan menjadikan penelitian ini sebagai data awal bahwa protein dengan berat molekul 10,45 – 121,76 kDa, adalah berat molekul protein yang terkena infeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Dan selanjutnya melakukan penelitian lebih lanjut tentang uji hemaglutinasi yang nantinya bisa dijadikan bahan imunostimulan bagi ikan mas yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/209/22/050901910
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 04 Dec 2009 09:35
Last Modified: 20 Oct 2021 04:00
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/135963
[thumbnail of 050901910.pdf]
Preview
Text
050901910.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item