Perencanaan Bisnis Pengembangan Usaha Kerupuk Ikan Balak (Saurida Tumbil ) Pada Home Industri Cap “Dua Ikan” Kelurahan Brondong Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Jawa Timur

MuhammadIqbalFirmansyah (2016) Perencanaan Bisnis Pengembangan Usaha Kerupuk Ikan Balak (Saurida Tumbil ) Pada Home Industri Cap “Dua Ikan” Kelurahan Brondong Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ikan balak (Saurida tumbil) merupakan ikan bersifat non ekonomis dikarenakan daya jualnya yang rendah dan kurang digemari oleh masyarakat. Ikan yang banyak ditemukan dan ditangkap pada perairan tropis ini ternyata kaya akan kandungan gizi seperti protein. Pada kondisi segar ikan balak mengandung protein sebesar 15%. diperlukannya disverifikasi produk agar bernilai ekonomis salah satu dengan dijadikan bahan dasar campuran kerupuk. Usaha pembuatan kerupuk ikan balak cap “Dua Ikan” ,merupakan usaha kecil dan menengah yang bergerak dalam bidang pengolahan hasil perikanan berupa ikan balak yang diolah menjadi jenis produk makanan ringan yakni kerupuk ikan balak. Dengan adanya usaha yang bergerak dalam pembuatan kerupuk ikan balak diperlukan analisis tentang aspek-aspek yang mendukung usaha pembuatan kerupuk ikan balak, kelayakan usaha serta srategi pengembangan usaha pada usaha pembuatan kerupuk ikan balak cap “Dua Ikan”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis 1. Aspek teknis, aspek manjemen, aspek pemasaran, aspek finansiil pada usaha pembuatan kerupuk ikan balak di Home Industri cap “Dua Ikan” 2. Menganalisis strategi pengembangan dengan analisis SWOT pada usaha pembuatan kerupuk ikan balak pada Home Industri cap “Dua Ikan” 3. Menyusun rencana strategis kelayakan finansiil pengembangan usaha pembuatan kerupuk ikan balak cap “Dua Ikan”. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan menggunakan studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, kuesioner, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data yang digunkaan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Deskriptif kualitatif meliputi aspek teknis, aspek manajemen, aspek pemasaran, dan analisis SWOT. Deskriptif kuantitatif untuk aspek finansiil jangka pendek dan jangka panjang. Aspek teknis pada usaha pembuatan kerupuk ikan masih secara semi modern karena semua sampai proses pembuatannya mulai dari pengolahan ikan balak sampai dalam kemasan dengan menggunakan tenaga manusia dan dibantu oleh mesin. Aspek teknis dalam usaha pembuatan kerupuk ikan balak cap “Dua Ikan” meliputi proses sebagai berikut: sarana yang terdiri dari bahan baku, air, peralatan produksi seperti mesin pengaduk dan pemotong cetakan adonan. Prasarana meliputi kondisi jalan yang memadai, tersedianya sumber tenaga listrik dan sistem komunikasi. Aspek manajemen usaha pembuatan kerupuk ikan balak meliputi: perencanaan sumber dana, perencanaan proses produksi, perencanaan terhadap target-target usaha yang ingin dicapai. Pengorganisasian dalam struktur tenaga kerja sudah terstruktur dengan baik. Penggerakan yang dilakukan oleh pemilik usaha agar lebih termotivasi sehingga dapat bekerja dengan giat, selain itu dilakukan sistem pengawasan dalam kegiatan produksi agar dapat berjalan secara efektif dan efisien. Aspek pemasaran Usaha pembuatan kerupuk ikan balak cap “Dua Ikan” meliputi produk yaitu kerupuk ikan balak mentah, penetapan harga yang ditetapkan oleh pemilik usaha Ibu Omani ditentukan berdasarkan biaya yang dikeluarkan dalam memproduksi kerupuk ikan balak. Perbedaan harga dari pemilik sebesar Rp. 18.000 sementara harga jual pada agen Rp. 21.000, sedangkan dari pengecer ke konsumen sebesar Rp. 22.000. Margin pemasaran didapatkan nilai sebesar Rp. 8.274-12.274/kilogram, sedangkan pada saluran pemasaran yang dilakukan secara langsung yaitu dijual langsung kepada konsumen dan tidak langsung yaitu melalui pedagang perantara. Aspek finansiil pada usaha pembuatan kerupuk ikan balak cap “Dua Ikan” meliputi analisis jangka pendek dan jangka panjang. Analisis jangka pendek selama setahun rata-rata diperoleh penerimaan sebesar Rp. 224.640.000, RC Ratio sebesar 1,591. BEP sales Rp. 43.123.093, sedangkan nilai BEP Unit kerupuk ikan balak sebesar 2.393 Kg. Keuntungan sebesar Rp. 64.571.300. Rentabilitas usaha sebesar 45,87%. Analisis jangka panjang selama sepuluh tahun (2016-2026) diperoleh net present value sebesar Rp. 242.704.429, net benefit cost ratio sebesar 8,35, internal rate of return sebesar 148% dan payback period/waktu pengembalian modal sekitar 0,68 Tahun. Berdasarkan hasil dari analisis SWOT terletak dikuadran satu (I) yaitu menggunakan strategi SO (strengths opportunities), cara yang bisa dilakukan dengan cara mengoptimalkan kekuatan dan memanfaatkan peluang yang ada. Strategi pengembangan yang harus dilakukan meliputi mengoptimalkan sumberdaya alam, meningkatkan permintaan pasar, dan menjaga komunikasi yang baik dengan instansi yang mendukung perkembangan usaha. Analisis perencanaan bisnis pengembangan usaha pembuatan kerupuk ikan balak cap “Dua Ikan” antara lain: menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dengan pelanggan tetap/agen/distributor, memperluas jaringan pasar mencari dan menambah pelanggan daripada produk kerupuk ikan balak cap “Dua Ikan”, menyisihkan dan menginvestasikan sebagian keuntungannya untuk tempat usaha guna memperluasnya, meningkatkan kapasitas produk dan jenis olahan ikan balak. Perencanaan bisnis finansiil pengembangan pada usaha pembuatan kerupuk ikan balak cap “Dua Ikan” meliputi analisis jangka pendek dan jangka panjang. Permodalan dan biaya pada analisis jangka pendek selama setahun dengan modal tetap Rp. 64.410.820, modal kerja sebesar Rp. 172.575.700, biaya tetap sebesar Rp. 19.793.500, biaya variabel sebesar Rp. 151.464.200, dengan rata-rata diperoleh penerimaan sebesar Rp. 280.800.000, RC Ratio sebesar 1,639, BEP sales Rp. 42.973.521, sedangkan nilai BEP Unit kerupuk ikan balak sebesar 3.376 Kg, keuntungan sebesar Rp. 90.822.300. Rentabilitas usaha sebesar 53.03%. Analisis jangka panjang selama sepuluh tahun (2017- 2026) diperoleh net present value sebesar Rp.819.055.036, net benefit cost ratio sebesar 15,51, internal rate of return sebesar 197% dan payback period/waktu pengembalian modal sekitar 0,52 Tahun.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2016/673/051608226
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Sosial Ekonomi Agrobisnis Perikanan
Depositing User: Sugiantoro
Date Deposited: 25 Aug 2016 15:48
Last Modified: 21 Oct 2021 12:19
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/135418
[thumbnail of Artikel_Skripsi.pdf]
Preview
Text
Artikel_Skripsi.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of laporan_skripsi.pdf]
Preview
Text
laporan_skripsi.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item