Pengaruh Angin Terhadap Pembentukan Arah dan Kecepatan Arus Permukaan Di Wilayah Utara dan Selatan Jawa Timur.

Wibianto, SetyoAngger (2016) Pengaruh Angin Terhadap Pembentukan Arah dan Kecepatan Arus Permukaan Di Wilayah Utara dan Selatan Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Angin adalah udara yang bergerak karena efek dari rotasi bumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara di sekitarnya. Angin bergerak dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah dengan tekanan rendah. Arus air laut adalah pergerakan massa air secara vertikal dan horisontal sehingga menuju keseimbangannya. Arus juga merupakan gerakan mengalir suatu massa air yang dikarenakan tiupan angin atau perbedaan densitas atau pergerakan gelombang panjang. Tenaga angin memberikan pengaruh terhadap arus permukaan (atas) sekitar 2% dari kecepatan angin itu sendiri. Kecepatan arus ini akan berkurang sesuai dengan makin bertambahnya kedalaman perairan sampai pada akhirnya angin tidak berpengaruh pada kedalaman 200 meter. Setelah itu akan timbul suatu aliran arus dimana makin dalam suatu perairan maka arus yang terjadi pada lapisan-lapisan perairan akan dibelokan arahnya. Hubungan ini dikenal sebagai Spiral Ekman, arah arus menyimpang 45° dari arah angin dan sudut penyimpangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik angin dan arus baik pola maupun kecepatanya yang kemudian akan di teliti seberapa besar pengaruh angin dalam membentuk arus pada perairan utara dan selatan Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Situbondo, Lamongan, Malang selatan dan Banyuwangi pada bulan November 2015. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah dengan mendownload data prediksi dari Ocean Surface Current Analysis Real-time (OSCAR) dan European Center for Medium-Range Weather Forecast (ECMWF) meliputi arus dan angin baik pola maupun kecepatanya dalam kurun waktu 10 tahun yaitu tahun 2005 – 2015. Kemudian menggunakan data dari lembaga Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Maritim (BMKG) di Tanjung Perak, Surabaya yang berupa data arus dan data angin dalam periode 1 tahun pada wilayah perairan Malang Selatan dan Banyuwangi selama tahun 2014. Setelah itu dilakukan pengambilan data observasi lapang di wilayah perairan Lamongan dan Situbondo dengan menggunakan current meter sebagai validasi dari data sebelumnya. Kemudian dari data yang diperoleh akan diolah dan dibandingkan hasilnya dengan teori dari Bernawis Lamonal serta ditinjau bagaimana penyimpanganya berdasarkan Ekman Spiral. Hasil Penelitian yang diperoleh adalah perberdaan pola angin di perairan pesisir utara angin dominan berasal dari barat dengan kecepatan sebesar 7.24 m/s sedangkan untuk pesisir selatan angin dominan berasal dari arah selatan dengan kisaran kecepatan 5.31 m/s. Perbedaan pola arus di wilayah pesisir utara arah arus berasal dari arah barat daya dengan kisaran kecepatan 0.21 m/s. Sedangkan untuk pesisir selatan arah arus berasal dari selatan dengan kecepatan 0.23 m/s. Pengaruh angin terhadap pembentukan arah dan kecepatan arus didapatkan dengan hasil arah arus menyimpang sebesar 48.79° untuk pesisir utara, kemudian arus menyimpang sebesar 14.95° untuk pesisir selatan. Keduanya dominan bahwa arah arus berada di sebelah kiri dari arah angin. Sedangkan untuk kecepatan angin dalam membentuk kecepatan arus pada pesisir utara didapatkan hasil sebesar 2.94% dan pada pesisir selatan 4.27%.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2016/53/0516603677
Subjects: 300 Social sciences > 338 Production > 338.3 Other extractive industries > 338.37 Products > 338.372 Products of fishing, whaling, hunting, trapping
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Indah Nurul Afifah
Date Deposited: 29 Apr 2016 09:13
Last Modified: 20 Oct 2021 11:25
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/135249
[thumbnail of Setyo_Angger_Wibianto_115080600111034_Laporan_Skripsi.pdf]
Preview
Text
Setyo_Angger_Wibianto_115080600111034_Laporan_Skripsi.pdf

Download (6MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item