Analisis Kualitas Air dan Potensi Perairan Tambak di Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya Jawa Timur

Pramesty, CyntiaAnggi (2015) Analisis Kualitas Air dan Potensi Perairan Tambak di Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kecamatan Gunung Anyar sebagai salah satu sentra budidaya tambak di Kota Surabaya memiliki suatu kelompok tani yang diberi nama “Roh Kelem” yang tepatnya berada di Kelurahan Gunung Anyar Tambak. Seiring kemajuan teknologi, dalam era otonomi daerah saat ini sangat menuntut Kota Surabaya untuk mengembangkan wilayahnya hingga daerah-daerah pesisir sekalipun. Hal ini diperkirakan akan mempengaruhi produktivitas tambak karena limbah dari aktivitas tersebut dibuang ke sungai yang mengalir ke laut, dan aliran dari sungai ini yang menjadi sumber air bagi kegiatan budidaya. Perkiraan potensi suatu perairan budidaya merupakan hal yang penting dan kompleks untuk kelangsungan kegiatan budidaya itu sendiri dalam pencapaian hasil produksi. Penurunan kualitas air karena adanya pencemaran maka secara otomatis hal ini akan mempengaruhi potensi tambak dan kegiatan budidaya yang berlangsung. Maka dari itu perlu adanya analisa kualitas air dan potensi perairan guna mengetahui kondisi perairan dan kemampuan produksi tambak. Penelitian ini dilaksanakan di tambak tradisional budidaya polikultur ikan bandeng dan udang windu, di Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan dengan analisis kualitas air berdasarkan parameter fisika, kimia, identifikasi fitoplankton dan klorofil-a di Laboratorium Lingkungan dan Bioteknologi Perairan, Universitas Brawijaya Malang yang dilaksanakan pada bulan Juni 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kualitas air dan potensi tambak di Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya Jawa Timur. Karena dengan mengetahui kualitas air dan potensi perairan maka akan dapat mengetahui kelangsungan produksi tambak tersebut dalam upaya pengembangan budidaya tambak di Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya di masa mendatang. Materi dalam penelitian ini adalah potensi perairan dengan pendekatan produktivitas primer dengan menggunakan metode klorofil-a, dan untuk parameter kualitas air yang diukur meliputi suhu, kecerahan, pH, oksigen terlarut, CO2 bebas, nitrat, ortofosfat dan fitoplankton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif observasional dan teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi langsung di lapangan dan wawancara. Pengambilan sampel dilakukan di tambak pada 4 titik pengambilan sampel yaitu saluran air, inlet atau outlet, tengah dan bagian tepi tambak sebanyak 3 kali pengambilan sampel dengan selang waktu pengambilan selama 7 hari sekali. Data analisis kualitas air yang diperoleh yaitu parameter fisika didapatkan bahwa suhu berkisar antara 28 – 31 °C, kecerahan berkisar antara 20 – 32 cm. Parameter kimia didapatkan pH berkisar antara 7 – 8, DO berkisar antara 1,93 – iv 7,79 mg/l, CO2 bebas berkisar antara 6,79 – 23,97 mg/l, nitrat berkisar antara 0,057 – 0,194 mg/l dan ortofosfat berkisar antara 0,048 – 0,168 mg/l. Dari hasil pengukuran parameter fisika dan kimia menunjukan kondisi perairan di tambak budidaya ikan bandeng ini kurang menunjang untuk kegiatan budidaya. Hal ini dapat dilihat dari parameter kualitas air yaitu nitrat yang rendah dan ortofosfat yang cenderung tinggi. Hal ini dapat memicu ketidakseimbangan pertumbuhan fitoplankton yang merupakan pakan alami bagi ikan. Karena fitoplankton yang baik untuk perairan (alga hijau) lebih membutuhkan jumlah nitrat yang lebih banyak daripada ortofosfat. Dari hasil pengukuran klorofil-a didapatkan nilai berkisar antara 7,34 – 14,24 mg/m3 dan tergolong mesotrofik, sementara untuk hasil produktivitas primer didapatkan nilai berkisar antara 2,82 – 4,22 gr c/m2/hari. Untuk nilai kelimpahan fitoplankton berkisar antara 89.852 – 180.168 ind/l atau tergolong eutrofik dengan kelimpahan tertinggi dari divisi Chrysophyta. Dan menurut nilai indeks diversitas berkisar antara 1,97 – 2,47 dimana nilai tersebut menunjukan indeks diversitasnya sedang. Berdasarkan hasil perhitungan potensi perairan tambak berdasarkan nilai produktivitas primer di atas didapatkan rata-rata produksi ikan sebesar 2.590,17 kg ikan/1ha/120hari. Sementara hasil produksi ikan di tambak sebesar 800 kg. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa produksi ikan yang didapatkan di tambak tersebut masih rendah dan tidak melebihi potensi perairan tambak berdasarkan perhitungan produktivitas primer. Dari data penelitian diatas didapatkan hasil potensi yang tinggi namun hasil produksi yang didapatkan di tambak masih rendah. Sementara itu untuk kondisi kesuburan perairan didapatkan kondisi yang cukup subur untuk pertumbuhan fitoplankton. Sementara itu kondisi poduktivitas primer yang tinggi mampu menyediakan fitoplankton sebagai pakan alami yang cukup banyak namun tidak mampu mendukung pertumbuhan ikan bandeng. Hal ini dikarenakan kebiasaan makan ikan bandeng yang menjadikan makanan alami berupa klekap atau fitoplankton dari jenis Chlorophyta sebagai makanan utamanya, sedangkan berdasarkan hasil penelitian jenis fitoplankton yang melimpah pada tambak adalah dari jenis Chrysophyta. Sehingga hal ini menyebabkan keberadaan fitoplankton di perairan tambak masih cukup melimpah. Berdasarkan analisis kualitas air kondisi perairan cenderung kurang stabil sehingga berdampak pada potensi perairan yaitu hasil produksi tambak yang masih tergolong rendah, dikarenakan produktivitas primer yang tinggi dan menyebabkan keberadaan fitoplankton yang melimpah. Maka dari itu perlu adanya upaya peningkatan produksi tambak yaitu dengan cara melakukan pengelolaan tambak yang lebih baik lagi, salah satunya dengan cara menambahkan nitrat pada tambak melalui pemupukan susulan. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan jenis fitoplankton yang baik untuk perairan dan pakan alami yang lebih disukai oleh ikan bandeng.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2015/657/051600327
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.9 Other natural resources > 333.91 Water and lands adjoining bodies of water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Indah Nurul Afifah
Date Deposited: 16 Feb 2016 10:00
Last Modified: 20 Oct 2021 13:48
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/134540
[thumbnail of LAPORAN_SKRIPSI.pdf] Text
LAPORAN_SKRIPSI.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (32kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (13kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (3kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_small] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (1kB)

Actions (login required)

View Item View Item