Analisis Pola Pergerakan Arus Terhadap Distribusi Ukuran Butiran Sedimen Di Daerah Muara Sungai Wonorejo, Rungkut, Kota Surabaya

Bahtiar, MohSyahrul (2015) Analisis Pola Pergerakan Arus Terhadap Distribusi Ukuran Butiran Sedimen Di Daerah Muara Sungai Wonorejo, Rungkut, Kota Surabaya. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Muara Sungai Wonorejo, Rungkut, Surabaya merupakan salah satu muara sungai terbesar di Provinsi Jawa Timur dengan memilik panjang muara hampir 1km. Muara sungai Wonorejo merupakan salah satu tempat wisata mangrove yang ada di Surabaya yang di kelola oleh lembaga Dinas Pertanian. Kawasan Muara Sungai Wonorejo ini lokasinya berseberangan dengan tambak-tambak milik masyarakat yang masih aktif. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui kecepatan dan arah arus secara horisontal, dapat mengetahui ukuran partikel dan jenis sedimen, dan dapat mengetahui hubungan kecepatan arus terhadap ukuran butiran sedimen. Metode pengukuran ukuran butir sedimen menggunakan metode ayakan dan dilanjutkan dengan metode hidrometer. Adapun alat yang dipakai dalam penelitian ini yaitu Current Meter Type Flow Watch s/n: 12061246 untuk mengambil data arus dan ekman grab untuk mengambil sedimen. Hasil rata-rata kecepatan arus pasang pada stasiun 1 sebesar 0,38 m/s, stasiun 2 sebesar 0,36 m/s, stasiun 3 sebesar 0,28 m/s, stasiun 4 sebesar 0,36 m/s, stasiun 5 sebesar 0,34 m/s, stasiun 6 sebesar 0,09 m/s, stasiun 7 sebesar 0,20 m/s, stasiun 8 sebesar 0,16 m/s, stasiun 9 sebesar 0,32 m/s, stasiun 10 sebesar 0,08 m/s, stasiun 11 sebesar 0,13 m/s, stasiun 12 sebesar 0,23 m/s, stasiun 13 sebesar 0,18 m/s, dan stasiun 14 sebesar 0,19 m/s. Untuk hasil rata-rata diameter ukuran partikel sedimen pada stasiun 1-3 memiliki ukuran diameter rata-rata sebesar 0,19 mm. Pada stasiun 4-14 memiliki ukuran diameter rata-rata sebesar 0,32-0,33 mm. Pada stasiun 1, 2, 3 didominasi oleh sedimen lempung (clay), hal inidikarenakan letak lokasi berada pada aliran sungai dan juga kondisi arus yang kuat. Stasiun 4, 5, 6, 8, 9, 10 didominasi oleh sedimen (silty clay), hal ini dikarenakan letak lokasi berada pada muara sungai dan juga kondisi arus yang kuat pada saat surut menyebabkan terangkutnya sedimen lanau jauh dari sumbernya diangkut dari hulu menuju ke hilir. Stasiun 7, 11, 12, 13, 14 didominasi oleh sedimen campuran berupa lanau, lempung, dan pasir lanau dikarenakan tempat lokasi berada pada kanan kiri muara sungai yang masih mendapat masukan dari daratan dan pada laut lepas kondisi arusnya yang cukup tenang. Pola pergerakan arus di Muara Sungai Wonorejo dominan bergerak ke arah Barat Daya pada saat pasang dengan kecepatan arus berkisar antara 0,08-0,38 m/s sedangkan pada saat surut arus dominan bergerak menuju Timur dengan kecepatan arus berkisar antara 0,06-0,36 m/s. Ukuran butiran dan jenis sedimen yang ada di Muara Sungai Wonorejo dominan berjenis pasir halus dengan diameter 0,19 mm dan berjenis pasir sedang dengan ukuran diameter sebesar 0,322-0,33 mm. Semakin besar kecepatan arus maka semakin besar ukuran butiran sedimen, ukuran diameter sedimen di laut lepas berukuran besar namun kecepatan arus kecil dikarenakan pada laut lepas tidak ada pengaruh arus dari aliran Sungai Wonorejo.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2015/571/ 051506136
Subjects: 300 Social sciences > 338 Production > 338.3 Other extractive industries > 338.37 Products > 338.372 Products of fishing, whaling, hunting, trapping
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Kustati
Date Deposited: 01 Sep 2015 11:03
Last Modified: 01 Sep 2015 11:03
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/134447
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item