Uji Pengaruh Sublethal Insektisida Organoklorin dengan Bahan Aktif Fipronil (Regent 50 G) Terhadap Laju Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio Linn).

Saputri, ElsaAnggitaFitria (2015) Uji Pengaruh Sublethal Insektisida Organoklorin dengan Bahan Aktif Fipronil (Regent 50 G) Terhadap Laju Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio Linn). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pestisida adalah substansi kimia yang digunakan untuk mengendalikan berbagai hama. Penyebab terjadinya dampak negatif pestisida terhadap lingkungan adalah adanya residu pestisida didalam tanah, terbawa sampai ke sumber – sumber air dan meracuni lingkungan sekitar kususnya organisme yang hidup diperairan. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi dengan tujuan agar tanaman tidak dirusak oleh hama dan penyakit adalah dengan menggunakan insektisida. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai ambang batas atas dan ambang batas bawah dari insektisida sebagai dasar uji toksisitas LC50, mengetahui LC50 penggunaan insektisida dan untuk mengetahui pengaruh sublethal insektisida dengan bahan aktif fipronil terhadap laju pertumbuhan ikan mas (Cyprinus carpio Linn). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2015 di Laboratorium Reproduksi, Pembenihan dan Pemuliaan Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan dalam 2 tahap selama kurang lebih 2 bulan, 1 bulan pertama mengukur uji toksisitas akut dan 1 bulan berikutnya mengukur pertumbuhan ikan mas dengan menggunakan 5 perlakuan yaitu 4 perbedaan konsentrasi insektisida fipronil dengan dosis 20%, 40%, 60%, 80% dan 1 kontrol dengan sebanyak 6 kali ulangan. Parameter kualitas air yang diamati yaitu parameter fisika dan kimia. Parameter fisika meliputi suhu dan parameter kimia meliputi pH dan DO. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dimana semua kondisi baik bahan, alat maupun lingkungan dibuat sehomogen mungkin. Hasil uji pendahuluan, pada konsentrasi 0 ppm kematian ikan sebesar 0%, pada konsentrasi 0,01 ppm kematian ikan sebesar 0%, pada 0,1 ppm kematian ikan sebesar 90% pada jam ke-48 dan 10% pada jam ke-72, pada konsentrasi 1 ppm, 10 ppm dan 100 ppm tingkat kematian ikan terjadi pada jam ke-24 sebesar 100%. Hasil dari mortalitas ikan mas pada uji pendahuluan diperoleh nilai ambang batas bawah sebesar 0,1 ppm dan nilai ambang batas atas sebesar 1 ppm. Hasil uji toksisitas akut (LC50) pada konsentrasi 0 ppm (kontrol) dan pada konsentrasi 0,135 ppm tidak ada mortalitas ikan. Sedangkan pada konsentrasi 0,24 ppm terjadi mortalitas ikan pada pengamatan ke 96 jam sebanyak 2 ekor dengan nilai prosentasi 20%, pada konsentrasi 0,42 ppm mortalitas ikan sebanyak 5 ekor pada pengamatan 96 jam dengan nilai prosentasi 50% dan pada konsentrasi 0,75 ppm terjadi mortalitas ikan pada pengamatan 46 jam sebanyak 1 ekor, pada pengamatan ke 72 jam sebanyak 3 ekor dan pada pengamatan ke 96 jam mortalitas ikan sebanyak 6 ekor sehingga jumlah mortalitas ikan dengan konsentrasi 0,75 ppm ini sebanyak 10 ekor dengan nilai prosentasi 100%. Hasil dari analisis probit didapatkan nilai LC50 sebesar 0,37 ppm. Hasil nilai tersebut dapat diketahui bahwa pada konsentrasi 0,37 ppm insektisida ini mampu mematikan 50% hewan uji. Hasil rata-rata laju pertumbuhan spesifik panjang ikan mas yaitu pada konsentrasi 0 ppm 0,9928 %/hari, konsentrasi 0,074 ppm 0,6038 %/hari, konsentrasi 0,148 ppm 0,5347 %/hari, konsentrasi 0,222 ppm 0,5347 %/hari dan konsentrasi 0,296 ppm 0,3235 %/hari. Hasil uji ANOVA menggunakan software SPSS (Statistical Product and Service Solution) 16.0 diperoleh nilai signifikan atau probabilitas pada perlakuan pemberian dosis insektisida dengan bahan aktif fipronil sebesar 0,000. Karena nilai probabilitas < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang nyata dari pengaruh pemberian dosis insektisida terhadap pertumbuhan spesifik panjang ikan mas. Hasil analisis regresi diperoleh persamaan y= -2,173x + 0,879, didapatkan R2 0,871 dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,933. Hasil rata-rata laju pertumbuhan spesifik berat ikan mas yaitu pada konsentrasi 0 ppm 2,6432 %/hari, konsentrasi 0,074 ppm 0,8982 %/hari, konsentrasi 0,148 ppm 1,0062 %/hari, konsentrasi 0,222 ppm 0,6978 %/hari dan konsentrasi 0,296 ppm 0,4128 %/hari. Hasil uji ANOVA menggunakan software SPSS (Statistical Product and Service Solution) 16.0 diperoleh nilai signifikan atau probabilitas pada perlakuan pemberian dosis insektisida dengan bahan aktif fipronil sebesar 0,000. Karena nilai probabilitas < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang nyata dari pengaruh pemberian dosis insektisida terhadap pertumbuhan spesifik berat ikan mas. Hasil analisis regresi diperoleh persamaan y= -7,767x + 2,063, didapatkan R2 0,709 dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,842. Hasil data rata-rata parameter kualitas air yang diperoleh selama penelitian yaitu suhu sebesar 24,4 - 25,7 0C, pH sebesar 7,02 - 8,39 dan DO sebesar 10,02 - 11,87 mg/l. Hasil dari pengukuran parameter kualitas air tersebut merupakan nilai yang optimum untuk pertumbuhan ikan mas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai ambang batas bawah 0,1 ppm dan nilai ambang batas atas 1 ppm. Nilai LC50 insektisida organoklorin dengan bahan aktif fipronil diperoleh nilai sebesar 0,37 ppm dengan perhitungan menggunakan analisis probit. Sedangkan pada hasil uji ANOVA didapatkan nilai signifikan atau probabilitas pada perlakuan pemberian dosis insektisida dengan bahan aktif fipronil sebesar 0,000. Karena nilai probabilitas < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian konsentrasi insektisida yang berbeda terhadap laju pertumbuhan ikan mas sangat berbeda nyata. Uji analisis varian ANOVA ini menggunakan software SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 16.0. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan sebaikanya petani lebih meminimalisir penggunaan insektisida dalam kegiatan pertanian dengan mengetahui seberapa dosis insektisida fipronil yang digunakan tidak boleh melebihi dari nilai LC50 yang didapatkan dari penelitian ini. Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh insektisida organoklorin dengan bahan aktif fipronil terhadap kehidupan ikan maupun oerganisme laen yang berada diperairan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2015/490/051505798
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.9 Other natural resources > 333.91 Water and lands adjoining bodies of water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 01 Sep 2015 10:47
Last Modified: 20 Oct 2021 06:58
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/134357
[thumbnail of LAPORAN_SKRIPSI.pdf]
Preview
Text
LAPORAN_SKRIPSI.pdf

Download (4MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item