Strategi Pengembangan Usaha Pembesaran Ikan Lele (Clarias Batrachus) Di Desa Carat Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur

Kurniawan, SeptianRizaldi (2015) Strategi Pengembangan Usaha Pembesaran Ikan Lele (Clarias Batrachus) Di Desa Carat Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sangat digemari oleh masyarakat. Lele merupakan jenis ikan konsumsi yang telah dikenal oleh masyarakat sejak dulu. Daging lele yang lezat dan gurih membuatnya banyak digemari oleh masyarakat oleh masyarakat sebagai lauk. Kandungan gizinya yang tinggi, terutama protein, juga menjadi alasan jenis ikan catfish ini dikonsumsi sebagai sumber protein hewani. Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui dan menganalisis Studi kelayakan bisnis dilihat dari aspek teknis, aspek pemasaran, aspek manajemen dan aspek finansill jangka pendek dan jangka panjang pada pembesaran ikan lele di Desa Carat Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. 2). Mengetahui dan menganalisis Strategi Pengembangan dengan analisis SWOT pada usaha Pembesaran ikan lele di Desa Carat Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 3). Mengetahui dan menganalisis perencanaan bisnis (Business Plan) pengembangan usaha pembesaran ikan lele yang baik di Desa Carat Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada 17 Pebruari 2015 Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan metode pengambilan sampel menggunakan metode Studi kasus, untuk teknik pengambilan sampel menggunakan Probability sampling. Jenis sumber data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, kuesioner. Analisa data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Aspek teknis yang dengan pengembangan usaha pembesaran ikan lele, Aspek teknis yang akan diteliti adalah dimulai dari sarana dan prasarana, budidaya, persiapan kolam (pembesian kolam, pengeringan dan pengisiian air), penebaran benih, pemeliharaan ikan (pemberian pakan, pengolahan air dan pencegahan penyakit) dan pemanenan ikan. Aspek Pemasaran usaha pembesaran ikan sudah cukup baik hal ini ditinjau dari permintaan akan ikan lele konsumsi sangat tinggi pada usaha ini dan saluran pemasaran yang pendek sehingga margin pemasaran yang didapat pun rendah. Aspek Manajemen ini memiliki sistem perencanaan yang dilakukan secara sederhana tidak membuat perencanaan secara spesifik, pergorganisasian masih sederhana yaitu pembagian tugas diberikan secara langsung oleh pemilik usaha. Pengarahan yang diberikanan oleh pemilik adalah dengan memeberikan pengarahan secara jelas dengan kata-kata yang baik saat karyawan melaksanakan tugasnya. Pengawasan yang dilakukan secara langsung oleh pemilik untuk menilai bagaimana pekerjaan karyawan serta sebagai bahan evaluasi usahanya. Aspek finansial meliputi finansial jangka pendek dan jangka panjang. diperoleh hasil dari analisis finansial jangka pendek selama satu tahun dan finansial jangka panjang selama sepuluh tahun pada usaha pembesaran ikan lele diperoleh keuntungan sebesar Rp. 454.588.708, R/C 1,47, Rentabilitas 47%, BEP sales Rp. 98.588.708 dan BEP unit 6.627 kg. Untuk analisis finansial jangka panjang diperoleh NPV sebesar Rp.3.829.983.716 Net B/C 26,03, IRR 304% dan PP 0,34 tahun. Hasil analisis SWOT yang didapatkan pada usaha pembesaran ikan lele di Desa Carat ini terletak pada kuadran 1 (strategi agresif) yang artinya bahwa kekuatan dan peluang lebih dominan. Untuk strategi SO (stenghts opportunity), adalah memanfaatkan sarana dan prasarana dengan baik dan memperluas daerah pemasaran akan kebutuhan ikan lele dan komunikasi yang baik dapat membuat hubungan antara konsumen dan produsen menjadi sangat baik. Perencanaan bisnis pada usaha pembesaran ikan lele di Desa Carat Kabupaten Ponorogo pada aspek pemasaran lebih meluas daerah pemasaran karena ada penambahan produksi, pada aspek manejemen lebih ditingkatkan lagi terutama pada adminitrasi atau pembukuan yang lebih baik dan pada aspek finansill ada penambahan 32 kolam terpal, 1 tenaga kerja yang dapat meningkatkan produksi selama 10 tahun kedepan. Dapat diperoleh kesimpulan Studi kelayakan bisnis pada 1). aspek teknis usaha pembesaran ikan lele masih dilakukan secara sederhana dan dilakukan dengan baik. 2). aspek Pemasaran usaha pembesaran ikan sudah cukup baik hal ini ditinjau dari permintaan akan ikan lele konsumsi sangat tinggi pada usaha ini dan saluran pemasaran yang pendek sehingga margin pemasaran yang didapat pun rendah, 3). aspek Manajemen ini memiliki sistem perencanaan yang dilakukan secara sederhana tidak membuat perencanaan secara spesifik, pergorganisasian masih sederhana yaitu pembagian tugas diberikan secara langsung oleh pemilik usaha. Pengarahan yang diberikanan oleh pemilik adalah dengan memeberikan pengarahan masih sederhana hanya dari mulut tidak aturan tertentu 4). Aspek finansiil dari hasil finansiil jangka pendek dan jangka panjang dengan menggunakan kolam beton pada usaha pembesaran ikan lele sudah dikatakan layak dan menguntungkan untuk dikembangkan lebih lanjut. Perencanaan bisnis pada usaha pembesaran ikan lele di Desa Carat Kabupaten Ponorogo pada aspek pemasaran, aspek manejemen aspek finansill ada penambahan 32 kolam terpal, 1 tenaga kerja yang dapat meningkatkan produksi selama 10 tahun kedepan. Saran yang dapat disampaikan dalam pembesaran ikan lele di Desa Carat Kabupaten Ponorogo yang diberikan selaku peneliti sebagai berikut : 1). Pembudidaya harus lebih meningkatkan kemampuan/skill dengan belajar menggunakan teknologi budidaya dan menerapkan pada usahanya agar kegiatan budidaya dapat berjalan secara optimal. 2). Pemerintah harus lebih mengawasi dan memperhatikan kondisi budidaya perikanan darat agar potensi pada daerah tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut. 3).Masyarakat harus pandai dalam memanfaatkan peluang atau potensi yang ada pada daerah tersebut agar memiliki usaha sendiri dan dapat meningkatkan ekonomi keluarga. 4).Peneliti harus lebih mengerti informasi dan data yang diperoleh agar apa yang disajikan dalam penelitihan dapat dimengerti dan bermanfaat bagi informasi peneliti selanjutnya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2015/489/051505797
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.9 Other natural resources > 333.91 Water and lands adjoining bodies of water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 04 Sep 2015 10:23
Last Modified: 20 Oct 2021 06:57
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/134355
[thumbnail of Laporan_Skripsi_Septian_Rizaldi_Kurniawan.pdf] Text
Laporan_Skripsi_Septian_Rizaldi_Kurniawan.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (33kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (14kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (3kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_small] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (1kB)

Actions (login required)

View Item View Item