Pengaruh Perbandingan Penyalut Kappa Karagenan (Src) Dan Maltodekstrin Terhadap Kualitas Enkapsulat Ekstrak Teh Alga Coklat Sargassum Cristaefolium Dengan Metode Freeze Drying

Irawanti, Ria (2015) Pengaruh Perbandingan Penyalut Kappa Karagenan (Src) Dan Maltodekstrin Terhadap Kualitas Enkapsulat Ekstrak Teh Alga Coklat Sargassum Cristaefolium Dengan Metode Freeze Drying. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Sargassum cristaefolium memiliki penampakan yang tidak menarik, bau amis dan mudah busuk sehingga selama ini belum banyak dimanfaatkan. Selain itu, juga karena kurangnya data dan informasi tentang potensi Sargassum cristaefolium. Masyarakat Cabiya memanfaatkan S. cristaefolium sebagai minuman teh. Umumnya teh Sargassum cristaefolium diseduh dalam bentuk kasar dan berbau amis, sehingga perlu adanya upaya untuk melakukan diversifikasi yaitu dengan dibuatnya sari rumput laut dalam bentuk serbuk. Bentuk serbuk tersebut diperoleh dari perubahan bentuk cairan menjadi serbuk dengan metode enkapsulasi. Pengeringan enkapsulat dapat dilakukan dengan metode freeze drying. Bahan penyalut yang dapat digunakan adalah kappa karagenan dan maltodekstrin. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi penyalut Kappa karagenan (SRC) dan Maltodekstrin terhadap kualitas ekstrak enkapsulat ‘ teh’ alga coklat (Sargassum cristaefolium).Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2015-Juni 2015, di Laboratorium Keamanan Hasil Perikanan dan Laboratorium Perekayasaan Hasil Perikanan FPIK, Laboratorium Fisiologi, Biologi FMIPA Universitas Brawijaya Malang dan Laboratorium Fisiologi, FMIPA Universitas Islam Negri Malang Metode penelitian yang digunakan adalah metode ekspperimen. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) sederhanadengan tiga perlakuan dan tiga kali ulangan. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah konsentrasi kappa karagenan (SRC) dan maltodekstrin 0.25% : 19.75%, 0.5% : 19.5% dan 0.75% : 19.25% sedangkan yang menjadi variabel terikat adalah analisis kadar air, analisis diameter enkapsulat dan analisis organoleptik. Perlakuan terbaik yang diperoleh menurut hasil analisis terbaik dari keseluruhan parameter, yaitu pada perlakuan KC (0.75%:19.25%), yakni dengan kadar air 0.6180 %, diameter 12.75 %, rendemen 1.023 %, nilai skoring warna 5.55%, rasa 5,70%, aroma 3,20% , nilai hedonik warna 3.92%, rasa 5.43% dan aroma 2.80%. flavonoid memiliki nilai <0.0000 artinya tidak terdapat kadar flavonoid pada ekstrak teh alga coklat setelah evaporasi maupun ekstrak teh alga coklat yang telah dienkapsulasi. Hal ini dikarenakan metode yang digunakan kurang efisien sehingga tidak absorbansi tidak terbaca.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2015/481/051505789
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.9 Other natural resources > 333.91 Water and lands adjoining bodies of water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 28 Aug 2015 10:27
Last Modified: 20 Oct 2021 06:46
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/134347
[thumbnail of laporan_skripsi.pdf]
Preview
Text
laporan_skripsi.pdf

Download (9MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item