Kombinasi Pemberian Dosis Pupuk Urea dan SP 36 terhadap Kandungan Protein dan Kepadatan Sel Nannochloropsis oculata

Yaqin, MuhammadAinul (2015) Kombinasi Pemberian Dosis Pupuk Urea dan SP 36 terhadap Kandungan Protein dan Kepadatan Sel Nannochloropsis oculata. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ketersediaan fitoplankton penting dalam kontrol kualitas air dan berperan sebagai produsen primer karena dijadikan pakan pada budidaya zooplankton, yang kemudian zooplankton akan dimakan larva ikan (Yuliastuti, 2007). Jenis fitoplankton yang memenuhi syarat dalam pemeliharaan larva ikan salah satunya adalah Nannochloropsis oculata. Dianursanti dan Wijanarko (2007) menjelaskan kelebihan dari Nannochloropsis oculata yaitu mudah untuk dikultur secara semi ataupun massal, tidak menimbulkan racun atau kerusakan di bak pemeliharaan larva dan pertumbuhannya relatif cepat. Widyaningrum et al., (2013), menyatakan bahwa siklus hidup N. oculata selama 10 hari sampai fase kematian. Penggunaan pupuk dalam media kultur N. oculata sangat penting untuk meningkatkan nilai produktivitas kultur serta kualitas biomassa yang baik. Pupuk urea merupakan pupuk kimia yang mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi. Pupuk SP 36 menurut Balai Penelitian Tanah (2005) adalah pupuk fosfat buatan berbentuk granular (butiran), berwarna abu-abu dan mudah larut dalam air. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kombinasi pemberian dosis pupuk urea dan SP 36 terhadap kepadatan sel dan kandungan protein N. oculata. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari  April 2015 yang bertempat di Laboratorium Lingkungan dan Bioteknologi Perairan serta Laboratorium Reproduksi Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap Tersarang dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan pada penelitian ini yaitu pemberian kombinasi pupuk urea dan SP 36 dengan dosis pupuk: A (40 ppm urea dan 5 ppm SP 36), B (70 ppm urea dan 10 ppm SP 36), C (100 ppm urea dan 15 ppm SP 36), dan Kontrol (pupuk walne 1ml/L). Hasil pengamatan kepadatan sel menunjukkan bahwa perlakuan pupuk dengan dosis A merupakan perlakuan paling baik dengan rata-rata kepadatan 19.506 sel/ml, di ikuti perlakuan B sebesar 17.250 sel/ml, lalu perlakuan C sebesar 15.375 sel/ml, dan kontrol sebesar 12.333 sel/ml. Hasil rata-rata pertumbuhan harian selama 6 hari pada masing-masing perlakuan yaitu: A= 6.403 sel/ml, B= 5.938 sel/ml, C= 5.569 sel/ml dan kontrol sebesar 4.528 sel/ml. Hasil perhitungan kadar protein menunjukkan hasil yang berbanding lurus dengan kepadatan sel, adapun nilai protein masing-masing perlakuan sebagai berikut: perlakuan A= 0,23%, perlakuan B= 0,22%, perlakuan C= 0,2% dan kontrol 0,08%. Parameter kualitas air pada saat kultivasi yang meliputi suhu berkisar 230 - 270C, oksigen terlarut berkisar 7,06 - 8,07 mg/l, salinitas berkisar 30 - 32 ppt, CO2 berkisar 7,8 - 71,9 mg/l, nitrat berkisar 0,35 - 1,05 mg/l, orthofosfat berkisar 0,04 - 0,20 mg/l, dan pH berkisar 7,0 - 7,3. Secara keseluruhan, kualitas air pada media kultivasi dapat ditolerir oleh mikroalga N. oculata. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu, perlakuan pemberian dosis pupuk kombinasi urea dan SP 36 yang berbeda akan memberikan pengaruh terhadap kepadatan sel dan kandungan protein N. oculata. Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan menggunakan pupuk dengan konsentrasi urea 40 ppm dan SP 36 5 ppm karena menghasilkan kepadatan sel maupun kandungan protein tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2015/390/051505698
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.9 Other natural resources > 333.91 Water and lands adjoining bodies of water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 25 Aug 2015 13:25
Last Modified: 20 Oct 2021 04:50
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/134245
[thumbnail of Laporan_Skripsi.pdf]
Preview
Text
Laporan_Skripsi.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item