Identifikasi Bakteri Dari Biofilm Pada Jaringan Pengolahan Limbah Pabrik Gula PT. Tlogo Kelang Malang

Septi, AlifianaLilaNur (2015) Identifikasi Bakteri Dari Biofilm Pada Jaringan Pengolahan Limbah Pabrik Gula PT. Tlogo Kelang Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

PT. Tlogo Kelang adalah pabrik gula merah modern dengan kapasitas produksi 1000 Ton Cane per Day (TCD). Perusahaan ini merupakan perintis industri gula merah di Indonesia dengan sistem penguapan close pan yang terletak di Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Dalam proses industri, selain dihasilkan produk yang diinginkan juga dihasilkan produk samping baik yang masih dapat dimanfaatkan maupun yang tidak dapat dimanfaatkan dan dikategorikan sebagai limbah. Limbah tersebut kemudian diolah dengan alat-alat buatan seperti bak aerasi yang digunakan untuk mengolah limbah tersebut menuju tempat pembuangan limbah, yang akan mendukung terbentuknya biofilm. Bakteri merupakan kelompok mikroorganisme terpenting dalam proses penanganan limbah, sehingga perlu dipelajari. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis bakteri dan jumlah koloni bakteri dari biofilm pada jaringan pengolahan limbah pabrik gula PT. Tlogo Kelang, Malang. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Januari 2015 dengan mengambil sampel secara langsung di pabrik gula PT. Tlogo Kelang, Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang kemudian melakukan kultur di Laboratorium Keamanan Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan identifikasi bakteri di Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya, Malang serta analisis kualitas air limbah di Laboratorium Kualitas Air Perum Jasa Tirta I, Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan eksperimen dengan teknik pengambilan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel bakteri dari biofilm dilakukan pada jaringan pengolahan limbah pabrik gula PT. Tlogo Kelang, Malang. Kemudian sampel bakteri tersebut dikultur dan dihitung jumlah koloninya serta diidentifikasi di laboratorium. Sedangkan sampel air limbah langsung dianalisis di Laboratorium Kualitas Air Perum Jasa Tirta I, Malang. Hasil pengamatan jumlah koloni bakteri yang ditemukan di stasiun 1 (selokan) pada tingkat pengenceran 10-5 (63 x 105 koloni/ml) lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah koloni bakteri yang ditemukan di stasiun 2 (bak aerasi) pada tingkat pengenceran 10-5 (56,5 x 105 koloni/ml). Spesies bakteri yang diperoleh dari hasil identifikasi pada sampel stasiun 1 (selokan), yaitu: Pseudomonas stutzeri, Vibrio alginolyticus dan Bacillus mycoides, sedangkan spesies bakteri yang diperoleh dari hasil identifikasi pada sampel stasiun 2 (bak aerasi), antara lain: Enterobacter cloaceae, Enterobacter agglomerans dan Klebsiella ozaenae. Bakteri yang diperoleh dari hasil identifikasi dari biofilm pada jaringan pengolahan limbah pabrik gula PT. Tlogo Kelang tergolong bakteri gram vi negatif (kecuali bakteri Bacillus mycoides). Jenis bakteri yang ditemukan dari biofilm baik di stasiun 1 dan stasiun 2 adalah jenis bakteri yang mempunyai kemampuan mendegradasi bahan organik, sehingga diduga biofilm bisa digunakan dalam pengolahan limbah organik seperti limbah pabrik gula. Kisaran suhu dan pH di pabrik gula PT. Tlogo Kelang baik pada stasiun 1 maupun stasiun 2 masih termasuk kisaran yang normal untuk pertumbuhan bakteri dan menguntungkan bagi proses pengolahan limbah, suhunya yaitu berkisar antara 28,80C - 30,50C dan pHnya berkisar antara 7 - 8. Kisaran nilai BOD dan COD di pabrik gula PT. Tlogo Kelang baik pada stasiun 1 maupun stasiun 2 tergolong kisaran yang melebihi kadar maksimum pada baku mutu air limbah industri gula, nilai BOD yaitu berkisar antara 2.102 mg/L - 3.627 mg/L dan nilai COD berkisar antara 10.700 mg/L - 15.500 mg/L. Nilai rasio BOD/COD di stasiun 1 sebesar 0,19 dan di stasiun 2 sebesar 0,24 yang artinya masih ada kemungkinan air limbah di stasiun 1 dan di stasiun 2 tersebut mengandung substansi yang bersifat toksik dan masih relatif sulit untuk diolah. Saran dari penelitian ini yaitu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengolahan limbah untuk mengurangi polutan dari limbah yang dihasilkan oleh pabrik gula PT. Tlogo Kelang, Malang (misalnya: bioremediasi dan biodegradasi) sehingga dapat diaplikasikan secara langsung di lapangan serta dalam penelitian ini kultur bakteri dilakukan dalam kondisi aerobik sehingga jenis bakteri anaerob obligatif tidak bisa ditemukan, maka perlu dilakukan penelitian tentang ini juga.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2015/148/051504084
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.9 Other natural resources > 333.91 Water and lands adjoining bodies of water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 26 Jun 2015 14:55
Last Modified: 19 Oct 2021 07:02
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/133977
[thumbnail of 2._lembar_pengesahan.pdf]
Preview
Text
2._lembar_pengesahan.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 4._laporan.pdf]
Preview
Text
4._laporan.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of 5._lampiran.pdf]
Preview
Text
5._lampiran.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of 1._cover.pdf]
Preview
Text
1._cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 3._ringkasan_dan_daftar_isi.pdf]
Preview
Text
3._ringkasan_dan_daftar_isi.pdf

Download (1MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item