Studi Bioekonomi Perikanan Tembang Putih/White Sardine (Escualosa Thoracata) di Perairan Selat Madura

Krisnandi, BagusBudi (2014) Studi Bioekonomi Perikanan Tembang Putih/White Sardine (Escualosa Thoracata) di Perairan Selat Madura. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Salah satu jenis sumberdaya hayati laut yang mempunyai nilai ekonomis penting yang terdapat di wilayah pesisir Pasuruan khususnya di wilayah pantai Lekok adalah ikan Terasak (White Sardine). Jadi pendekatan bioekonomi merupakan suatu bentuk pendekatan yang mengakomodasikan harga yang berubah karena perubahan volume produksi. Selain itu melalui pendekatan bioekonomi dapat diketahui profitabilitas dan produktifitas dari nelayan yang berskala kecil karena kalah bersaing dengan nelayan yang berskala besar, sehingga menjadi pihak pertama yang merugi saat upaya penangkapan terus berkembang. Akibatnya nelayan kecil tetap miskin. Penelitian ini dilaksanakan di beberapa Tempat yaitu Pasuruan, Probolinggo, Sampang, dan Pamekasan. Adapun waktu pelaksanaan, yaitu bulan Maret sampai April 2013 Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Tujuan dari metode ini adalah untuk menggambarkan secara sistematis, actual, akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar peubah yang diselidiki. Berdasarkan data total biaya dan pendapatan kotor nelayan jaring insang hanyut maka didapatkan pendapatan bersih yang merupakan keuntungan usaha perikanan ikan tembang putih. Dari hasil perhitungan didapatkan keuntungan pada tingkat MSY sebesar Rp 7.572.888.25 juta/unit/tahun. Dan berdasarkan hasil perhitungan EMEY dan CMEY maka diperoleh keuntungan optimum sebesar Rp. 17.482.888.25 juta/unit/tahun. Untuk optimalisasi ekonominya diperoleh EMEY= 366.86 unit dan CMEY = 2663.43 ton. Adapun JTB sebesar 2808.221 dan EJTB sebesar 512.5. Upaya penangkapan ini jumlahnya lebih kecil dibandingkan dengan besarnya EMSY sebesar 640.728 unit. Sama dengan upaya penangkapannya, besarnya produksi secara MEY= 3050 jumlahnya lebih kecil dibandingkan dengan jumlah produksi lestari secara MSY yang sebesar 3510.28 ton/tahun Adapun jumlah alat tangkap pada tahun 2011 sebesar 841 unit lebih besar dari pada jumlah alat tangkap pada saat MSY sebesar 640.728 unit. Maka pada tahun 2011 perikanan tembang putih diselat Madura mengalami kondisi overexploited secara ekonomis, dimana jumlah hasil tangkapan sebesar 3432.993 ton. Hal ini sudah melebihi batas CMEY sebesar 3050.85 ton.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2014/16/051401332
Subjects: 300 Social sciences > 338 Production > 338.3 Other extractive industries > 338.37 Products > 338.372 Products of fishing, whaling, hunting, trapping
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 28 Feb 2014 08:06
Last Modified: 28 Feb 2014 08:06
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/133457
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item