Kelimpahan Populasi Tungau Pada Berbagai Varietas Jeruk

Anastya, Yuni Intan (2018) Kelimpahan Populasi Tungau Pada Berbagai Varietas Jeruk. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tanaman jeruk (Citrus sp.) (Rutaceae) merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari China. Indonesia adalah negara dengan luas panen dan produksi terbesar untuk jeruk di Asia Tenggara. Sekitar 70-80% jeruk yang dikembangkan di Indonesia adalah jeruk Siam, jeruk Keprok, dan jenis jeruk lain. Rata-rata produksi dan luas panen jeruk mengalami penurunan selama periode tahun 2010-2014. Hama merupakan faktor penting dalam penurunan produksi jeruk. Tungau adalah salah satu hama utama tanaman jeruk yang dapat menurunkan produksi jeruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari jenis tungau dan mengetahui kelimpahan populasi tungau di berbagai varietas jeruk. Penelitian dilakukan di Desa Selorejo, Kecamatan Dau Kabupaten Malang, Laboratorium Hama Tanaman 4, Departemen Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya (UB), Laboratorium Mikroteknik, Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Alam Ilmu Pengetahuan), Universitas Negeri Malang, dan Pengujian Kualitas Laboratorium dan Keamanan Pangan, Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, UB dari bulan Agustus hingga November 2017. Varietas jeruk yang digunakan dalam penelitian ini adalah jeruk Manis Pacitan, Siam Pontianak, dan Keprok Batu 55. Tanaman jeruk contoh yang diteliti diatur secara diagonal sistematis, sehingga didapatkan 11 tanaman. Di setiap tanaman jeruk contoh diambil empat daun jeruk mengikuti arah angin dan dilakukan seminggu sekali selama 8 minggu. Perhitungan populasi tungau dilakukan dengan mengamati permukaan atas dan bawah daun menggunakan mikroskop. Jenis tungau yang ditemukan di setiap daun dicatat dan dihitung kelimpahan populasinya. Identifikasi menggunakan preparat tungau yang disiapkan dengan larutan Hoyer. Setelah itu, diklasifikasikan dengan menyamakan ciri morfologi dengan buku identifikasi. Daun dari ketiga varietas jeruk dipotong 1 mm2 sebanyak 10 ulangan untuk mengetahui kerapatan trikoma pada permukaan daun. Analisis proksimat dilakukan untuk mengevaluasi kandungan protein, karbohidrat, lemak, air, dan abu daun dari ketiga varietas jeruk. Uji kruskal Wallis non parametrik pada tingkat kesalahan 5% digunakan untuk menghitung kelimpahan populasi masing-masing jenis tungau pada setiap varietas jeruk. Tungau yang ditemukan pada Keprok Batu 55, Siam Pontianak, dan Manis Pacitan adalah sama. Spesies tungau fitofag yang ditemukan adalah Panonychus citri dan Phyllocoptruta oleivora, sedangkan tungau predator yang ditemukan adalah Agistemus longisetus dan Neoseiulus fallacis. Perbedaan varietas jeruk mempengaruhi populasi P. oleivora, namun tidak mempengaruhi populasi P. citri, A. longisetus, dan N. fallacis. Populasi tungau P. citri, A. longisetus, dan N. fallacis pada varietas jeruk Keprok Batu 55, Siam Pontianak, dan Manis Pacitan adalah sama. Populasi tungau P. oleivora paling tinggi terdapat pada daun jeruk varietas Manis Pacitan. Sedangkan populasi P. i oleivora paling rendah terdapat pada daun jeruk varietas Keprok Batu 55. Perbedaan populasi P. oleivora pada ketiga varietas jeruk dipengaruhi oleh perlakuan agronomis, proksimat daun, suhu, ukuran daun, dan siklus hidup tungau. Preferensi telur tungau lebih banyak dijumpai pada permukaan daun bagian bawah dibandingkan permukaan daun bagian atas yang bertujuan untuk menghindari terbawanya telur oleh air hujan.

English Abstract

Plants citrus (Citrus sp.) (Rutaceae) is the annual fruit crop that originated in China. Approximately 70-80% of citrus developed in Indonesia are Siamese citrus, Keprok citrus and another citrus. Indonesia is a country with the largest harvested area and production for citrus in Southeast Asia. The average production and area of citrus harvest decreased during the period 2010-2014. Pests are an important factor in decreasing citrus production. Mites are one of the main pests of citrus plants that can reduce citrus production. The purpose of this study was to study the type of mites and find out the abundance of mite populations in various citrus varieties. The research conducted in Selorejo Village, Dau District of Malang Regency, Plant Pest Laboratory 4, Department of Plant Disease, Faculty of Agriculture, Universitas Brawijaya (UB), Mikroteknik Laboratory, Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Malang, and in Testing Laboratory Quality and Food Safety, Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, UB from August to November 2017. The citrus varieties used in the study were Sweet Citrus Pacitan, Siam Pontianak, and Keprok Batu 55. The citrus crop example is set diagonally systematically, so there were 11 plants. In each citrus plant an example is set four citrus leaves an example following the direction of the winds and did once a week for 8 weeks. Calculation of mite populations is done by observed on the top and bottom surfaces of the leaves using a microscope. Types of mites found in each leaf were recorded and the abundance populations were calculated. Identify using mite preparations prepared with Hoyer’s solution media. Afterwards, classify the characteristics of each mites morphology similarity with identification book. The leaves of the three citrus varieties were cut 1 mm2 by 10 replications to determine the trichome density on the leaf surface. Proximate analysis was carried out to evaluate the protein, carbohydrate, fat, water and leaf ash content of the three citrus varieties. Kruskal Wallis non parametric test at 5% error level is used to calculate the population abundance of each type of mite in each citrus varieties. Mites found during the research in Keprok Batu 55, Siam Pontianak, and Manis Pacitan field is same. Species of phytophagous mites found were Panonychus citri and Phyllocoptruta oleivora, while the predatory mites found were Agistemus longisetus and Neoseiulus fallacis. The difference of variety affecting the population of P. oleivora, but didn’t affecting the population of P. citri, A. longisetus, dan N. fallacis. The population of P. citri mites, A. longisetus, and N. fallacis in Keprok Batu 55 citrus varieties, Siam Pontianak, and Manis Pacitan are the same. The highest population of P. oleivora mites was found in the varieties of Manis Pacitan orange leaves. Whereas the lowest population of P. oleivora was found in the orange leaf variety of Keprok Batu 55. The difference population of P. oleivora in all citrus varieties which given agronomic treatment, leaf proximate analysis, temperature, leaf’s size, and mites life cycle. The iii preference of mites’ egg is found greater below the leaves rather than above the leaves in order to avoid the egg to be carried out by the rain.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2018/686/051810021
Uncontrolled Keywords: Tungau, Varietas Jeruk, Hama
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 632 Plant injuries, diseases, pests > 632.6 Animal pests
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 29 Oct 2018 08:38
Last Modified: 19 Oct 2021 14:48
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/13328
[thumbnail of YUNI INTAN ANASTYA.pdf] Text
YUNI INTAN ANASTYA.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (15kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (6kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (2kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_small] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (1kB)

Actions (login required)

View Item View Item